Kanal

Pemko Pekanbaru Evaluasi Program 1 ASN 1 RW, Perkuat Validasi Data Warga

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai mengevaluasi pelaksanaan program 1 ASN 1 RW yang telah berjalan sekitar tiga bulan di Kecamatan Binawidya dan Sail. Evaluasi dilakukan untuk mengukur capaian program sekaligus mencari solusi atas berbagai kendala di lapangan.

Evaluasi program 1 ASN 1 RW digelar dalam rapat yang dipimpin Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, di Aula Lantai II Kantor DPMPTSP Kota Pekanbaru, Kompleks Mal Pelayanan Publik (MPP).

Rapat tersebut turut dihadiri Asisten III Bidang Administrasi Umum Syamsuwir, Kepala BKPSDM Samto, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Ardiansyah Eka Putra, pihak kelurahan, serta perwakilan ASN yang ditugaskan di lingkungan RW.

Dalam pertemuan itu, peserta diminta menyampaikan capaian program serta berbagai kendala yang ditemui selama pelaksanaan di lapangan.

Pj Sekda mengatakan, evaluasi dilakukan karena dua kecamatan tersebut menjadi wilayah percontohan atau pilot project sejak program diluncurkan. "Kita ingin mengetahui capaian yang sudah diperoleh selama tiga bulan terakhir, sekaligus melihat kendala yang dihadapi para ASN di lapangan," ujarnya.

Dari hasil evaluasi, ditemukan sejumlah hambatan, salah satunya masih ada warga yang belum bersedia didata oleh ASN yang bertugas di tingkat RW.

Menurut Pj Sekda, hal itu dipengaruhi karena program tersebut masih tergolong baru, sehingga proses sosialisasi belum sepenuhnya maksimal.

"Mungkin masih ada masyarakat yang ragu atau komunikasi yang belum berjalan optimal. Karena itu, kami akan menyiapkan skema dan sistem baru agar pelaksanaan program lebih efektif," jelasnya.

Ia menegaskan, pendataan warga oleh ASN sangat penting sebagai dasar perencanaan pembangunan dan penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran.

Disampaikan Pj Sekda, selama ini data administrasi kependudukan dari Disdukcapil belum sepenuhnya menggambarkan kondisi riil warga di lapangan. "Kalau data aktual di lapangan kita miliki, maka perencanaan pembangunan bisa lebih tepat dan bantuan sosial dapat disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat," terangnya.

Program 1 ASN 1 RW sendiri diresmikan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho pada 12 Februari 2026. Program ini dijalankan bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS).

Melalui program tersebut, pemerintah ingin menghadirkan pelayanan lebih dekat ke masyarakat sekaligus memperbarui data penerima bantuan sosial di setiap wilayah. (*)

Ikuti Terus RuangRiau

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER