PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Sebanyak 9.184 aparatur sipil negara (ASN) secara serentak melantunkan Surah Al-Mulk di halaman Masjid Raya An-Nur Riau, sehingga mengantarkan Pekanbaru meraih rekor dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori pembacaan Surah Al-Mulk oleh ASN terbanyak di Indonesia.
Rekor tersebut tercipta dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru, Sabtu (4/7/2026). Jumlah peserta yang mengikuti pembacaan Surah Al-Mulk mencapai 9.184 ASN, jauh melampaui target awal panitia yang hanya menargetkan 5.000 peserta.
Perwakilan MURI, Andre Purwandono, mengatakan kegiatan tersebut menjadi rekor baru untuk kategori pembacaan Surah Al-Mulk oleh ASN terbanyak di Indonesia.
"Pada malam ini kita menjadi saksi sekaligus pelaku dari sebuah kegiatan yang luar biasa, yakni pembacaan Surah Al-Mulk oleh ASN terbanyak di Indonesia. Target awal yang ditetapkan panitia sebanyak 5.000 ASN. Namun, jumlah peserta yang tercatat mencapai 9.184 ASN," ujarnya.
Ia berharap capaian tersebut tidak sekadar menjadi prestasi seremonial, tetapi juga menjadi doa dan ikhtiar bersama agar Kota Pekanbaru semakin maju, aman, sejahtera, serta dicintai masyarakat.
Sebagai bentuk apresiasi, MURI menyerahkan piagam penghargaan dan medali rekor kepada Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar.
"Saya juga berterima kasih kepada seluruh ASN Pemko Pekanbaru dan masyarakat yang turut berpartisipasi dalam pembacaan Surah Al-Mulk sebagai ungkapan rasa syukur pada peringatan Hari Jadi ke-242 Pekanbaru," kata Andre.
Sementara itu, Wali Kota Agung Nugroho mengungkapkan, ide untuk memecahkan rekor MURI melalui pembacaan Surah Al-Mulk berasal dari sang istri, Sulastri. Menurutnya, rangkaian Hari Jadi Pekanbaru tahun ini sengaja diisi dengan kegiatan religius yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat, bukan sekadar seremonial.
"Tahun ini, seperti tahun sebelumnya, kami tidak memperbanyak kegiatan seremonial yang menghabiskan anggaran. Kami memilih kegiatan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat dan selaras dengan nilai-nilai yang diajarkan dalam Islam," ujarnya.
Agung juga menyampaikan apresiasi kepada Das'ad Latif yang hadir memberikan tausiah kepada ribuan masyarakat.
Menurutnya, pemilihan Surah Al-Mulk memiliki makna mendalam sebagai pengingat bahwa seluruh kekuasaan, jabatan, dan amanah sejatinya merupakan titipan Allah SWT.
"Jabatan yang kami emban, baik sebagai wali kota, wakil wali kota maupun seluruh pejabat dan ASN di lingkungan Pemko Pekanbaru, adalah amanah dari Allah SWT. Karena itu, Surah Al-Mulk mengajarkan kita untuk tetap rendah hati dan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," tutupnya. (*)