Kanal

Kasus Malaria di Rohil Tembus 2.347, Sinaboi Jadi Wilayah Terbanyak

BAGANSIAPIAPI (RUANGRIAU.COM) -Kasus malaria di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) terus meningkat sepanjang 2026. Hingga akhir Juli, Dinas Kesehatan (Diskes) Rohil mencatat sebanyak 2.347 kasus, dengan Kecamatan Sinaboi menjadi wilayah penyumbang terbanyak, yakni 958 kasus.

Data tersebut disampaikan Kepala Diskes Rohil Ners Afridah M.KM, saat menghadiri kegiatan Ekspedisi Merah Putih yang digelar Polda Riau di Kecamatan Sinaboi, Senin (3/8/2026).

"Dapat kami sampaikan bahwa saat ini kondisi kasus malaria di Rokan Hilir dari bulan Januari hingga Juli tahun 2026 ada peningkatan, yang mana saat ini jumlah kasus malaria yang tercatat sebanyak 2.347 kasus," ujar Afridah.

Ia menjelaskan, hampir 41 persen dari total kasus malaria di Rohil berasal dari Kecamatan Sinaboi. Karena itu, berbagai langkah pencegahan terus dilakukan bersama lintas instansi.

"Untuk Kecamatan Sinaboi saat ini terdapat 958 kasus. Berbagai langkah pencegahan sudah kami lakukan, seperti pemetaan wilayah, penyelidikan epidemiologi (PE), pemeriksaan malaria menggunakan rapid diagnostic test (RDT), serta penaburan Abate," jelasnya.

Menurut Afridah, kehadiran tim dari Polda Riau bersama Polres Rogil, pemerintah daerah, dan unsur Forkopimda di Sinaboi diharapkan semakin memperkuat upaya pengendalian malaria di wilayah tersebut.

Ia berharap kolaborasi tersebut mampu menekan angka penularan, khususnya di Kecamatan Sinaboi, sekaligus mempertahankan status eliminasi malaria yang telah diraih daerah itu. (*)

Ikuti Terus RuangRiau

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER