PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - PSPS Pekanbaru berhasil merebut puncak klasemen sementara Pegadaian Championship 2026/2027 setelah menaklukkan PSMS Medan dengan skor 2-1. Namun, di balik kemenangan yang membangkitkan optimisme tersebut, para pemain PSPS harus menghadapi tantangan lain: kabut asap yang diduga memengaruhi kondisi fisik mereka selama pertandingan.
Kemenangan di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Minggu (11/10/2026), membuat PSPS mengoleksi 12 poin. Hasil ini disambut positif Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, yang menilai dukungan masyarakat menjadi energi tambahan bagi perjuangan Askar Bertuah.
Agung menyebut posisi puncak sebagai momentum positif bagi tim kebanggaan masyarakat Pekanbaru. Ia berharap antusiasme suporter dan doa warga terus mengiringi perjalanan PSPS dalam persaingan kompetisi.
“Alhamdulillah di posisi puncak dengan 12 poin. Ini momentum positif bagi PSPS Pekanbaru. Ini tentu menjadi kebanggaan kita bersama. Energi dan dukungan masyarakat memberikan dampak positif bagi perjuangan tim di lapangan,” ujar Agung.
PSPS kini memiliki poin yang sama dengan Persikad Depok, tetapi unggul dalam selisih gol. Agung berharap para pemain mampu menjaga kekompakan, konsistensi, dan motivasi agar tren positif tersebut berlanjut.
“Harapan kita tentu PSPS terus konsisten dan bisa memberikan hasil terbaik. Mari sama-sama kita dukung tim kebanggaan Pekanbaru ini. Semoga momentum positif ini bisa terus berlanjut,” tutupnya.
Di sisi lapangan, pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas, juga menilai kemenangan atas PSMS sebagai hasil penting untuk menjaga persaingan di papan atas. Ia mengapresiasi motivasi dan kerja keras para pemain yang mampu mengamankan tiga poin di hadapan pendukung sendiri.
PSPS membuka keunggulan melalui Dimas Wicaksono pada menit ke-48. PSMS kemudian menyamakan kedudukan lewat Javier Siverio Toro pada menit ke-58. Gol Hamzah Deva pada menit ke-81 akhirnya memastikan kemenangan tuan rumah.
Dalam konferensi pers seusai pertandingan, Akhyar mengatakan timnya telah menargetkan kemenangan sejak sebelum laga dimulai. Menurutnya, tiga poin menjadi kebutuhan penting jika PSPS ingin bersaing di papan atas klasemen.
“Alhamdulillah atas kemenangan hari ini. Sejak awal sebelum pertandingan, kita sudah berbicara dengan pemain bahwa pertandingan ini sangat penting buat kita. Ketika ingin bersaing di papan atas, pastinya kita menginginkan kemenangan,” ujar Akhyar.
Ia menilai para pemain telah berusaha tampil maksimal. Dukungan suporter yang memadati stadion juga memberikan tambahan semangat bagi Askar Bertuah.
Meski PSMS harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-31, Akhyar tetap mengapresiasi perjuangan timnya hingga peluit panjang. Ia berharap kemenangan tersebut menjadi modal untuk menjaga konsistensi pada pertandingan berikutnya.
Pemain PSPS, Aulia Ramadhan, mengatakan antusiasme suporter menjadi salah satu pemicu semangat tim. Ia mengakui PSMS merupakan lawan berkualitas yang tetap mampu menjaga kolektivitas permainan meski kekurangan satu pemain.
“Yang pasti, motivasi kami seperti ini karena tidak mau kalah dengan antusiasme suporter yang ramai sekali. Kami memang punya target sebelum melawan PSMS untuk mengambil peringkat pertama,” kata Aulia.
Namun, kemenangan itu juga menyisakan perhatian terhadap kondisi udara di Pekanbaru. Akhyar mengungkapkan sejumlah pemain terlihat mengalami penurunan kondisi pada babak pertama. Saat berada di ruang ganti, beberapa pemain mengeluhkan napas terasa lebih berat.
“Saya pikir sedikit banyak berpengaruh. Tadi saya sempat bertanya kepada pemain karena mereka terlihat seperti kosong-kosong sekali di babak pertama. Di ruang ganti saya tanya, memang mereka merasakan agak berat untuk bernapas,” ujarnya.
Akhyar menduga keluhan tersebut berkaitan dengan paparan asap yang dihirup pemain selama beraktivitas sehari-hari di Pekanbaru. Ia membandingkannya dengan pemain PSMS yang baru tiba menjelang pertandingan.
Meski demikian, Akhyar tidak menyimpulkan kabut asap sebagai satu-satunya penyebab kondisi pemain pada babak pertama. Ia berharap bencana kebakaran hutan dan lahan segera teratasi agar kualitas udara kembali membaik dan aktivitas masyarakat, termasuk olahraga, dapat berlangsung dengan lebih aman.
“Mudah-mudahan bencana ini segera pulih,” tuturnya. (*)
---------------------
Bagi yang ingin mengenakan jersey PSPS Pekanbaru, beli di sini.