<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://ruangriau.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://ruangriau.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Jelang GCMC IMT&#45;GT, Wawako Pastikan SMP Negeri 4 Siap Sambut Delegasi Tiga Negara</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5588/jelang-gcmc-imtgt-wawako-pastikan-smp-negeri-4-siap-sambut-delegasi-tiga-negara</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) &#45;&lt;/strong&gt; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Green Cities Mayor Council (GCMC) IMT&#45;GT ke&#45;9 yang akan digelar pada 4–7 Agustus 2026. Salah satu lokasi yang dipersiapkan adalah SMP Negeri 4 Pekanbaru, yang akan menjadi tujuan kunjungan puluhan kepala daerah dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar, meninjau langsung kesiapan SMP Negeri 4 Pekanbaru, Rabu (29/7/2026). Sekolah tersebut dipilih sebagai salah satu lokasi kunjungan lapangan dalam rangkaian Green Cities Mayor Council (GCMC) IMT&#45;GT ke&#45;9.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Markarius mengatakan, Pekanbaru sebagai tuan rumah harus memastikan seluruh persiapan berjalan optimal, mulai dari kesiapan lokasi hingga pelayanan kepada para tamu internasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita meninjau persiapan untuk kunjungan lapangan di program IMT&#45;GT. Ada negara&#45;negara yang berkomitmen menjalankan program green city. Pekanbaru menjadi ketua, kita jadi tuan rumah,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Wawako, SMP Negeri 4 dipilih karena telah menerapkan konsep green school atau sekolah hijau. Salah satu program unggulannya adalah gerakan satu siswa satu polybag dengan menanam tanaman hortikultura, serta penggunaan berbagai perlengkapan yang ramah lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan, program tersebut sejalan dengan konsep green city yang menjadi salah satu program unggulan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Tamu kita nanti ada 38 kepala daerah dari tiga negara. Karena itu, kita ingin memastikan seluruh persiapan benar&#45;benar siap agar penyambutan berjalan maksimal,&quot; kata Wawako.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain SMP Negeri 4, para delegasi juga dijadwalkan mengunjungi Waste Station, tempat pengelolaan sampah yang memungkinkan sampah ditukar menjadi uang, serta Green House di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Tenayan Raya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Di Green House juga ada program Gerakan Satu ASN Menanam Satu Pohon. Program ini akan kami perkenalkan kepada para kepala daerah yang tergabung dalam forum tersebut,&quot; jelas Markarius.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Forum GCMC IMT&#45;GT ke&#45;9 akan mempertemukan 38 kepala daerah dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand untuk membahas pengembangan kota hijau serta pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam forum tersebut, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dipercaya memimpin sidang sebagai Ketua Pertemuan GCMC IMT&#45;GT ke&#45;9. Penunjukan itu menjadi bentuk kepercayaan terhadap Pekanbaru sebagai tuan rumah penyelenggara forum internasional tersebut. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/79030660999-img-20260729-wa0023.jpg"/><pubDate>Wed, 29 Jul 2026 16:58:53 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5588/jelang-gcmc-imtgt-wawako-pastikan-smp-negeri-4-siap-sambut-delegasi-tiga-negara</guid></item><item><title>DPRD Pekanbaru Jajaki Teknologi Jepang Ubah Sampah Jadi Energi, Diklaim Tanpa Bebani APBD</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5587/dprd-pekanbaru-jajaki-teknologi-jepang-ubah-sampah-jadi-energi-diklaim-tanpa-bebani-apbd</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) &#45; &lt;/strong&gt;Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru mulai menjajaki kerja sama dengan perusahaan teknologi asal Jepang, Biotechworks, yang menawarkan solusi pengolahan sampah menjadi energi. Menariknya, konsep yang ditawarkan diklaim tidak membebani APBD karena menggunakan skema pembiayaan nonpemerintah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rapat dipimpin Sekretaris Komisi IV Roni Amriel didampingi Ketua Komisi IV Rois SAg serta anggota Komisi IV lainnya, yakni Sovia Septiana, Roni Pasla, Pangkat Purba, Zulkardi, dan Zulfan Hafiz di Ruang Rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Pekanbaru, Rabu (29/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pertemuan tersebut, CEO Biotechworks, Akihide Nishikawa, memaparkan teknologi yang dikembangkan perusahaannya. Teknologi itu diklaim mampu mengolah sampah menjadi hidrogen, energi baru, hingga bahan bakar tanpa menyisakan limbah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akihide mengatakan, pihaknya ingin membantu Kota Pekanbaru mengatasi persoalan sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami ingin mengubah sampah menjadi sumber energi baru. Kami ingin melakukan ini demi masyarakat Pekanbaru,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, penumpukan sampah harus segera ditangani dengan pendekatan yang lebih modern. Jika tidak, persoalan tersebut akan terus menjadi beban di masa mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Yang saya ketahui, penumpukan sampah di Pekanbaru kalau tidak diselesaikan, sampai 50 tahun ke depan pun tidak akan selesai,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menilai Pekanbaru memiliki potensi besar mengembangkan energi baru berbasis sampah. Energi yang dihasilkan nantinya dapat dimanfaatkan atau disalurkan kepada perusahaan&#45;perusahaan energi sehingga memberikan nilai tambah bagi daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois SAg, mengatakan audiensi tersebut digelar setelah Biotechworks mengaku telah berkomunikasi dengan Pemerintah Kota Pekanbaru mengenai peluang kerja sama pengelolaan sampah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami ingin mendengar langsung seperti apa konsep yang mereka tawarkan dan apakah bisa diterapkan dengan kondisi di Pekanbaru,&quot; kata Rois.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, konsep yang dipaparkan cukup menarik dan layak dikaji lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Walaupun baru sebatas pemaparan awal, menurut kami ini bisa direkomendasikan untuk dikaji lebih lanjut,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rois menjelaskan, salah satu hal yang menjadi perhatian Komisi IV adalah skema pembiayaan yang tidak membebani APBD Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Yang menarik, konsep yang mereka tawarkan menggunakan skema non&#45;APBD. Jadi kalau benar bisa direalisasikan, anggaran daerah yang selama ini cukup besar untuk pengelolaan sampah bisa dialihkan ke program pembangunan lainnya,&quot; jelas politisi PKS tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski demikian, DPRD belum mengambil keputusan. Dalam waktu dekat, Komisi IV akan memanggil Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru untuk membahas lebih rinci peluang kerja sama tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Nanti masih ada pertemuan lanjutan. Mereka akan memaparkan secara lebih detail bagaimana tahapan kerja samanya, bagaimana mekanismenya, dan apakah teknologi ini benar&#45;benar memungkinkan diterapkan di Pekanbaru,&quot; paparnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rois menambahkan, teknologi yang ditawarkan mampu mengolah sampah organik menjadi pupuk dan pelet, sedangkan sampah anorganik dapat diubah menjadi bahan bakar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, menurutnya masih ada tantangan yang harus diselesaikan, yakni sistem pemilahan sampah di Pekanbaru yang hingga kini belum berjalan optimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Yang kami minta nanti adalah penjelasan bagaimana penerapannya di Pekanbaru. Di Jepang dan daerah lain, sampah yang mereka olah sudah dipilah. Sementara di Pekanbaru kondisinya masih bercampur. Ini yang akan kami dalami lebih lanjut,&quot; tutup Rois.&lt;strong&gt; (*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/73685857505-img-20260729-wa0036.jpg"/><pubDate>Wed, 29 Jul 2026 16:42:29 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5587/dprd-pekanbaru-jajaki-teknologi-jepang-ubah-sampah-jadi-energi-diklaim-tanpa-bebani-apbd</guid></item><item><title>Pengaspalan 19 Ruas Jalan Dikebut, Pemko Pekanbaru Targetkan Tuntas Tahun Ini</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5586/pengaspalan-19-ruas-jalan-dikebut-pemko-pekanbaru-targetkan-tuntas-tahun-ini</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) &#45;&lt;/strong&gt; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mempercepat program pengaspalan jalan di berbagai wilayah. Hingga pertengahan 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah mengaspal sekitar 23,128 kilometer (Km) jalan yang tersebar di 19 ruas, sebagai upaya meningkatkan kenyamanan berkendara sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Edward Riansyah mengatakan, pekerjaan pengaspalan masih terus berlangsung dan akan dimaksimalkan hingga akhir tahun agar target yang ditetapkan pemerintah kota dapat tercapai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pengaspalan yang telah berjalan saat ini mencapai sekitar 23 kilometer dan tersebar di 19 ruas jalan. Pekerjaannya masih dalam proses dan akan terus kami maksimalkan,&quot; ujar Edward.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap progres pekerjaan terus meningkat sehingga capaian pengaspalan tahun ini dapat menyamai bahkan melampaui realisasi tahun sebelumnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Mudah&#45;mudahan target yang disampaikan wali kota dapat terealisasi. Harapan kami, capaian pengaspalan hingga akhir tahun ini bisa menyamai bahkan melampaui realisasi tahun sebelumnya,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah ruas jalan yang telah, sedang, dan akan diaspal antara lain Jalan Telok Leok, Jalan Rindang, Jalan Bunga Raya, Jalan Rambutan, Jalan Beringin, Jalan Nurul Amal, Jalan Garuda, Jalan Sekolah, Jalan Teratai, Jalan Cempaka, Jalan Pesisir, Jalan Sri Palas, Jalan Tanjung Batu, Jalan Puyuh Mas, serta sejumlah jalan lingkungan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan perbaikan jalan rusak akan terus dilakukan secara bertahap di seluruh wilayah kota. Beberapa ruas yang kini masih dalam proses pengerjaan di antaranya Jalan Beringin, Jalan Merak, dan Jalan Cendrawasih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya sudah turun melakukan peninjauan langsung untuk memastikan kualitas pekerjaan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Agung, Jalan Beringin menjadi salah satu prioritas karena selama bertahun&#45;tahun kondisinya rusak parah dan belum beraspal. Sebelum dilakukan pengaspalan, badan jalan bahkan ditinggikan sekitar 70 sentimeter untuk mengatasi persoalan yang selama ini dikeluhkan warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia memastikan pembangunan infrastruktur jalan akan terus dipercepat. Namun seluruh pekerjaan tetap dilakukan melalui tahapan perencanaan dan penganggaran agar hasilnya berkualitas serta memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/10702635340-img-20260714-wa0017.jpg"/><pubDate>Wed, 29 Jul 2026 13:07:25 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5586/pengaspalan-19-ruas-jalan-dikebut-pemko-pekanbaru-targetkan-tuntas-tahun-ini</guid></item><item><title>Kampar Junior FA U&#45;17 Pesta Gol 9&#45;0 Lawan Young Abadi FC di Piala Soeratin</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5585/kampar-junior-fa-u17-pesta-gol-90-lawan-young-abadi-fc-di-piala-soeratin</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BANGKINANG KOTA (RUANGRIAU.COM) &#45;&lt;/strong&gt; Team sepak bola Kampar Junior Football Akademy (KJFA) Umur 17 kembali menorehkan sejarah dan catatan pertandingan laga perdana di Piala Soeratin U&#45;17 Zona Riau Tahun 2026, di Stadion Redesta Inhu. Kampar Junior FA dengan kepemimpinan Captain (C) Riski Permana berhasil memenangkan atas lawan Young Abadi FC dari Kota Pekanbaru dengan skor 9&#45;0.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemenangan Kampar Junior FA U&#45;17 kali ini tidak terlepas dari doa dan dukungan masyarakat Kabupaten Kampar atas laga pertama di Piala Soeratin U&#45;17 Tahun 2026 di kabupaten Indragiri Hulu, setelah bertanding melawan Young Abadi FC di Stadion Redesta Inhu, Selasa (28/7/2026) pagi hingga siang tadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kampar Junior FA U&#45;17 ini dengan Starting XI pemain yang diturunkan yaitu Bintang Messi (1), Riski Permana (20/C), Faris Mubaroq (2), Nazriel Niesta (10), Fakhri Putra (23), Arkannael (17), Ahmad Rizki (14), Alfan Rizhi (19), Nazil Ilham (7), Mohammed Abiel (21) dan Azzumardin Azra (9).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sedangkan Substitutes terdiri dari Alfi Khairi, Habibullah, Naufal Akromy, Genta Harvael, Ikrar Eka, Vugo Rizki, M Azlan, Riands Irfani dan Richardo.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah bermain full time, Kampar Junior FA dengan julukan Tobuan Tanah tersebut berhasil membobol gawang lawan oleh Azzumardin Azra, Fakhri Putra, Abiel Saladdin mencetak masing 1 gol. Selanjutnya pemain atas nama Rianda Irfani mencetak sebanyak 4 gol memberikan kontribusi besar &amp;nbsp; kemenangan Kampar Junior FA U&#45;17.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, ada gol selanjutnya dipersembahkan oleh Alfan Rizhi 1 gol dan ditambah 1 gol penutup kemenangan oleg Faris Mubaroq.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kampar Junior FA U&#45;17 Pesta gol di Macth perdana Soeratin U&#45;17 Zona Riau 2026. Alhamdulillah Kampar Junior FA berhasil menang besar dengan skor 0&#45;9,&quot; ucap Nofri Irnaldi, usai laga perdana Selasa (28/07/2026) siang menjelang sore dari Bangkinang Kota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ditambahkan Nofri yang juga berprofesi Anggota Polri ini, Kemenangan ini semua atas izin Allah SWT dan berkat dukungan yang mendoakan team Kampar Junior FA. Next Match, Ayo Tobuan Tanah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kemenangan ini juga tidak terlepas dengan persiapan yang maksimal sejak beberapa bulan yang lalu dan berkat kerja keras para pemain bersama pelatih didukung official. &amp;nbsp;semoga capaian tertinggi kita adalah bisa mewakili Riau di Piala Soeratin U&#45;17,&quot; tutupnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat pelepasan kemarin Nofri juga tidak lupa mengingatkan kepada seluruh pemain agar selalu menjaga ibadah sholat tepat waktu dan jaga adab, etika selama berada di kampung orang. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/89489367721-img-20260729-wa0001.jpg"/><pubDate>Wed, 29 Jul 2026 11:03:09 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5585/kampar-junior-fa-u17-pesta-gol-90-lawan-young-abadi-fc-di-piala-soeratin</guid></item><item><title>Jalan Teratai Segera Diaspal, Pemko Minta Pedagang Kosongkan Badan Jalan</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5584/jalan-teratai-segera-diaspal-pemko-minta-pedagang-kosongkan-badan-jalan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) &#45;&lt;/strong&gt; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memberikan peringatan terakhir kepada ratusan pedagang yang masih berjualan di badan Jalan Teratai, Kecamatan Senapelan. Para pedagang diminta segera mengosongkan lokasi karena ruas jalan tersebut akan segera diperbaiki melalui pengaspalan (overlay) dan penataan drainase.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tim yustisi Pemko Pekanbaru kembali turun ke Jalan Teratai, Selasa (28/7/2026), untuk menyampaikan pemberitahuan terakhir kepada para pedagang agar segera menghentikan aktivitas berjualan di badan jalan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru Yulianis, melalui Kepala Bidang Pasar, Itang Trasana, mengatakan bahwa sosialisasi relokasi sebenarnya telah dilakukan sejak jauh hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami sudah melakukan sosialisasi sejak lama. Pedagang diminta tidak lagi berjualan di badan Jalan Teratai. Pada prinsipnya mereka bisa pindah ke pasar&#45;pasar terdekat yang telah disiapkan,&quot; kata Itang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemko telah menyediakan sejumlah lokasi relokasi, di antaranya Pasar The Central, Pasar Palapa, Pasar Higienis, Pasar Limapuluh, serta beberapa pasar lain yang masih memiliki tempat bagi pedagang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Itang, selama ini terdapat sekitar 450 pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Teratai. Sebagian besar di antaranya telah bersedia membongkar lapak dan berpindah ke lokasi yang disediakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Hari ini merupakan peringatan terakhir. Kawasan ini harus sudah dikosongkan sesuai jadwal yang telah ditetapkan,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah kawasan steril dari aktivitas perdagangan, Pemko akan langsung memulai penataan, mulai dari normalisasi drainase hingga pengaspalan Jalan Teratai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penataan tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran proyek peningkatan jalan dan sistem drainase di kawasan Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Senapelan, sekaligus mengembalikan fungsi Jalan Teratai sebagai akses lalu lintas bagi masyarakat&lt;strong&gt;. (*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/75711806556-img-20260728-wa0017.jpg"/><pubDate>Tue, 28 Jul 2026 14:04:33 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5584/jalan-teratai-segera-diaspal-pemko-minta-pedagang-kosongkan-badan-jalan</guid></item><item><title>BPBD Kampar Terima Bantuan CSR Sapras Penanggulangan Bencana dan Karhutla dari PLN Nusantara Power</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5583/bpbd-kampar-terima-bantuan-csr-sapras-penanggulangan-bencana-dan-karhutla-dari-pln-nusantara-power</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;KUOK (RUANGRIAU.COM) &#45; &lt;/strong&gt;Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menerima bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan operasional dari PLN Nusantara Power, Unit Pembangkitan Pekanbaru, Selasa (28/7/2026) pagi, di Arel Waduk PLTA Koto Panjang, Jalan Lintas Riau&#45;Sumbar, Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Informasi ini dibenarkan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kampar H Azwan didampingi Kepala Bidang Kedaruratan dan Bencana Ade Lukita Chandra, Selasa (28/7/2026) pagi dari Bangkinang Kota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Hari ini ada kegiatan serah terima bantuan peralatan bencana dari PLN Nusantara Power Unit Pekanbaru dan Manajemen Waduk PLTA Koto Panjang ke BPBD Kampar,&quot; ujar Azwan yang juga mantan Asisten Setdakab Kampar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lanjut Azwan, bantuan yang diserahkan ini merupakan bentuk dukungan PLN Nusantara Power dalam mendukung kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana serta karhutla di wilayah Kampar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Penyerahan bantuan CSR ini Sapras Penanggulangan Blbencana banjir dan karhutla serta pelatihan perempuan tangguh bencana. Bantuan ini diterima oleh pak Bupati Kampar yang diwakili pak Sekda,&quot; kata Azwan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Azwan juga berikan apresiasi, penghargaan dan ucapan terima kasih atas bantuan program CSR yang diberikan oleh PLN Nusantara Power, UP Pekanbaru kepada BPBD Kampar.&lt;strong&gt; (*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/20137228930-img-20260728-wa0007.jpg"/><pubDate>Tue, 28 Jul 2026 13:07:02 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5583/bpbd-kampar-terima-bantuan-csr-sapras-penanggulangan-bencana-dan-karhutla-dari-pln-nusantara-power</guid></item><item><title>Pekanbaru Juara Umum O2SN Riau 2026 dan Lolos ke Tingkat Nasional</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5582/pekanbaru-juara-umum-o2sn-riau-2026-dan-lolos-ke-tingkat-nasional</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) &#45;&lt;/strong&gt; Kontingen Kota Pekanbaru keluar sebagai juara umum Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Riau 2026 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Prestasi itu diraih setelah memborong 12 medali, sekaligus memastikan wakil Pekanbaru akan membawa nama Riau di ajang O2SN tingkat nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Pekanbaru Syafrian Tommy, mengatakan kontingen Pekanbaru berhasil mengoleksi 7 medali emas, 4 medali perak, dan 1 medali perunggu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Total ada 12 medali yang diraih kontingen Kota Pekanbaru pada O2SN tingkat Provinsi Riau tahun 2026,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Tommy, keberhasilan menjadi juara umum merupakan bukti potensi dan kualitas pelajar Pekanbaru di bidang olahraga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Prestasi ini menjadi bukti potensi luar biasa yang dimiliki generasi muda Kota Pekanbaru. Ini juga mencerminkan kedisiplinan, semangat, dan kerja keras anak&#45;anak kita dalam meraih prestasi,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan hasil tersebut, Kota Pekanbaru berhak mewakili Provinsi Riau pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional tingkat nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tommy menegaskan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru akan memberikan pendampingan dan pembinaan agar para atlet pelajar mampu tampil maksimal di tingkat nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami berkomitmen mengawal persiapan atlet O2SN menuju tingkat nasional agar mampu mengharumkan nama Riau dan Kota Pekanbaru. Kami juga akan bersinergi dengan pengurus cabang olahraga untuk memperkuat pembinaan para atlet,&quot; tutupnya.&lt;strong&gt; (*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/1612385966-img-20260727-wa0023.jpg"/><pubDate>Tue, 28 Jul 2026 10:33:58 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5582/pekanbaru-juara-umum-o2sn-riau-2026-dan-lolos-ke-tingkat-nasional</guid></item><item><title>Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Dorong Penanganan Banjir Berbasis Perencanaan Jangka Panjang</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5581/wakil-ketua-dprd-pekanbaru-dorong-penanganan-banjir-berbasis-perencanaan-jangka-panjang</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) &#45;&lt;/strong&gt; Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, menilai persoalan banjir yang kembali melanda ketika intensitas hujan tinggi menjadi perhatian serius seluruh pihak. Salah satunya banjir yang berada di jalan Jendral Sudirman tepatnya depan RS Awal Bros yang memiliki arus deras dan membahayakan pengendara motor yang lewat. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, penanganan banjir tidak bisa lagi dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui perencanaan yang komprehensif seiring pesatnya perkembangan Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pertumbuhan Kota Pekanbaru saat ini tentu jauh berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu. Karena itu, penataan kota harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengelolaan sanitasi, drainase, parit, hingga saluran air di kawasan permukiman maupun jalan&#45;jalan utama,&quot; kata Azwendi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Politisi Partai Demokrat ini pun mengapresiasi sejumlah upaya yang telah membuahkan hasil. Salah satunya penanganan drainase di kawasan depan Pasar Buah yang kini dinilai berhasil mengurangi genangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita melihat ada beberapa titik yang sudah diperbaiki dan hasilnya cukup baik. Ini menunjukkan bahwa jika dikerjakan dengan serius, persoalan banjir bisa diminimalisir,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Azwendi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Riau yang dinilainya memberikan perhatian besar terhadap penanganan banjir di Kota Pekanbaru melalui berbagai langkah nyata, khususnya di ruas&#45;ruas jalan protokol.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau yang begitu serius membantu penanganan banjir,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, penanganan sementara saat hujan deras memang diperlukan, namun solusi jangka panjang tetap harus menjadi prioritas. Sebab, banjir tidak hanya terjadi di jalan protokol, tetapi juga di banyak kawasan permukiman yang kerap terdampak luapan air.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan, masyarakat juga memiliki peran penting dalam mendukung program pengendalian banjir, terutama dengan tidak melakukan penyempitan saluran drainase yang sudah ada.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Parit&#45;parit besar di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman maupun jalan protokol lainnya jangan dipersempit. Saluran yang sudah besar harus diteruskan hingga terhubung ke anak sungai agar aliran air menjadi lancar,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Azwendi bahkan mengusulkan pembangunan saluran drainase berukuran besar di sepanjang Jalan Sudirman hingga terhubung ke sungai&#45;sungai utama. Menurutnya, langkah tersebut akan menjadi investasi jangka panjang dalam mengurangi risiko banjir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, ia juga mendorong pembangunan kolam retensi atau waduk penampungan air sementara di beberapa titik strategis, seperti kawasan sekitar Jalan Sudirman, sehingga limpahan air hujan tidak langsung menggenangi badan jalan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kalau memang dibutuhkan, buat kolam retensi. Air ditampung sementara sebelum dialirkan ke sungai sehingga tidak langsung melimpah ke jalan maupun permukiman,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak hanya itu, Azwendi mengusulkan agar pembangunan drainase ke depan juga mengakomodasi sistem utilitas bawah tanah atau ducting untuk jaringan kabel, sehingga penataan kota menjadi lebih rapi sekaligus fungsional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, tanpa perencanaan yang matang sejak sekarang, persoalan banjir akan semakin berat di masa mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Lima tahun ke depan kondisi ini bisa lebih parah, apalagi sepuluh tahun mendatang jika tidak kita siapkan dari sekarang. Karena itu, dibutuhkan keberanian pemerintah untuk menyusun perencanaan yang matang dan dukungan penuh dari masyarakat agar program penanggulangan banjir bisa berjalan dengan baik,&quot; pungkasnya.&lt;strong&gt; (*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/1953069249-img-20260728-wa0003.jpg"/><pubDate>Tue, 28 Jul 2026 10:22:23 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5581/wakil-ketua-dprd-pekanbaru-dorong-penanganan-banjir-berbasis-perencanaan-jangka-panjang</guid></item><item><title>Ikuti Piala Suratin U&#45;17, Kampar Junior FA Resmi Dilepas Berangkat ke Inhu</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5580/ikuti-piala-suratin-u17-kampar-junior-fa-resmi-dilepas-berangkat-ke-inhu</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BANGKINANG KOTA (RUANGRIAU.COM) &#45;&lt;/strong&gt; Team Sepak bola dari Kampar Junior Football Akademy (KJFA) kembali mengikuti Piala Soeratin Umur 17 tahun, Zona Riau tahun 2026 yang di pusatkan di Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau. Pelepasan Team Kampar Junior FA U&#45;17 ini resmi dioleh Manager Nofri Irnaldi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manajer Team Kampar Junior FA U&#45;17 Nofri Irnaldi yang dikonfirmasi, dari Bangkinang Kota, membenarkan adanya informasi keberangkatan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pada hari Minggu, tanggal 26 Juli 2026, kemarin pagi, bertempat di Stadion Tuanku Tambusai Bangkinang, kami telah melakukan pelepasan keberangkatan Team Kampar Junior FA U&#45;17 dalam rangka mengikuti Piala Soeratin U&#45;17 Zona Riau 2026 yang diselenggarakan di kabupaten Indragiri Hulu, Riau,&quot; ujar Nofri dengan lugas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nofri usai pelepasan tersebut, meminta restu, doa dan dukungan seluruh lapisan masyarakat kabupaten Kampar untuk Kampar Junior FA agar bisa memberikan hasil yang terbaik. Ayo Tobuan Tanah !.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada laga perdana, Kampar Junior FA U&#45;17 tahun akan berhadapan dengan Young Abadi FC, hari ini Selasa (28/07/2026) pagi jelang siang, di Stadion Redesta Inhu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertandingan ini akan berlangsung sekitar pukul 10:00 WIB. Ayo berikan dukungan untuk Team Kampar Junior FA U&#45;17 agar bisa meraih kemenangan pada laga perdana ini dan laga selanjutnya.&lt;strong&gt; (*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/88989007252-img-20260728-wa0001.jpg"/><pubDate>Tue, 28 Jul 2026 09:24:21 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5580/ikuti-piala-suratin-u17-kampar-junior-fa-resmi-dilepas-berangkat-ke-inhu</guid></item><item><title>Beasiswa 2026: Kuliah Gratis di UISI sampai Lulus!</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5579/beasiswa-2026-kuliah-gratis-di-uisi-sampai-lulus</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA (RUANGRIAU.COM) &#45;&lt;/strong&gt; Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) menawarkan Beasiswa Semen Indonesia batch 3. Beasiswa ini akan membiayai perkuliahan secara full.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penerima akan mendapatkan kesempatan kuliah di UISI gratis selama 8 semester. Selain biaya SPP, beasiswa ini juga membebaskan biaya investasi pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagaimana cara mendapatkan beasiswa ini? Mengutip unggahan Instagram @pbuisi, berikut informasi selengkapnya:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Syarat Daftar Beasiswa Semen Indonesia 2026&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Lulusan SMA/SMK/MA/sederajat angkatan 2022, 2023, 2024, 2025 atau 2026&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Nilai rata&#45;rata rapor semester 1&#45;5 minimal 80&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Mempunyai prestasi juara di bidang akademik seperti ranking kelas, juara OSN, KIR/LIKTI, dan lainnya&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Mempunyai prestasi juara di bidang non&#45;akademik seperti di bidang seni, olahraga, pramuka, parkibra, tahfidz Al&#45;Qur&apos;an minimal hafal 5 juz&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Surat keterangan tidak buta warna khusus pendaftar teknik kimia dan desain komunikasi visual (DKV)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Portofolio menggambar A4, tema bebas (khusus pendaftar DKV).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Cara Daftar Beasiswa Semen Indonesia 2026&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1. Buka laman &lt;a href=&quot;https://pmb.uisi.ac.id&quot;&gt;https://pmb.uisi.ac.id&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2. Klik &quot;Daftar&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3. Login akun dengan email dan password&lt;/p&gt;&lt;p&gt;4. Pilih jalur pendaftaran&lt;/p&gt;&lt;p&gt;5. Bayar biaya formulir&lt;/p&gt;&lt;p&gt;6. Login akun kembali dan pilih tiga prodi&lt;/p&gt;&lt;p&gt;7. Klik &quot;Selesaikan Pendaftaran&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;8. Pendaftaran selesai dan tunggu notifikasi email.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pilihan Prodi di UISI&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1. Teknologi Agroindustri&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2. Manajemen&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3. Manajemen Bisnis Islam&lt;/p&gt;&lt;p&gt;4. Manajemen Rekayasa&lt;/p&gt;&lt;p&gt;5. Teknik Logistik&lt;/p&gt;&lt;p&gt;6. Teknik Kimia&lt;/p&gt;&lt;p&gt;7. Akuntansi&lt;/p&gt;&lt;p&gt;8. Informatika&lt;/p&gt;&lt;p&gt;9. Sistem Informasi&lt;/p&gt;&lt;p&gt;10. Desain Komunikasi Visual.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jadwal Seleksi Beasiswa Semen Indonesia 2026&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Pendaftaran: 24 Juli&#45;23 Agustus 2026&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Tes CBT online: 26&#45;27 Agustus 2026&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Tes wawancara online: 31 Agustus&#45;4 September 2026&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Pengumuman: 8 September 2026.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/4396491808-15419-news-kabar-gembira-pendaf.png"/><pubDate>Mon, 27 Jul 2026 11:51:48 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5579/beasiswa-2026-kuliah-gratis-di-uisi-sampai-lulus</guid></item><item><title>Pemko Pekanbaru Kebut Penanganan Banjir, Drainase Jalan Paus hingga Arengka Dinormalisasi</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5578/pemko-pekanbaru-kebut-penanganan-banjir-drainase-jalan-paus-hingga-arengka-dinormalisasi</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) &#45;&lt;/strong&gt; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mengintensifkan upaya penanganan banjir di sejumlah titik rawan. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), normalisasi drainase di kawasan Jalan Paus dan Arengka kini menjadi salah satu prioritas, disertai pembangunan serta pelebaran saluran air di sejumlah lokasi lain untuk mengurangi genangan saat hujan deras.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, mengatakan saat ini pihaknya memprioritaskan normalisasi drainase di kawasan Jalan Paus dan Arengka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Nanti yang di Arengka dan Jalan Paus (normalisasi) drainasenya,&quot; kata Edward, Senin (27/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Dinas PUPR juga tengah mengerjakan sejumlah proyek pengendalian banjir di titik&#45;titik prioritas lainnya. Di antaranya normalisasi drainase di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan RS Awal Bros, pembangunan drainase di Jalan Suka Karya, Kecamatan Tuah Madani, serta pembangunan dan pelebaran saluran drainase di Jalan Dharma Bakti, Kecamatan Payung Sekaki.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saat ini pekerjaan kami juga difokuskan di Jalan Suka Karya dan Jalan Dharma Bakti,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Edward menjelaskan, pembangunan drainase di Jalan Suka Karya memiliki panjang sekitar 700 meter. Sementara di Jalan Dharma Bakti, saluran drainase yang dibangun mencapai sekitar 1,2 kilometer.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, pembangunan di Jalan Dharma Bakti difokuskan pada ruas yang selama ini belum memiliki saluran drainase atau belum tersambung dengan jaringan drainase yang sudah ada.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain membangun saluran baru, pihaknya juga memperbesar dimensi drainase agar mampu menampung debit air lebih banyak saat hujan dengan intensitas tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dengan peningkatan kapasitas saluran ini, kami berharap aliran air menjadi lebih lancar sehingga genangan dan banjir di kawasan tersebut dapat diminimalkan,&quot; jelas Edward.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemko Pekanbaru berharap berbagai pekerjaan infrastruktur yang sedang berlangsung dapat mengurangi titik&#45;titik rawan banjir sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat saat musim hujan. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/4925363121-banjir.jpg"/><pubDate>Mon, 27 Jul 2026 11:18:56 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5578/pemko-pekanbaru-kebut-penanganan-banjir-drainase-jalan-paus-hingga-arengka-dinormalisasi</guid></item><item><title>PT Pacific Indopalm Industries Salurkan Bantuan Tunai bagi 54 Siswa Yatim Piatu Lewat Program CSR</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5577/pt-pacific-indopalm-industries-salurkan-bantuan-tunai-bagi-54-siswa-yatim-piatu-lewat-program-csr</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;DUMAI (RUANGRIAU.COM) &#45;&lt;/strong&gt; PT Pacific Indopalm Industries kembali menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR). Kali ini, perusahaan menyalurkan bantuan sosial berupa uang tunai kepada 54 siswa yatim piatu yang tinggal di sekitar area perusahaan, Sabtu (25/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bantuan sebesar Rp850.000 diberikan kepada masing&#45;masing penerima untuk membantu memenuhi kebutuhan pendidikan mereka. Penyerahan bantuan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Santunan diserahkan langsung oleh perwakilan manajemen PT Pacific Indopalm Industries, Redhwan Saleh Ali Sulaiman, kepada para siswa yang hadir, disaksikan para tamu undangan serta orang tua dan wali penerima bantuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Humas PT Pacific Indopalm Industries, Sisyanto, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya anak&#45;anak yatim piatu di sekitar wilayah operasional perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Manajemen perusahaan berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi keluarga atau wali pengasuh, membantu memenuhi kebutuhan dasar dan biaya pendidikan anak&#45;anak penerima manfaat, serta mendorong kemandirian dan memberikan perlindungan sosial yang layak bagi kelompok rentan, khususnya di sekitar perusahaan dan Kota Dumai pada umumnya,&quot; ujar Sisyanto, Minggu (26/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://ruangriau.com/gambar/images/6a65e00e775da.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, sebelumnya PT Pacific Indopalm Industries melalui program CSR di bidang sosial ekonomi juga telah menyalurkan bantuan kepada sejumlah yayasan sosial di Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus memberikan manfaat kepada masyarakat. Ke depan, program&#45;program seperti ini akan terus ditingkatkan,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua RT 04 Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Jeffry, mengapresiasi kepedulian PT Pacific Indopalm Industries terhadap anak&#45;anak yatim piatu di lingkungan sekitar perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih atas penyaluran bantuan pendidikan bagi anak&#45;anak yatim piatu melalui program CSR perusahaan. Bantuan ini sangat bermanfaat dan memberikan dampak langsung bagi anak&#45;anak serta keluarga mereka,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jeffry berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan ditingkatkan pada masa mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami berharap program ini terus berkesinambungan. Semoga PT Pacific Indopalm Industries semakin maju, usahanya diberi kelancaran, dan hubungan baik antara perusahaan dengan masyarakat tetap terjaga,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga berharap perusahaan dapat memberikan kesempatan kerja yang lebih luas bagi warga yang tinggal di sekitar kawasan pabrik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Suryani, salah seorang wali penerima bantuan, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada manajemen perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada manajemen PT Pacific Indopalm Industries atas kepeduliannya kepada anak&#45;anak yatim piatu di lingkungan RT 01, RT 02, RT 03, RT 04, dan RT 05. Semoga bantuan seperti ini terus berlanjut,&quot; harapnya. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/45623049941-img-20260726-wa0008.jpg"/><pubDate>Sun, 26 Jul 2026 17:23:22 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5577/pt-pacific-indopalm-industries-salurkan-bantuan-tunai-bagi-54-siswa-yatim-piatu-lewat-program-csr</guid></item><item><title>Agung Terapkan Evaluasi Pejabat Tiap Enam Bulan, Kinerja Buruk Siap Diganti</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5576/agung-terapkan-evaluasi-pejabat-tiap-enam-bulan-kinerja-buruk-siap-diganti</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) &#45; &lt;/strong&gt;Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memastikan evaluasi kinerja pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kini dilakukan setiap enam bulan. Melalui penerapan sistem manajemen talenta, pejabat yang tidak mampu menunjukkan kinerja, pelayanan, dan hasil kerja yang baik akan dievaluasi, bahkan berpeluang diganti lebih cepat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung menegaskan, sistem manajemen talenta yang diterapkan Pemko Pekanbaru membuat penilaian terhadap pejabat tidak lagi dilakukan setiap dua tahun, melainkan setiap enam bulan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita sudah menggunakan manajemen talenta, sehingga jabatan itu bukan lagi dievaluasi per dua tahun, tetapi bisa dievaluasi setiap enam bulan,&quot; kata Agung Nugroho, Minggu (26/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Agung, ukuran utama dalam menilai seorang pejabat adalah hasil kerja yang dirasakan masyarakat, bukan kedekatan dengan pimpinan ataupun sekadar membangun citra.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kunci bagi saya, kerja itu bukan tentang cari muka. Tapi hasil yang saya butuhkan,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengaku dapat memantau langsung kinerja para pejabat karena banyak menerima informasi dari masyarakat. Karena itu, pejabat diminta benar&#45;benar hadir di tengah warga dan menjalankan tugas dengan maksimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya punya jaringan lebih kuat daripada lurah. Jadi saya bisa mendengar laporan dari mana saja. Saya tidak mau mendengar ada lurah yang malas atau tidak mau turun ke lapangan. Saya bersama wakil wali kota saja rutin turun langsung menemui masyarakat,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung juga mengingatkan seluruh pejabat agar menjaga kekompakan dan terus menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, pelayanan publik harus menjadi prioritas utama seluruh aparatur pemerintah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya, pada Jumat (24/7/2026), Agung kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik 39 pejabat pengawas di lingkungan Pemko Pekanbaru. Pejabat yang dilantik terdiri atas kepala seksi, kepala subbagian, hingga lurah di sejumlah kecamatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penerapan evaluasi setiap enam bulan ini diharapkan mampu mendorong terciptanya birokrasi yang lebih profesional, adaptif, dan berorientasi pada kinerja, sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat Kota Pekanbaru terus meningkat.&lt;strong&gt; (*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/54334075926-20260518_122759.jpg"/><pubDate>Sun, 26 Jul 2026 15:34:21 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5576/agung-terapkan-evaluasi-pejabat-tiap-enam-bulan-kinerja-buruk-siap-diganti</guid></item><item><title>Inovasi Pemko Pekanbaru Tarik Perhatian Pusat, Agung Diminta Berbagi Pengalaman</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5575/inovasi-pemko-pekanbaru-tarik-perhatian-pusat-agung-diminta-berbagi-pengalaman</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) &#45;&lt;/strong&gt; Keberhasilan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah bahkan meminta Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho membagikan strategi dan inovasi yang diterapkan kepada pemerintah daerah di berbagai wilayah Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung mengatakan, dirinya beberapa kali diundang untuk memaparkan langkah&#45;langkah yang dilakukan Pemko Pekanbaru dalam meningkatkan PAD tanpa membebani masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Beberapa kali Mendagri menyampaikan dalam berbagai pertemuan bahwa peningkatan PAD Kota Pekanbaru patut menjadi contoh bagi pemerintah kabupaten, kota, bahkan provinsi. Saya diminta melalui Dirjen Bina Keuangan Daerah untuk berbagi pengalaman dan inovasi kepada daerah&#45;daerah lain,&quot; ujar Wali Kota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lanjutnya, materi yang dibagikan tidak hanya berkaitan dengan strategi peningkatan PAD, tetapi juga berbagai inovasi pelayanan publik dan pemanfaatan teknologi digital yang diterapkan di lingkungan Pemko Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menilai hampir seluruh pemerintah daerah menghadapi tantangan yang sama, yakni tingginya kebutuhan pembangunan di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah. Karena itu, inovasi dan tata kelola pemerintahan yang baik menjadi kunci untuk meningkatkan penerimaan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Persoalan yang dihadapi hampir semua kabupaten dan kota pada dasarnya sama. Harapan masyarakat terhadap pembangunan sangat tinggi, sementara kemampuan keuangan daerah masih terbatas. Karena itu diperlukan inovasi dan tata kelola pemerintahan yang baik agar PAD terus meningkat,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberhasilan Pekanbaru juga menarik perhatian pemerintah daerah lain. Agung mengungkapkan, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menghubunginya dan meminta dirinya menjadi narasumber untuk memaparkan strategi peningkatan PAD di hadapan jajaran Pemerintah Provinsi NTT.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Materi yang akan disampaikan meliputi optimalisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak kendaraan bermotor, hingga inovasi percepatan layanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pelayanan penerbitan PBG di Kota Pekanbaru kini dapat diselesaikan hanya dalam hitungan hari, bahkan untuk beberapa jenis layanan dapat rampung dalam hitungan jam,&quot; ungkap Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung menegaskan, peningkatan PAD tidak selalu harus dilakukan dengan menaikkan tarif pajak atau retribusi. Menurutnya, perbaikan sistem, peningkatan pelayanan, dan inovasi justru mampu meningkatkan penerimaan daerah tanpa menambah beban masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Di Pekanbaru, kami menurunkan tarif parkir, tetapi PAD tetap naik. Kami juga menurunkan beberapa tarif pajak, namun penerimaan daerah tetap meningkat. Artinya, peningkatan PAD bisa dilakukan melalui inovasi, perbaikan sistem, dan tata kelola yang lebih baik, bukan dengan membebani masyarakat,&quot; ujar Agung. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/49917226937-img-20260621-wa0248.jpg"/><pubDate>Sat, 25 Jul 2026 16:20:20 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5575/inovasi-pemko-pekanbaru-tarik-perhatian-pusat-agung-diminta-berbagi-pengalaman</guid></item><item><title>Wako Kukuhkan 76 Ketua RT/RW Senapelan, Siap Ikuti Retreat dan Perkuat Pelayanan Warga</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5574/wako-kukuhkan-76-ketua-rtrw-senapelan-siap-ikuti-retreat-dan-perkuat-pelayanan-warga</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) &#45; &lt;/strong&gt;Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho mengukuhkan 76 Ketua RT dan RW terpilih se&#45;Kecamatan Senapelan, Jumat (24/7/2026). Senapelan menjadi kecamatan pertama yang menggelar pengukuhan serentak, sekaligus menjadi awal penguatan pemerintahan hingga tingkat lingkungan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Prosesi pengukuhan berlangsung di halaman Rumah Tuan Kadi, kawasan tepian Sungai Siak. Agung hadir bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebanyak 76 pengurus lingkungan dikukuhkan, terdiri atas 58 Ketua RT dan 18 Ketua RW. Usai dikukuhkan, mereka dijadwalkan mengikuti pembekalan yang dikemas dalam bentuk retreat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Mereka nantinya juga akan melaksanakan diklat yang dibungkus dalam sebuah retreat,&quot; ujar Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan pelantikan pengurus Dasawisma Kecamatan Senapelan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung menjelaskan, pengukuhan ini merupakan bagian dari upaya mengisi jabatan Ketua RT dan RW yang kosong sekaligus melakukan penyegaran kepengurusan yang telah menjabat dalam waktu lama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ini baru sebagian kecil. Karena pelantikan akan terus bergulir untuk mengisi jabatan yang kosong sekaligus melakukan pembaruan kepengurusan yang sudah terlalu lama,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Agung, penguatan struktur pemerintahan hingga tingkat RT dan RW menjadi salah satu prioritas Pemko Pekanbaru. Peran lurah juga akan diperkuat sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menilai, pemberdayaan masyarakat melalui PKK telah menunjukkan hasil yang positif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami sudah menghidupkan kembali PKK dan hasilnya sangat luar biasa. PKK mampu bergerak hingga ke lapisan masyarakat. Bahkan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) juga mendapat dukungan dari berbagai program yang dijalankan ibu&#45;ibu PKK,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung juga mengingatkan para camat agar bertanggung jawab terhadap usulan pejabat yang ditempatkan di wilayah masing&#45;masing, termasuk para lurah. Menurutnya, pejabat yang dipilih harus memiliki kemampuan bekerja dan mendukung program pemerintah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Semua usulan itu menjadi tanggung jawab camat. Camat harus memastikan orang yang ditunjuk mampu bekerja membantu pelaksanaan tugas di kecamatan, terutama dalam menangani persoalan kebersihan. Saya tidak mau ada yang menjadi broker. Yang saya butuhkan adalah pejabat yang benar&#45;benar bekerja untuk masyarakat,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, seluruh aparatur pemerintah harus menjadikan pelayanan publik sebagai prioritas utama. Meski setiap kebijakan tidak selalu mendapat penilaian yang sama dari masyarakat, seluruh pejabat diminta tetap bekerja dengan penuh tanggung jawab dan mengutamakan kepentingan warga. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/36814333396-img-20260724-wa0071.jpg"/><pubDate>Sun, 26 Jul 2026 10:05:32 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5574/wako-kukuhkan-76-ketua-rtrw-senapelan-siap-ikuti-retreat-dan-perkuat-pelayanan-warga</guid></item><item><title>Wali Kota Soroti Kinerja LPS, Minta Pengangkutan Sampah Lebih Optimal</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5573/wali-kota-soroti-kinerja-lps-minta-pengangkutan-sampah-lebih-optimal</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) &#45; &lt;/strong&gt;Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, menyoroti kinerja sejumlah Lembaga Pengelola Sampah (LPS) yang dinilai belum optimal dalam mengangkut sampah di wilayahnya. Akibatnya, beberapa LPS masih bergantung pada bantuan armada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung mengatakan, setiap LPS memiliki tanggung jawab untuk mengelola dan mengangkut sampah di wilayah masing&#45;masing. Namun hingga kini, masih ada sejumlah kelurahan yang pengangkutan sampahnya belum dapat dilakukan secara mandiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beberapa wilayah yang masih mendapat bantuan armada DLHK antara lain Kelurahan Lembah Sari, Sri Meranti, Umban Sari, Tirta Siak, Labuh Baru Barat, Labuh Baru Timur, Tobek Godang, Kampung Melayu, dan Sukajadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Wali Kota, kondisi tersebut disebabkan oleh berbagai faktor. Selain keterbatasan armada operasional, ada pula LPS yang mengalami kendala karena pengurusnya mengundurkan diri sehingga pelayanan tidak berjalan maksimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Masih ada LPS yang dibantu DLHK Kota Pekanbaru. Kita berupaya agar camat bisa mendorong LPS mengoptimalkan pengangkutan sampah,&quot; ujar Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan, pengelolaan kebersihan di tingkat wilayah menjadi tanggung jawab kecamatan. Karena itu, para camat diminta aktif melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap LPS agar pengangkutan sampah berlangsung sesuai jadwal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung tidak ingin sampah menumpuk di lingkungan permukiman akibat pelayanan yang tidak maksimal. Ia meminta seluruh pengelola LPS memastikan sampah warga diangkut secara rutin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, jika ada LPS yang tidak lagi beroperasi atau pengurusnya mengundurkan diri, pemerintah kecamatan diminta segera membentuk kepengurusan baru agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami juga menegaskan agar ada pembentukan LPS baru ketika ada LPS memilih mundur,&quot; tegas Wali Kota. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/69885584360-img-20260717-wa0140.jpg"/><pubDate>Thu, 23 Jul 2026 13:31:51 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5573/wali-kota-soroti-kinerja-lps-minta-pengangkutan-sampah-lebih-optimal</guid></item><item><title>Pemko Pekanbaru dan Pemkab Inhil Sepakati Kerja Sama, Agung Bidik Peningkatan PAD</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5572/pemko-pekanbaru-dan-pemkab-inhil-sepakati-kerja-sama-agung-bidik-peningkatan-pad</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) &#45;&lt;/strong&gt; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU). Kesepakatan ini menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi di berbagai sektor strategis, mulai dari perdagangan, pengembangan potensi daerah, hingga peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, kerja sama tersebut merupakan komitmen kedua pemerintah daerah untuk membangun sinergi yang saling menguntungkan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, ruang lingkup kerja sama mencakup sejumlah sektor strategis, termasuk pengembangan perdagangan, pemanfaatan potensi perkelapaan yang menjadi unggulan Kabupaten Indragiri Hilir, hingga inovasi dalam tata kelola pemerintahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kerja sama ini menjadi komitmen nyata untuk membuka pintu kolaborasi di berbagai sektor strategis, mulai dari perdagangan, potensi perkelapaan Inhil yang sangat besar, hingga inovasi tata kelola untuk meningkatkan PAD kedua daerah,&quot; ujar Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wali Kota menegaskan, penandatanganan MoU bukan sekadar seremoni. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Pekanbaru telah diminta segera menindaklanjuti kesepakatan tersebut melalui program&#45;program yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami ingin mewujudkan kerja sama ini melalui program&#45;program konkret yang memberikan dampak positif bagi masyarakat,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung berharap sinergi antara Pekanbaru dan Indragiri Hilir dapat membuka peluang baru dalam pengembangan ekonomi daerah, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir atas kepercayaan dan komitmen yang telah dibangun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Semoga kerja sama ini membawa manfaat dan kebaikan bagi masyarakat, baik di Kota Pekanbaru maupun Kabupaten Indragiri Hilir,&quot; pungkasnya. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/28225743105-img-20260722-wa0086.jpg"/><pubDate>Thu, 23 Jul 2026 12:55:01 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5572/pemko-pekanbaru-dan-pemkab-inhil-sepakati-kerja-sama-agung-bidik-peningkatan-pad</guid></item><item><title>Perbaikan Jalan Tanjung Batu Dimulai, Dukung Akses ke Pelabuhan Sungai Duku</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5571/perbaikan-jalan-tanjung-batu-dimulai-dukung-akses-ke-pelabuhan-sungai-duku</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) &#45;&lt;/strong&gt; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai mengerjakan perbaikan Jalan Tanjung Batu melalui metode overlay. Ruas jalan yang menjadi akses alternatif menuju Pelabuhan Sungai Duku itu diperbaiki untuk meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Edward Riansyah menjelaskan, perbaikan tersebut merupakan bagian dari komitmen Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, Jalan Tanjung Batu sudah lama menjadi salah satu ruas yang dinantikan masyarakat untuk diperbaiki karena memiliki peran penting sebagai jalur penghubung menuju Pelabuhan Sungai Duku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jalan Tanjung Batu merupakan salah satu akses alternatif menuju Pelabuhan Sungai Duku. Ruas jalan ini juga memiliki peran penting dalam mendukung pergerakan ekonomi Kota Pekanbaru,&quot; ujar Edward.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahap pemasangan Base B dan Base A di sejumlah titik sebagai dasar sebelum dilakukan pelapisan aspal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain menjadi jalur distribusi barang, kawasan Jalan Tanjung Batu yang berada di tepian Sungai Siak juga mulai berkembang menjadi salah satu lokasi favorit warga untuk menikmati suasana sore dan bersantai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, perbaikan jalan diharapkan tidak hanya meningkatkan kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi dan sektor wisata di kawasan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama proses pekerjaan berlangsung, masyarakat diminta bersabar apabila terjadi perlambatan arus lalu lintas atau gangguan sementara di sekitar lokasi proyek.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pengguna jalan selama pekerjaan berlangsung. Kami juga mengharapkan doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar proses perbaikan dapat berjalan lancar dan hasilnya memberikan manfaat bagi seluruh warga Kota Pekanbaru,&quot; tutup Edward. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/36071595186-img-20260722-wa0087.jpg"/><pubDate>Thu, 23 Jul 2026 12:39:40 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5571/perbaikan-jalan-tanjung-batu-dimulai-dukung-akses-ke-pelabuhan-sungai-duku</guid></item><item><title>Agung Siapkan Program Zero Gepeng, Penertiban Dibarengi Solusi Jangka Panjang</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5570/agung-siapkan-program-zero-gepeng-penertiban-dibarengi-solusi-jangka-panjang</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) &#45;&lt;/strong&gt; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru segera meluncurkan program Zero Gepeng sebagai upaya mengatasi keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) di sejumlah persimpangan jalan. Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan, program tersebut tidak hanya berfokus pada penertiban, tetapi juga menghadirkan solusi agar para gepeng tidak kembali turun ke jalan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Agung, konsep program tersebut saat ini masih dimatangkan. Ia telah meminta Asisten II Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, mengoordinasikan penyusunan program bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ini lintas OPD. Zero gepeng ini tidak hanya penertiban, tapi kita juga mencarikan solusi dari (permasalahan) itu semua,&quot; ujar Wali Kota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengatakan, hingga kini gelandangan dan pengemis masih kerap terlihat di sejumlah persimpangan jalan di Kota Pekanbaru. Padahal, Dinas Sosial Kota Pekanbaru secara rutin melakukan penjangkauan dan penertiban.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, menurut Agung, para gepeng sering menghindari petugas saat operasi berlangsung dan kembali beraktivitas di lokasi yang sama setelah penertiban selesai. Selain itu, tidak sedikit dari mereka yang berasal dari luar Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, Pemko Pekanbaru ingin menghadirkan penanganan yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan. Penertiban, kata Agung, harus dibarengi dengan langkah&#45;langkah yang humanis agar persoalan sosial tersebut tidak terus berulang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung juga mengimbau masyarakat agar tidak memberikan uang maupun barang kepada gelandangan dan pengemis di jalan atau di persimpangan lampu lalu lintas. Menurutnya, kebiasaan tersebut justru dapat mendorong mereka untuk terus kembali ke jalan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui program Zero Gepeng, Pemko Pekanbaru berharap penanganan persoalan gelandangan dan pengemis tidak lagi bersifat sementara, melainkan mampu memberikan solusi yang lebih efektif dan berkelanjutan. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/34143438975-wa_1784695049427.jpeg"/><pubDate>Wed, 22 Jul 2026 11:40:09 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5570/agung-siapkan-program-zero-gepeng-penertiban-dibarengi-solusi-jangka-panjang</guid></item><item><title>Tak Gelar RAT, 316 Koperasi di Pekanbaru Masuk Proses Pembubaran</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5569/tak-gelar-rat-316-koperasi-di-pekanbaru-masuk-proses-pembubaran</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) &#45;&lt;/strong&gt; Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Kota Pekanbaru mencatat sebanyak 316 koperasi sedang dalam proses pembubaran. Penyebabnya, masih banya koperasi yang tidak aktif dan belum melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), sehingga Diskop mengingatkan seluruh pengurus agar segera memenuhi kewajiban tersebut sesuai ketentuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga Mei 2026, Diskop UKM mendata terdapat 1.287 koperasi di Kota Pekanbaru. Dari jumlah tersebut, sebanyak 548 koperasi berstatus aktif, 83 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) telah aktif, sementara 340 koperasi lainnya masih berstatus tidak aktif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Diskop UKM Pekanbaru Idrus, mengatakan jumlah koperasi yang telah melaksanakan RAT masih tergolong rendah. &quot;Untuk koperasi umum, yang sudah melaksanakan RAT sebanyak 97, RAT KKMP sebanyak 83,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan demikian, hingga saat ini baru 180 koperasi yang telah menggelar RAT. Diingatkan seluruh pengurus koperasi yang belum melaksanakan RAT agar segera memenuhi kewajiban tersebut. Menurutnya, RAT merupakan amanat Undang&#45;Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian dan menjadi indikator penting keberlangsungan sebuah koperasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kepada pengurus koperasi yang belum melaksanakan RAT, supaya cepat melaksanakan RAT. Dalam ketentuannya, berturut&#45;turut tidak melaksanakan RAT, otomatis keberadaan koperasi itu sudah gugur,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Idrus memaparkan, Undang&#45;Undang Nomor 25 Tahun 1992 mengatur bahwa rapat anggota wajib dilaksanakan sedikitnya satu kali dalam setahun. Ketentuan itu juga dipertegas dalam Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 19 Tahun 2015 yang menyebut koperasi yang tidak menggelar RAT selama dua tahun berturut&#45;turut dapat dikenai surat peringatan hingga proses pembubaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain menggelar RAT, pengurus koperasi juga diwajibkan melaporkan hasil rapat kepada Diskop UKM paling lambat 30 hari setelah pelaksanaan. Laporan tersebut harus dilengkapi dengan berita acara RAT, daftar hadir peserta, laporan pertanggungjawaban, serta isian Online Data System (ODS).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk memastikan kepatuhan koperasi terhadap aturan tersebut, Diskop UKM akan melakukan pembinaan langsung ke lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita akan turun lapangan, mana yang belum (melaksanakan RAT), kita akan melakukan pembinaan. (Koperasi) dalam proses pembubaran sebanyak 316,&quot; ucapnya. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/48160735366-56733-news-diskopdiskop-data-12.jpg"/><pubDate>Wed, 22 Jul 2026 11:30:27 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5569/tak-gelar-rat-316-koperasi-di-pekanbaru-masuk-proses-pembubaran</guid></item><item><title>Pemko Pekanbaru Tampung Masukan DPRD untuk Penyempurnaan Pengelolaan APBD 2025</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5568/pemko-pekanbaru-tampung-masukan-dprd-untuk-penyempurnaan-pengelolaan-apbd-2025</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) &#45;&lt;/strong&gt; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menerima berbagai saran dan masukan dari delapan fraksi DPRD terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Berbagai catatan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki tata kelola keuangan daerah, mulai dari tahap perencanaan hingga pertanggungjawaban anggaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pandangan umum fraksi tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Pekanbaru yang digelar di Ruang Rapat Paripurna Balai Payung Sekaki, Senin (20/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid, didampingi Wakil Ketua II Muhammad Dikky Suryadi Khusaini. Pemerintah Kota Pekanbaru diwakili Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai rapat paripurna, Masykur mengatakan seluruh pandangan umum yang disampaikan fraksi&#45;fraksi DPRD merupakan masukan yang konstruktif bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan APBD.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, masukan tersebut mencakup seluruh tahapan pengelolaan keuangan daerah, mulai dari proses perencanaan, penyusunan anggaran, pelaksanaan program hingga pertanggungjawaban.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban (APBD),&quot; ujar Masykur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menilai sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jadi, ini untuk kebaikan kita bersama menuju good governance dan good government di Pemko Pekanbaru,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masykur menambahkan, Pemerintah Kota Pekanbaru akan segera menyusun jawaban atas seluruh pandangan umum fraksi yang telah disampaikan dalam rapat paripurna.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap proses pembahasan dapat berjalan lancar sehingga Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 segera disahkan menjadi peraturan daerah. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/47684706416-img-20260720-wa0027.jpg"/><pubDate>Tue, 21 Jul 2026 09:26:35 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5568/pemko-pekanbaru-tampung-masukan-dprd-untuk-penyempurnaan-pengelolaan-apbd-2025</guid></item><item><title>Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Percepat Cek Kesehatan Gratis, Kejar Target Program Presiden</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5567/pemprov-riau-dan-pemko-pekanbaru-percepat-cek-kesehatan-gratis-kejar-target-program-presiden</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) &#45;&lt;/strong&gt; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mempercepat pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai bentuk dukungan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di bidang kesehatan. Program yang digelar secara massal di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu juga menjadi upaya mengejar target nasional, mengingat capaian CKG di Riau hingga triwulan I 2026 baru mencapai 18,5 persen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaksanaan CKG dipusatkan di Ruang Rapat Melati, Kantor Gubernur Riau, Senin (20/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, bersama jajaran aparatur sipil negara (ASN).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;SF Hariyanto mengatakan, program Cek Kesehatan Gratis merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program prioritas pemerintah pusat, khususnya di bidang kesehatan. Menurutnya, deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan menjadi langkah penting untuk mencegah berbagai penyakit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Hari ini kita melakukan cek kesehatan gratis bersama pegawai. Ini adalah bentuk dukungan kita terhadap Asta Cita Bapak Presiden RI di bidang kesehatan,&quot; ujar SF Hariyanto.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia memastikan masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut dengan mudah tanpa prosedur yang rumit. Warga cukup mendatangi puskesmas terdekat dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Masyarakat bisa datang langsung ke puskesmas terdekat dengan membawa KTP atau KK. Ada 243 puskesmas di Riau yang melayani ini,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, mengatakan pelaksanaan CKG di lingkungan Kantor Gubernur Riau menyasar pegawai di empat OPD, yakni Sekretariat Daerah (Setda), Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Dinas Perkebunan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Zulkifli, percepatan pelaksanaan CKG dilakukan untuk mengejar target nasional sebesar 46 persen hingga akhir 2026. Hingga triwulan I tahun ini, realisasi program di Provinsi Riau baru mencapai 18,5 persen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Cek Kesehatan Gratis hari ini kita laksanakan bersama Bapak Plt Gubernur Riau dan beberapa OPD. Di antaranya Sekretariat Daerah, Disperindagkop UKM, DPMPTSP, dan Dinas Perkebunan,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke&#45;69 Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi, mengatakan Pemko Pekanbaru turut mendukung pelaksanaan CKG dengan menurunkan tim kesehatan dari UPT Puskesmas Senapelan dan UPT Puskesmas Garuda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, kolaborasi antara Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru diharapkan mampu memperluas akses layanan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Program Cek Kesehatan Gratis diharapkan mampu mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaksanaan CKG dijadwalkan berlanjut di lima OPD lainnya di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, yakni Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), DP3APKB, serta Sekretariat DPRD Provinsi Riau. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/59174635011-img-20260721-wa0004.jpg"/><pubDate>Tue, 21 Jul 2026 11:45:36 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5567/pemprov-riau-dan-pemko-pekanbaru-percepat-cek-kesehatan-gratis-kejar-target-program-presiden</guid></item><item><title>Agung Siapkan Penghargaan Kecamatan Terbersih, Pengelolaan Sampah Bakal Dievaluasi</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5566/agung-siapkan-penghargaan-kecamatan-terbersih-pengelolaan-sampah-bakal-dievaluasi</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) &#45;&lt;/strong&gt; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan memberikan penghargaan kepada kecamatan dengan tingkat kebersihan terbaik mulai September 2026. Di saat yang sama, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho juga memerintahkan evaluasi terhadap pengelolaan sampah di sejumlah wilayah yang masih bergantung pada bantuan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Agung, penghargaan tersebut diharapkan menjadi pemicu bagi seluruh kecamatan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan dan menjaga kebersihan wilayah masing&#45;masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami akan membuat penghargaan bagi kecamatan terbersih. Rencananya pengumuman akan dilakukan pada September nanti,&quot; ujar Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain menyiapkan penghargaan, Agung menilai masih ada persoalan yang harus segera dibenahi. Ia meminta dilakukan evaluasi terhadap kinerja Lembaga Pengelola Sampah (LPS), karena di sejumlah kelurahan pengangkutan sampah masih belum sepenuhnya ditangani oleh lembaga tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akibatnya, layanan pengangkutan sampah di beberapa wilayah masih mengandalkan bantuan armada dari DLHK Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di Kecamatan Bukit Raya, misalnya, pengangkutan sampah di Kelurahan Tangkerang Utara dan Tangkerang Selatan masih mendapat bantuan DLHK. Padahal, layanan tersebut seharusnya sudah menjadi tanggung jawab LPS setempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Marpoyan Damai. Pengangkutan sampah di Kelurahan Tangkerang Barat dan Tangkerang Tengah masih dibantu DLHK karena LPS belum terbentuk atau belum beroperasi secara optimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kondisi ini menjadi perhatian serius. Kami akan mengevaluasi terhadap kinerja aparatur wilayah,&quot; tegas Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap seluruh kecamatan mampu membangun sistem pengelolaan sampah yang mandiri sehingga ketergantungan terhadap DLHK dapat terus dikurangi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak hanya itu, Agung juga membuka peluang melakukan penyegaran jabatan bagi aparatur di tingkat kewilayahan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya rasa perlu penyegaran jabatan bagi aparatur yang dinilai telah terlalu lama menduduki posisi tertentu, seperti camat. Rotasi jabatan dapat menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kinerja organisasi dan pelayanan kepada masyarakat,&quot; pungkas Wali Kota. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/97279426071-img-20260718-wa0056.jpg"/><pubDate>Mon, 20 Jul 2026 13:37:49 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5566/agung-siapkan-penghargaan-kecamatan-terbersih-pengelolaan-sampah-bakal-dievaluasi</guid></item><item><title>Reses Aidil Amri Berbuah Solusi, Warga Meranti Pandak Lega BPJS Diurus dan Jalan Pesisir Segera Diperbaiki</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5565/reses-aidil-amri-berbuah-solusi-warga-meranti-pandak-lega-bpjs-diurus-dan-jalan-pesisir-segera-diperbaiki</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) &#45; &lt;/strong&gt;Reses Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi Partai Demokrat, Aidil Amri, S.Sos., yang digelar di Meranti Pandak, Minggu (19/7/2026), tidak hanya menjadi wadah menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga menghadirkan solusi cepat atas berbagai persoalan yang selama ini dikeluhkan warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam dialog yang berlangsung hangat, persoalan jaminan kesehatan menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat. Warga mengeluhkan masih banyak keluarga yang belum memiliki BPJS Kesehatan yang ditanggung pemerintah atau Kartu Indonesia Sehat (KIS), sehingga kesulitan memperoleh layanan kesehatan secara gratis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan sistem desil dalam pendataan penerima bantuan sosial. Menurut warga, banyak keluarga yang masuk kategori desil 6 hingga 7, sehingga tidak memenuhi syarat untuk memperoleh berbagai program bantuan pemerintah, padahal kondisi ekonomi mereka masih tergolong membutuhkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak hanya itu, infrastruktur juga menjadi perhatian utama. Warga meminta Pemerintah Kota Pekanbaru segera memperbaiki Jalan Pesisir yang kondisinya rusak dan dinilai sudah tidak layak dilalui karena membahayakan keselamatan pengguna jalan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Aidil Amri menegaskan bahwa dirinya langsung bergerak agar persoalan yang disampaikan masyarakat segera mendapatkan tindak lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah, besok Senin kami langsung mengurus BPJS masyarakat yang tidak aktif agar bisa dialihkan menjadi peserta KIS yang iurannya ditanggung pemerintah. Kami ingin masyarakat mendapatkan kepastian layanan kesehatan tanpa terbebani biaya,” ujar Aidil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk persoalan infrastruktur, Aidil mengaku langsung menghubungi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru. Dan pihak PUPR sendiri sudah memantau jalan tersebut.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah, pihak PUPR juga sudah memantau kondisi jalan tersebut. Insyaallah paling lambat bulan Agustus perbaikannya sudah mulai dikerjakan,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, warga juga menyampaikan persoalan legalitas kepemilikan rumah. Banyak masyarakat yang hingga kini baru memiliki Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) dan berharap dapat memperoleh sertifikat hak milik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menjawab harapan tersebut, Aidil memastikan akan memfasilitasi masyarakat melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) agar kepastian hukum atas kepemilikan tanah dapat terwujud.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Banyak masyarakat yang baru memiliki SKGR. Ini akan kami bantu proses melalui program pemerintah, yaitu PTSL, sehingga mereka nantinya memiliki sertifikat yang sah,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Respons cepat yang ditunjukkan Aidil Amri mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga mengaku senang karena setiap aspirasi yang disampaikan tidak hanya dicatat, tetapi langsung ditindaklanjuti dengan komunikasi kepada instansi terkait.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi masyarakat, reses kali ini menjadi bukti bahwa kehadiran wakil rakyat bukan sekadar mendengar keluhan, melainkan juga menghadirkan solusi nyata yang memberikan harapan terhadap penyelesaian persoalan kesehatan, infrastruktur, hingga kepastian hukum atas kepemilikan tanah. Dukungan dan komitmen tersebut membuat warga optimistis berbagai aspirasi yang telah lama mereka nantikan dapat segera terealisasi&lt;strong&gt;. (*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/42161909397-img-20260719-wa0061.jpg"/><pubDate>Sun, 19 Jul 2026 17:00:17 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5565/reses-aidil-amri-berbuah-solusi-warga-meranti-pandak-lega-bpjs-diurus-dan-jalan-pesisir-segera-diperbaiki</guid></item><item><title>Dishub Tegaskan Truk dan Angkutan Barang Dilarang Melintas di Jembatan Siak I</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5564/dishub-tegaskan-truk-dan-angkutan-barang-dilarang-melintas-di-jembatan-siak-i</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) &#45; &lt;/strong&gt;Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru kembali mengingatkan seluruh pengemudi truk dan angkutan barang agar tidak melintas di Jembatan Siak I atau Jembatan Leighton. Selain telah dipasang rambu larangan, akses menuju jembatan juga dilengkapi portal pembatas. Namun, masih ada pengemudi yang nekat menerobos hingga berujung insiden mobil box program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersangkut di bawah portal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peristiwa tersebut terjadi pada awal Juli 2026. Sebuah mobil box milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memaksa melintas meski sudah ada portal pembatas di pangkal jembatan. Akibatnya, bagian atas kendaraan menghantam portal hingga mengalami kerusakan dan menyebabkan arus lalu lintas sempat tersendat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Dishub Pekanbaru Masykur Tarmizi menegaskan bahwa aturan larangan melintas bagi angkutan barang di Jembatan Siak I sudah sangat jelas. Menurutnya, pengemudi seharusnya mematuhi rambu lalu lintas yang telah dipasang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kan sudah ada rambu larangan masuk, ada juga portal di sana, sudah lengkap terpasang,&quot; ujar Masykur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengimbau seluruh pengemudi untuk tidak memaksakan diri melewati jembatan jika kendaraannya termasuk angkutan barang. Selain melanggar aturan, tindakan tersebut berisiko membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Apalagi di sana diberlakukan jalan satu arah, seharusnya jangan lagi melintas di sana,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masykur mengakui petugas Dishub tidak mungkin berjaga selama 24 jam di lokasi tersebut. Karena itu, pihaknya mengandalkan kepatuhan pengendara terhadap rambu lalu lintas dan portal yang telah dipasang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap seluruh pengemudi lebih disiplin mematuhi aturan demi menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus mencegah terulangnya insiden serupa di Jembatan Siak I.&lt;strong&gt; (*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/10159521600-img-20260709-wa0037.jpg"/><pubDate>Sun, 19 Jul 2026 13:02:29 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5564/dishub-tegaskan-truk-dan-angkutan-barang-dilarang-melintas-di-jembatan-siak-i</guid></item></channel></rss>