<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://ruangriau.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://ruangriau.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Jaga Pesisir Dumai, PT Pacific Indopalm Kembali Tanam 1.000 Mangrove</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5477/jaga-pesisir-dumai-pt-pacific-indopalm-kembali-tanam-1000-mangrove</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;DUMAI (RUANGRIAU.COM) &#45; &lt;/strong&gt;Komitmen terhadap pelestarian lingkungan terus ditunjukkan PT Pacific Indopalm Industries. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan kembali menanam 1.000 pohon mangrove di area terminal khusus sebagai upaya menjaga kelestarian pesisir, mencegah abrasi, dan melindungi ekosistem laut di Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Humas PT Pacific Indopalm Industries, Sisyanto, mengatakan kegiatan penanaman mangrove ini merupakan agenda rutin perusahaan dalam mendukung keberlanjutan lingkungan hidup.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah, seperti tahun&#45;tahun sebelumnya, pada 2026 ini PT Pacific Indopalm Industries kembali menanam 1.000 pohon mangrove di area terminal khusus,” ujar Sisyanto, Sabtu (13/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, perusahaan secara konsisten melibatkan petani mangrove dan masyarakat sekitar dalam setiap kegiatan penanaman. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memberi dampak ekologis, tetapi juga manfaat ekonomi bagi warga setempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya, pada 2024 dan 2025, perusahaan bersama petani mangrove dan masyarakat Kelurahan Guntung, Kecamatan Medang Kampai, telah menanam sekitar 2.000 pohon mangrove di kawasan pesisir setempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada tahun ini, PT Pacific Indopalm Industries menggandeng petani mangrove dan warga RT 01 Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan, untuk melakukan penanaman 1.000 mangrove di area terminal khusus pada Jumat (5/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Sisyanto, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program sustainability perusahaan di sektor lingkungan hidup. Langkah ini juga menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mengembangkan terminal berbasis ramah lingkungan atau Green Port/Ecoport.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Program ini bertujuan meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan sekaligus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian ekosistem laut,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, hutan mangrove memiliki peran penting sebagai benteng alami penahan abrasi, penyerap emisi karbon biru (blue carbon), serta habitat berbagai biota laut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Penanaman mangrove ini juga menjadi kontribusi nyata dalam mitigasi perubahan iklim global. Kami berkomitmen terus menjaga ekosistem mangrove di wilayah pesisir Dumai,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, warga RT 01 Kelurahan Bangsal Aceh, Andrian Marpaung, mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam program tersebut. Menurutnya, langkah perusahaan ini sangat positif bagi perlindungan kawasan pesisir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Semoga penanaman mangrove ini bisa membantu mencegah erosi pantai dan menjaga kelestarian habitat berbagai biota laut di kawasan pesisir,” ujarnya. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/92051263323-img-20260613-wa0099.jpg"/><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 15:23:48 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5477/jaga-pesisir-dumai-pt-pacific-indopalm-kembali-tanam-1000-mangrove</guid></item><item><title>Pemko Pekanbaru Perketat Pengawasan SPMB, Cegah Kecurangan dan Gratifikasi</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5476/pemko-pekanbaru-perketat-pengawasan-spmb-cegah-kecurangan-dan-gratifikasi</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) &#45; &lt;/strong&gt;Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperketat pengawasan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 guna mencegah kecurangan, korupsi, dan praktik gratifikasi. Seluruh kepala sekolah dasar negeri diminta mengedepankan integritas, kehati&#45;hatian, serta mematuhi aturan selama proses penerimaan siswa berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal tersebut disampaikan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho saat membuka Sosialisasi Surat Edaran Wali Kota Nomor 61 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi dalam Penyelenggaraan SPMB serta Sosialisasi Kedisiplinan Pegawai di Ruang Multimedia, Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Kamis (11/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Agung, sosialisasi tersebut menjadi langkah antisipatif untuk mencegah berbagai potensi persoalan yang bisa muncul selama proses penerimaan murid baru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kegiatan ini merupakan langkah pencegahan agar kita bisa memahami sejak awal berbagai potensi persoalan yang mungkin terjadi selama SPMB berlangsung,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung menilai, pelaksanaan SPMB tingkat sekolah dasar selama ini relatif berjalan baik. Meski demikian, ia menegaskan kewaspadaan tetap harus ditingkatkan agar tidak ada praktik yang mencederai prinsip keadilan dan transparansi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengingatkan bahwa niat baik saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan cara yang benar dalam pelaksanaannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Berbuat baik harus dengan niat yang baik dan cara yang benar. Jika caranya tidak tepat, sesuatu yang baik pun bisa menjadi salah,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk mengantisipasi persoalan di lapangan, Agung meminta kepala sekolah membangun komunikasi intensif dengan Inspektorat sejak dini. Dengan begitu, setiap kendala dapat diselesaikan secara cepat dan tepat tanpa menimbulkan kesalahpahaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemko Pekanbaru juga sengaja melibatkan Inspektorat dalam sosialisasi agar seluruh kepala sekolah memahami mekanisme pengawasan, termasuk langkah yang harus diambil jika menemukan indikasi pelanggaran selama proses SPMB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami tidak ingin ketika masalah muncul baru semua sibuk. Karena itu komunikasi harus dibangun sejak awal,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Agung menyoroti derasnya arus informasi di media sosial yang kerap memunculkan kabar belum tentu benar atau bahkan hoaks, sehingga berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, kepala sekolah diminta lebih proaktif memberikan penjelasan kepada masyarakat dan segera berkoordinasi dengan pemerintah kota jika muncul persoalan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ke depan, Pemko Pekanbaru juga berencana membentuk kelompok kerja (pokja) sebagai wadah koordinasi cepat untuk menangani berbagai kendala dalam pelaksanaan SPMB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung berharap seluruh proses penerimaan murid baru tahun ini dapat berjalan transparan, adil, dan sesuai aturan sehingga mampu memberikan rasa kepercayaan bagi masyarakat. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/1784271135-img-20260611-wa0029.jpg"/><pubDate>Fri, 12 Jun 2026 10:42:04 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5476/pemko-pekanbaru-perketat-pengawasan-spmb-cegah-kecurangan-dan-gratifikasi</guid></item><item><title>Bhabinkamtibmas Polsek Rupat Gencar Edukasi Petani Lewat Polisi Cinta Petani</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5475/bhabinkamtibmas-polsek-rupat-gencar-edukasi-petani-lewat-polisi-cinta-petani</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;RUPAT (RUANGRIAU.COM) &#45;&lt;/strong&gt; Dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Rupat Polres Bengkalis terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan edukasi dan pendampingan kepada warga desa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Demikian disampaikan Kapolsek Rupat AKP Faisal SH. Kapolsek mengatakan, kegiatan sosialisasi dilaksanakan Bhabinkamtibmas Desa Dungun Baru, Aipda H. Siburian berlangsung di kantor desa dan dihadiri perangkat desa, tokoh masyarakat serta warga setempat.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Melalui pendekatan humanis bertajuk “Polisi Cinta Petani”, masyarakat diajak untuk lebih aktif memanfaatkan lahan kosong dan pekarangan rumah sebagai sumber pangan produktif,&quot; ujar AKP Faisal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam penyampaiannya, Aipda H. Siburian mengajak masyarakat menanam berbagai komoditas seperti jagung, cabai, sayuran dan tanaman pangan lainnya guna membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat desa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ketahanan pangan dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga. Jika lahan pekarangan dimanfaatkan dengan baik, maka masyarakat bisa lebih mandiri dan turut mendukung swasembada pangan nasional,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini pemerintah melalui Polri terus memberikan dorongan,edukasi dan memfasilitasi Ketahanan pangan jagung pipil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani, sekaligus memperkuat hubungan antara polisi dan warga melalui kegiatan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/99044875386-img-20260612-wa0004.jpg"/><pubDate>Fri, 12 Jun 2026 10:12:12 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5475/bhabinkamtibmas-polsek-rupat-gencar-edukasi-petani-lewat-polisi-cinta-petani</guid></item><item><title>Polsek Rupat Ikuti Evaluasi Program Ketahanan Pangan Melalui Zoom Meeting</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5474/polsek-rupat-ikuti-evaluasi-program-ketahanan-pangan-melalui-zoom-meeting</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;RUPAT (RUANGRIAU.COM) &#45; &lt;/strong&gt;Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rupat Polres Bengkalis mengikuti kegiatan evaluasi (Anev) Program Ketahanan Pangan yang dilaksanakan&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;secara daring melalui Zoom Meeting dari Mapolsek Rupat, Selasa 9 Juni 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan evaluasi oleh Polda Riau tersebut bertujuan untuk memantau perkembangan program ketahanan pangan yang telah dilaksanakan di wilayah masing&#45;masing. Sekaligus membahas berbagai kendala dan solusi guna meningkatkan keberhasilan program di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan tersebut, Kapolsek Rupat AKP Faisal,SH menyampaikan perkembangan kegiatan ketahanan pangan yang telah berjalan di wilayah Kecamatan Rupat, khususnya program penanaman jagung pipil yang melibatkan kelompok tani, pemerintah desa/Kelurahan serta berbagai elemen masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Rupat menegaskan bahwa Polsek Rupat berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan melalui pendampingan, edukasi, serta koordinasi dengan para pemangku kepentingan guna mewujudkan swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan evaluasi yang di ikuti oleh Ps. Kanit Binmas Aiptu Ahamd Fauzi ini diharapkan seluruh jajaran dapat terus bersinergi dan melakukan langkah&#45;langkah strategis dalam mendukung program ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas nasional. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/28470386808-img-20260612-wa0003.jpg"/><pubDate>Fri, 12 Jun 2026 10:09:06 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5474/polsek-rupat-ikuti-evaluasi-program-ketahanan-pangan-melalui-zoom-meeting</guid></item><item><title>Bersama Polsek Rupat, Linmas Ikut Sukseskan Program Ketahanan Pangan</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5473/bersama-polsek-rupat-linmas-ikut-sukseskan-program-ketahanan-pangan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;RUPAT (RUANGRIAU.COM) &#45; &lt;/strong&gt;Anggota Linmas turut menunjukkan dukungannya terhadap program ketahanan pangan yang digagas Polsek Rupat dengan berpartisipasi dalam kegiatan panen jagung pipil di lokasi lahan, Jalan Pelabuhan Roro, Kelurahan Batu Panjang, Kecamatan Rupat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keterlibatan Linmas ini merupakan bentuk sinergi antara unsur keamanan dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Dengan semangat kebersamaan, Linmas bersama kelompok tani dan Polsek Rupat ikut serta dalam proses panen jagung yang telah memasuki masa panen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Rupat AKP Faisal SH menyampaikan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan tidak terlepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk Linmas yang selama ini aktif membantu berbagai kegiatan kemasyarakatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dukungan Linmas menjadi motivasi bagi petani dan seluruh pihak untuk terus mengembangkan sektor pertanian, khususnya budidaya jagung pipil sebagai salah satu komoditas unggulan ketahanan pangan di Kecamatan Rupat,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kolaborasi yang kuat antara Polri, pemerintah desa/kelurahan, Linmas, kelompok tani, dan masyarakat, diharapkan program ketahanan pangan dapat terus berkembang serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan ketersediaan pangan di daerah. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/41864209686-img-20260611-wa0100.jpg"/><pubDate>Thu, 11 Jun 2026 14:30:51 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5473/bersama-polsek-rupat-linmas-ikut-sukseskan-program-ketahanan-pangan</guid></item><item><title>SF Hariyanto Kejar Potensi Rp60 Miliar dari 228 Ribu Kendaraan Menunggak Pajak di Kampar</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5472/sf-hariyanto-kejar-potensi-rp60-miliar-dari-228-ribu-kendaraan-menunggak-pajak-di-kampar</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BANGKINANG (RUANGRIAU.COM) &#45; &lt;/strong&gt;Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mulai menyisir potensi pendapatan daerah dari ratusan ribu kendaraan yang menunggak pajak di Kabupaten Kampar. Dengan total tunggakan yang diperkirakan mencapai Rp60 miliar, Pemprov Riau menggandeng Pemkab Kampar hingga tingkat RT dan RW untuk meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan, kunjungan yang dilakukan ke Kabupaten Kampar bertujuan menyampaikan data kendaraan yang belum memenuhi kewajiban pajaknya sekaligus menggali potensi pendapatan daerah yang masih besar dari sektor tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Hari ini kami datang bersama rombongan untuk menyerahkan data kendaraan yang menunggak pajak di Kabupaten Kampar. Tahun 2024 lalu, Kampar menerima bagi hasil pajak kendaraan sekitar Rp70 miliar,&quot; kata SF Hariyanto di Bangkinang, Kamis (11/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, penerapan opsen pajak telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan daerah. Pada 2025, penerimaan Kabupaten Kampar dari sektor tersebut meningkat menjadi sekitar Rp110 miliar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Artinya ada tambahan sekitar Rp39 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, potensi yang bisa digali masih sangat besar,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan data yang dimiliki Pemprov Riau, jumlah kendaraan bermotor di Kabupaten Kampar mencapai sekitar 500 ribu unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 228 ribu kendaraan tercatat masih menunggak pajak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Nilai potensi tunggakan dari kendaraan tersebut diperkirakan mencapai Rp60 miliar,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melihat besarnya potensi tersebut, SF Hariyanto meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kampar ikut berperan aktif menyosialisasikan pentingnya membayar pajak kendaraan kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menilai kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten menjadi kunci untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus mendongkrak pendapatan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami berharap seluruh OPD dapat membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat dan mengingatkan kembali pentingnya membayar pajak kendaraan,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut SF Hariyanto, apabila sebagian besar tunggakan tersebut dapat dibayarkan, manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat melalui pembangunan berbagai infrastruktur daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kalau 50 persen saja dari tunggakan itu bisa dibayarkan, tentu akan sangat membantu pembangunan, termasuk pembangunan jalan dan fasilitas publik lainnya,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mendorong keterlibatan berbagai elemen masyarakat, mulai dari organisasi kemasyarakatan hingga kader PKK, untuk ikut mengedukasi warga tentang pentingnya taat pajak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami berharap semua pihak ikut bergerak, termasuk PKK hingga tingkat RT dan RW, agar masyarakat semakin sadar dan patuh membayar pajak,&quot; pungkasnya. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/4043348757-1781158077-6a2a50bdf2ccc.jpg"/><pubDate>Thu, 11 Jun 2026 14:24:57 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5472/sf-hariyanto-kejar-potensi-rp60-miliar-dari-228-ribu-kendaraan-menunggak-pajak-di-kampar</guid></item><item><title>Pimpinan Baru BAZNAS Kampar Dilantik, Purwadi: Semoga Lebih Menyejahterakan Masyarakat</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5471/pimpinan-baru-baznas-kampar-dilantik-purwadi-semoga-lebih-menyejahterakan-masyarakat</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BANGKINANG KOTA (RUANGRIAU.COM) &#45;&lt;/strong&gt; Bupati Kampar H Ahmad Yuzar telah resmi melantik dan mengambil sumpah Pimpinan Badan Amil Zakat (BAZNAS) Kabupaten Kampar periode 2026&#45;2031 pada hari Rabu (10/06/2026) pagi, bertempat di Aula Balai Pendopo, Rumah Dinas Bupati Kampar, Jalan Prof HM Yamin SH, Kelurahan Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kampar yang terpilih dan resmi dilantik yaitu Ketua Arizon, Wakil Ketua I Wahid Arbangi, Wakil Ketua II Abdullah, Wakil Ketua III H Syarifuddin dan Wakil Ketua H Husni Thamrin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua BAZNAS Kabupaten Kampar periode 2021&#45;2026 H Purwadi usai pelantikan tersebut dari Bangkinang Kota menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Ketua dan Wakil Ketua BAZNAS kabupaten Kampar periode 2026&#45;2031.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, pelantikan Ketua dan Wakil Ketua BAZNAS kabupaten Kampar periode 2026&#45;2031 telah dilaksanakan. Semoga bisa bekerja lebih baik dan mensejahterakan masyarakat Kampar,&quot; ucap Purwadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pimpinan BAZNAS kabupaten Kampar periode 2021&#45;2026 kepemimpinan Ketua Purwadi didampingi Wakil Ketua I Aldin Susilo, Wakil Ketua II H Sudirman Datuok Patio, Wakil Ketua III Yatarullah dan Wakil Ketua IV Ridwan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dimasa kepemimpinan Ketua Purwadi dan Wakil Ketua lainnya, BAZNAS kabupaten Kampar sangat aktif dan bergerak terus untuk meningkatkan pengumpulan zakat, infaq, sedekah dan pendistribusian kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/66959084829-img-20260611-wa0006.jpg"/><pubDate>Thu, 11 Jun 2026 11:49:50 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5471/pimpinan-baru-baznas-kampar-dilantik-purwadi-semoga-lebih-menyejahterakan-masyarakat</guid></item><item><title>Polsek Rupat dan Petani Panen Jagung Bersama, Bukti Sinergi untuk Ketahanan Pangan</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5470/polsek-rupat-dan-petani-panen-jagung-bersama-bukti-sinergi-untuk-ketahanan-pangan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;RUPAT (RUANGRIAU.COM) &#45; &lt;/strong&gt;Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rupat Polres Bengkalis bersama kelompok tani dan masyarakat melaksanakan kegiatan panen jagung di wilayah Kecamatan Rupat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan di daerah. Terlihat anggota Polsek Rupat turun langsung ke lahan pertanian bersama para petani saat proses panen berlangsung.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hasil panen jagung yang cukup baik menjadi penyemangat bagi petani untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu penopang ketahanan pangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Rupat AKP Faisal,SH menyampaikan bahwa Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam mendukung program&#45;program pemerintah, termasuk di bidang ketahanan pangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Setelah dimotivasi dan dilakukan pendampingan kepada kelompok tani, masyarakat semakin semangat memanfaatkan lahan yang tersedia untuk kegiatan produktif, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan mendukung ketahanan pangan nasional. Seperti dilakukan Mas Riadi yang telah menanam jagung pipil dan berhasil panen,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Para petani mengapresiasi dukungan dan perhatian yang diberikan Polsek Rupat. Mereka berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus berlanjut demi meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan panen jagung ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen Polsek Rupat dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia melalui penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Rupat. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/9987701904-img-20260611-wa0004.jpg"/><pubDate>Thu, 11 Jun 2026 11:41:01 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5470/polsek-rupat-dan-petani-panen-jagung-bersama-bukti-sinergi-untuk-ketahanan-pangan</guid></item><item><title>DLHK Resmikan LPS dan Bank Sampah Sukajadi, Dorong Warga Kelola Sampah dari Lingkungan Sendiri</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5469/dlhk-resmikan-lps-dan-bank-sampah-sukajadi-dorong-warga-kelola-sampah-dari-lingkungan-sendiri</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) &#45; &lt;/strong&gt;Upaya mewujudkan Pekanbaru yang bersih dan bebas sampah terus diperkuat. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru meresmikan Sekretariat Lembaga Pengelola Sampah (LPS) Sukajadi Bersih dan Bank Sampah Sukajadi Serasi sebagai pusat pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kelurahan Sukajadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peresmian dilakukan langsung oleh Kepala DLHK Kota Pekanbaru Reza Aulia Putra, Rabu (10/6/2026). Dan turut dihadiri Camat Sukajadi Adri Hidayat Putra, Plt Lurah Sukajadi Fahrul Ichsan Syafa’at, para lurah se&#45;Kecamatan Sukajadi, Babinsa, pengurus LPM, ketua RT/RW, serta pengurus LPS Sukajadi Bersih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Reza mengapresiasi inisiatif warga yang berhasil membentuk dan mengelola LPS secara swadaya tanpa bergantung pada anggaran pemerintah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“LPS merupakan wadah pengelolaan sampah yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat tanpa menggunakan anggaran dari APBD. Ini menunjukkan bahwa kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan terus tumbuh dan berkembang,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Reza, keberadaan sekretariat LPS dan bank sampah menjadi bukti kuat bahwa pengelolaan sampah dapat dilakukan mulai dari lingkungan terkecil dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menilai semangat gotong royong yang ditunjukkan warga Sukajadi sejalan dengan program Pemerintah Kota Pekanbaru dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Dengan hadirnya Sekretariat LPS dan Bank Sampah di Kelurahan Sukajadi, saya melihat adanya semangat gotong royong yang luar biasa. Ini merupakan bentuk dukungan langsung masyarakat terhadap program Bapak Wali Kota Pekanbaru dalam menciptakan wilayah yang bersih dan bebas dari sampah,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Reza menegaskan, persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, ia berharap model pengelolaan sampah berbasis swadaya yang diterapkan di Sukajadi dapat menjadi inspirasi bagi kelurahan lain di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Ketua LPS Sukajadi Bersih, Meiko, mengatakan pembentukan LPS dan bank sampah berangkat dari keinginan bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus memberikan nilai ekonomi dari sampah yang dikelola dengan baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal senada disampaikan Camat Sukajadi Adri Hidayat Putra yang mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak dalam mendukung terbentuknya LPS Sukajadi Bersih dan Bank Sampah Sukajadi Serasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan adanya fasilitas tersebut, masyarakat diharapkan semakin aktif memilah, mengurangi, dan mengelola sampah sejak dari rumah. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan Pekanbaru yang lebih bersih, hijau, dan nyaman bagi seluruh warga. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/74658974146-img-20260611-wa0002.jpg"/><pubDate>Thu, 11 Jun 2026 11:08:17 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5469/dlhk-resmikan-lps-dan-bank-sampah-sukajadi-dorong-warga-kelola-sampah-dari-lingkungan-sendiri</guid></item><item><title>Wawako Pekanbaru Lantik 42 Pejabat, Tekankan Pelayanan Cepat dan Bebas Penyalahgunaan Wewenang</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5468/wawako-pekanbaru-lantik-42-pejabat-tekankan-pelayanan-cepat-dan-bebas-penyalahgunaan-wewenang</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) &#45; &lt;/strong&gt;Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar, melantik 42 aparatur sipil negara (ASN) yang mendapat promosi dan penugasan jabatan baru di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, Rabu (10/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Lantai VI Kompleks Perkantoran Pemko Pekanbaru di Tenayan Raya dan dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemko.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari puluhan pejabat yang dilantik, dua di antaranya menduduki posisi kepala dinas, yakni Mahyuddin sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru dan Sarbaini sebagai Kepala Dinas Pertanahan Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, terdapat tiga pejabat yang dilantik sebagai sekretaris perangkat daerah, yaitu Martin Manoluk sebagai Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan, dan Fira Septiyanti sebagai Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelantikan juga mencakup pejabat administrator, pengawas, serta pejabat fungsional yang merupakan bagian dari penataan dan penguatan organisasi perangkat daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Markarius menjelaskan, seluruh pejabat yang dilantik merupakan hasil proses manajemen talenta yang diterapkan Pemerintah Kota Pekanbaru dalam menempatkan ASN sesuai kompetensi dan kinerjanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia meminta para pejabat yang baru dilantik untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jangan sampai melakukan penyalahgunaan wewenang. Kemudian harus quick response. Harus respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat,&quot; tegas Markarius.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, tantangan birokrasi saat ini menuntut aparatur pemerintah bekerja lebih cepat, adaptif, dan mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, ia mengingatkan seluruh pejabat untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarperangkat daerah agar target pembangunan dan pelayanan publik dapat tercapai secara optimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, para pejabat juga didorong untuk terus menghadirkan inovasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sistem manajemen talenta ini memungkinkan kita untuk melakukan evaluasi tanpa membutuhkan waktu yang terlalu panjang,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Markarius berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan tugas barunya dan menunjukkan kinerja terbaik demi mendukung program pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Pekanbaru.&lt;strong&gt; (*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/21997425049-img-20260610-wa0008.jpg"/><pubDate>Wed, 10 Jun 2026 15:47:42 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5468/wawako-pekanbaru-lantik-42-pejabat-tekankan-pelayanan-cepat-dan-bebas-penyalahgunaan-wewenang</guid></item><item><title>Jelang Pengukuhan DPD IKM Kampar, Pengurus Audiensi dengan Bupati</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5467/jelang-pengukuhan-dpd-ikm-kampar-pengurus-audiensi-dengan-bupati</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BANGKINANG KOTA (RUANGRIAU.COM) &#45;&lt;/strong&gt; Pengurus DPD Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kabupaten Kampar menggelar kegiatan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar menjelang pengukuhan secara serentak sebanyak lima kabupaten/kota di Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengukuhan akan dilaksanakan secara serentak di Kota Pekanbaru pada 20 Juni 2026 mendatang dan bakal dihadiri Menteri Kebudayaan Republik Indonesia M Fadli Zon dan Wakil Gubenur Provinsi Sumatera Barat Vasco Rusaimi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agenda audiensi ini dipimpin langsung oleh Ketua DPD IKM Kabupaten Kampar H Manufri didampingi Wakil DPD Boy Gunawan, Koordinator Bidang Agama Dr Faisal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Rencana pengukuhan serentak lima kabupaten/kota di Provinsi Riau, tanggal 20 Juni 2026 di Pekanbaru,&quot; ujar Boy yang juga berprofesi sebagai Advokat, Rabu (10/06/2026) pagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ditambahkannya, setelah pengukuhan dilanjutkan dengan acara jalan santai bersama dengan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia dan Wagub Sumatera Barat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Hari ini kita agenda audiensi dengan bapak Bupati Kampar Ahmad Yuzar, karena Bupati sebagai Dewan Pembina IKM kabupaten Kampar,&quot; ujarnya saat berada di Rumah Dinas Bupati Kampar, Jalan Prof HM Yamin SH, Kelurahan Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar.&lt;strong&gt; (*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/43915984158-img-20260610-wa0025.jpg"/><pubDate>Wed, 10 Jun 2026 15:07:46 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5467/jelang-pengukuhan-dpd-ikm-kampar-pengurus-audiensi-dengan-bupati</guid></item><item><title>Panen Jagung Pipil Berbuah Manis, Petani Rupat Rasakan Peningkatan Pendapatan</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5466/panen-jagung-pipil-berbuah-manis-petani-rupat-rasakan-peningkatan-pendapatan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;RUPAT (RUANGRIAU.COM) &#45; &lt;/strong&gt;Senyum bahagia terpancar dari wajah petani saat menikmati hasil panen jagung pipil program ketahanan pangan nasional yang digerakkan Polsek Rupat, sebagai wujud nyata keberhasilan program ketahanan pangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari penghujung Pulau Rupat yang berbatasan dengan negara Malaysia, petani dengan kerja keras, semangat gotong royong, serta dukungan berbagai pihak, lahan yang ditanami oleh Kelompok Tani Harapan Baru Mas Riadi terletak di Jalan Pelabuhan Roro Kelurahan Batu Panjang, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis kini memberikan hasil yang nyata bisa meningkatkan pendapatan petani.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Panen jagung ini menjadi bukti bahwa sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,&quot; ucap Kapolsek Rupat AKP Faisal SH.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara, Ketua Kelompok Tani jagung pipil binaan Polsek Rupat, Mas Riadi mengaku, kehadiran Polri, yakni Polsek Rupat di tengah&#45;tengah petani sebagai mitra dan pendamping berhasil mendorong semangat para petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kehadiran jajaran Polsek Rupat dalam memotivasi dan mendampingi kami para petani untuk menanam jagung pipil akhirnya berbuah manis. Dimana hasil yang didapat sangat memuaskan dan menambah pendapatan kami. Untuk kedepan saya tetap menanam jagung pipil dan berharap petani yang lain ikut program ketahanan pangan binaan Polsek Rupat,&quot; ujar Mas Riadi tersenyum lebar saat personel Polsek Rupat dan personel Kelurahan Batu Panjang juga ikut panen jagung pipil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui sinergi antara petani, pemerintah, dan Polri, program ketahanan pangan di Kecamatan Rupat diharapkan semakin berkembang guna mendukung swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/23923893693-img-20260610-wa0021.jpg"/><pubDate>Wed, 10 Jun 2026 13:17:54 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5466/panen-jagung-pipil-berbuah-manis-petani-rupat-rasakan-peningkatan-pendapatan</guid></item><item><title>Lewat Pos Ronda, Bhabinkamtibmas Polsek Rupat Dorong Warga Manfaatkan Lahan Produktif</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5465/lewat-pos-ronda-bhabinkamtibmas-polsek-rupat-dorong-warga-manfaatkan-lahan-produktif</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;RUPAT (RUANGRIAU.COM) &#45; &lt;/strong&gt;Dalam upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional, personel Bhabinkamtibmas Polsek Rupat memanfaatkan kegiatan sambang dan pos ronda untuk menyampaikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya ketahanan pangan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Rupat AKP Faisal SH mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Kapal Briptu M. Yudha A, SH bertujuan mengajak warga untuk memanfaatkan lahan pekarangan maupun lahan kosong yang tersedia guna ditanami tanaman produktif, seperti jagung pipil dan komoditas pangan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Melalui dialog yang berlangsung di pos ronda, personel Polsek Rupat memberikan pemahaman mengenai manfaat ketahanan pangan bagi kesejahteraan keluarga serta pentingnya peran masyarakat dalam mendukung program swasembada pangan pemerintah,&quot; ujar AKP Faisal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Rupat AKP Faisal SH melalui Bhabinkamtibmas juga mengajak warga untuk terus menjaga semangat gotong royong, memperkuat kelompok tani, serta berpartisipasi aktif dalam berbagai program pertanian yang dapat meningkatkan hasil produksi pangan di wilayah Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dengan sinergi antara Polri dan masyarakat, diharapkan program ketahanan pangan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan perekonomian serta ketahanan pangan masyarakat,&quot; ujar Kapolsek. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/7477088807-img-20260610-wa0019.jpg"/><pubDate>Wed, 10 Jun 2026 13:12:44 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5465/lewat-pos-ronda-bhabinkamtibmas-polsek-rupat-dorong-warga-manfaatkan-lahan-produktif</guid></item><item><title>Bupati Kampar Resmi Lantik Ketua dan Wakil Ketua BAZNAS Kampar 2026&#45;2031</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5464/bupati-kampar-resmi-lantik-ketua-dan-wakil-ketua-baznas-kampar-20262031</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BANGKINANG KOTA (RUANGRIAU.COM) &#45;&lt;/strong&gt; Ketua dan Wakil Ketua Badan Amil Zakat (BAZNAS) Kabupaten Kampar periode 2026&#45;2031 telah resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Kampar H Ahmad Yuzar, Rabu (10/06/2026) pagi, bertempat di Aula Balai Pendopo, Rumah Dinas Bupati Kampar, Jalan Prof HM Yamin SH, Kelurahan Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kampar yang telah resmi dilantik dan diambil sumpahnya yaitu Ketua Arizona, Wakil Ketua I Wahid Arbangi, Wakil Ketua II Abdullah, Wakil Ketua III Dr H Syafruddin dan Wakil Ketua IV Dr H Husni Thamrin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat pelantikan dan pengambilan sumpah Ketua dan Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Kampar ini disaksikan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr Ardi Mardiansyah dan Pelaksana Tugas (Plt) Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar Tengku Said Hidayat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tamoak hadir Wakil Bupati Kampar Dr Hj Misharti, Forkopimda yaitu Kasi Datun Kejari Kampar, Kabag Sumda Polres Kampar, Perwakilan PN Bangkinang Kelas IB, Perwakilan Pengadilan Agama Bangkinang Kelas IB, Perwakilan Kodim 0313/KPR, Perwakilan Yonif 132/BS Salo dan undangan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelantikan ini juga dihadiri langsung mantan Ketua BAZNAS kabupaten Kampar H Purwadi didampingi Wakil Ketua lainnya periode 2021&#45;2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu hadir juga sejumlah pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan pejabat Adminitrator dan Fungsional di Lingkungan Pemerintah daerah kabupaten Kampar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bupati Kampar H Ahmad Yuzar usai melantik dan mengambil sumpah menyampaikan ucapan selamat atas amanah yang telah diamanahkan dan diemban oleh Ketua dan Wakil Ketua BAZNAS kabupaten Kampar periode 2026&#45;2031. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/21604628870-img-20260610-wa0001.jpg"/><pubDate>Wed, 10 Jun 2026 11:36:36 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5464/bupati-kampar-resmi-lantik-ketua-dan-wakil-ketua-baznas-kampar-20262031</guid></item><item><title>Pemprov Riau Setop Rekrutmen PNS Tahun Ini, Jumlah ASN Dinilai Sudah Terlalu Banyak</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5463/pemprov-riau-setop-rekrutmen-pns-tahun-ini-jumlah-asn-dinilai-sudah-terlalu-banyak</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) &#45;&lt;/strong&gt;Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memastikan tidak akan membuka rekrutmen Pegawai Negeri Sipil (PNS) baru pada tahun ini. Keputusan tersebut diambil karena jumlah aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Riau dinilai sudah cukup besar, terutama setelah pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam beberapa tahun terakhir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, Budi Fakhri, mengatakan kondisi jumlah pegawai saat ini membuat pemerintah belum perlu menambah personel baru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Untuk tahun ini, Pemprov Riau dipastikan tidak akan melakukan rekrutmen PNS baru terlebih dahulu. Langkah ini harus diambil karena saat ini jumlah total pegawai di lingkungan pemerintah provinsi sudah terhitung cukup banyak,&quot; kata Budi Fakhri di Pekanbaru, Rabu (10/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, selain jumlah ASN yang sudah besar, pertimbangan utama lainnya adalah tingginya beban belanja pegawai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini, porsi anggaran untuk gaji dan tunjangan pegawai di lingkungan Pemprov Riau telah berada di atas 30 persen dari total APBD. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena pemerintah daerah dituntut untuk menjaga keseimbangan anggaran agar pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saat ini persentase belanja pegawai kita posisinya sudah berada di atas 30 persen. Mempertimbangkan kondisi keuangan daerah saat ini, maka kebijakan yang paling rasional adalah tidak menambah beban lewat rekrutmen pegawai baru,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Budi menjelaskan, pemerintah pusat telah menetapkan kebijakan agar belanja pegawai pemerintah daerah tidak melebihi 30 persen dari total APBD. Ketentuan tersebut ditargetkan berlaku secara penuh mulai 1 Januari 2027.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski demikian, pemerintah pusat masih membahas kemungkinan pemberian relaksasi bagi daerah yang hingga saat ini belum mampu memenuhi ketentuan tersebut. Pasalnya, masih banyak pemerintah daerah di Indonesia yang memiliki porsi belanja pegawai di atas batas yang ditetapkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Budi, opsi pemberian masa transisi tambahan sedang dibahas di tingkat pemerintah pusat agar daerah memiliki waktu lebih panjang untuk melakukan penyesuaian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Formulasi pemberian relaksasi tersebut sudah dibahas bersama di pusat. Salah satu opsi yang mengemuka adalah memberikan masa tenggang tambahan selama satu tahun bagi daerah yang belanja pegawainya masih di atas 30 persen agar tidak langsung terkena sanksi,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan kebijakan ini, Pemprov Riau akan lebih fokus melakukan penataan kebutuhan pegawai dan menjaga kesehatan fiskal daerah sebelum kembali membuka peluang rekrutmen ASN di masa mendatang. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/5055781463-budi-fakhri.jpg"/><pubDate>Wed, 10 Jun 2026 11:17:04 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5463/pemprov-riau-setop-rekrutmen-pns-tahun-ini-jumlah-asn-dinilai-sudah-terlalu-banyak</guid></item><item><title>Jasad Cepi Ditemukan 3,5 Kilometer dari Lokasi Hanyut di Sungai Kampar</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5462/jasad-cepi-ditemukan-35-kilometer-dari-lokasi-hanyut-di-sungai-kampar</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;KAMPAR (RUANGRIAU.COM) &#45; &lt;/strong&gt;Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Cepi (30), warga asal Bandung yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Kampar. Korban ditemukan sekitar 3,5 kilometer dari lokasi awal kejadian, dalam kondisi meninggal dunia, Senin (8/6/2026) petang setelah dua hari proses pencarian dilakukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jasad korban ditemukan mengapung dan tersangkut di sekitar keramba ikan milik warga di aliran Sungai Kampar, Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan korban ditemukan saat Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran sungai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Korban ditemukan sekitar pukul 17.49 WIB setelah Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran sungai,&quot; ujar Budi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia mengapung di dekat keramba ikan warga, sekitar 3,5 kilometer dari titik awal korban dilaporkan hanyut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan Pekanbaru menerima laporan mengenai seorang warga yang tenggelam di Sungai Kampar. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setibanya di lokasi, petugas berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR Gabungan dan melakukan pemantauan di sekitar area tempat korban terakhir terlihat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Memasuki hari kedua operasi pencarian, Tim SAR Gabungan menggelar briefing dan evaluasi sebelum kembali melanjutkan penyisiran. Pencarian dilakukan menggunakan pola paralel dengan menyisir aliran Sungai Kampar sejauh kurang lebih tiga kilometer ke arah hilir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski sejak pagi hingga sore pencarian dilakukan secara maksimal, keberadaan korban belum juga ditemukan. Namun menjelang petang, tim akhirnya menemukan jasad korban mengapung di sekitar keramba ikan milik warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Bangkinang untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga,&quot; jelas Budi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi ditutup dan seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke satuan masing&#45;masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Budi turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bekerja keras selama proses pencarian berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bersinergi dan bekerja maksimal selama operasi pencarian. Semoga kerja sama yang baik ini terus terjalin dalam setiap operasi kemanusiaan ke depan,&quot; tutupnya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid mengatakan, meski korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, keberhasilan operasi pencarian tersebut menjadi bukti kuat sinergi dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat. Mulai dari kepolisian, tim SAR, TNI, pemerintah desa hingga masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami mengajak masyarakat untuk selalu waspada dan mengutamakan keselamatan. Hindari berenang di lokasi yang memiliki arus deras atau kondisi yang tidak diketahui. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” pesan Kapolsek. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/60936360247-20-img-20260609-wa0014.jpg"/><pubDate>Tue, 09 Jun 2026 13:39:48 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5462/jasad-cepi-ditemukan-35-kilometer-dari-lokasi-hanyut-di-sungai-kampar</guid></item><item><title>Lewat DDS, Polsek Rupat Dorong Kemandirian Pangan Keluarga</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5461/lewat-dds-polsek-rupat-dorong-kemandirian-pangan-keluarga</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;RUPAT (RUANGRIAU.COM) &#45; &lt;/strong&gt;Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Rupat juga aktif mendukung program ketahanan pangan. Melalui kunjungan langsung ke rumah&#45;rumah warga, Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga sekaligus memperkuat kemandirian pangan dari tingkat rumah tangga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satunya melalui kegiatan Door to Door System (DDS) yang dilaksanakan Bhabinkamtibmas Polsek Rupat, Aiptu Bambang Haryanto, di Desa Pangkalan Nyirih, Kecamatan Rupat, Senin (9/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kunjungan langsung ke rumah&#45;rumah warga, Aiptu Bambang mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan yang dimiliki untuk menanam berbagai tanaman pangan, sayuran, maupun komoditas produktif lainnya. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kemandirian pangan keluarga sekaligus mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas tidak hanya menyampaikan pesan&#45;pesan kamtibmas, tetapi juga memberikan edukasi mengenai manfaat pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber kebutuhan pangan sehari&#45;hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan yang ada untuk menanam sayuran, cabai, maupun tanaman pangan lainnya. Selain membantu memenuhi kebutuhan keluarga, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung ketahanan pangan nasional,&quot; ujar Aiptu Bambang Haryanto.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, pemanfaatan lahan yang tersedia di sekitar rumah dapat menjadi solusi sederhana namun efektif dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan keluarga, kegiatan tersebut juga berpotensi meningkatkan kesejahteraan warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aiptu Bambang juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan dan menjaga ketahanan pangan yang berkelanjutan di lingkungan masing&#45;masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran Polri di tengah masyarakat mendapat sambutan positif dari warga. Mereka mengapresiasi peran aktif Polsek Rupat yang tidak hanya fokus menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan motivasi serta pendampingan kepada masyarakat dalam mengembangkan sektor pangan keluarga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui komunikasi dan silaturahmi yang terus terjalin, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat. Dengan demikian, program ketahanan pangan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Rupat. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/53045081783-img-20260609-wa0002.jpg"/><pubDate>Tue, 09 Jun 2026 12:44:00 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5461/lewat-dds-polsek-rupat-dorong-kemandirian-pangan-keluarga</guid></item><item><title>Door to Door Kejar Pajak Kendaraan, Kader PKK Pekanbaru Bakal Diberi Insentif</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5460/door-to-door-kejar-pajak-kendaraan-kader-pkk-pekanbaru-bakal-diberi-insentif</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) &#45;&lt;/strong&gt; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyiapkan strategi baru untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Melalui keterlibatan kader PKK hingga tingkat RW, Pemko akan melakukan pendataan dan sosialisasi langsung ke rumah&#45;rumah warga. Sebagai bentuk dukungan, kader yang terlibat juga disiapkan insentif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemko Pekanbaru dan Pemerintah Provinsi Riau dalam menggali potensi penerimaan daerah yang selama ini belum tergarap secara maksimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami berkolaborasi dengan Pemprov Riau untuk mencari dan menggali potensi PAD, khususnya dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor. Plt Gubernur mengapresiasi karena peningkatan PAD Kota Pekanbaru cukup signifikan,&quot; ujar Agung usai menerima data PKB dari Pemprov Riau di Kompleks Perkantoran Tenayan Raya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Agung, peningkatan PAD yang dicapai Pekanbaru tidak terlepas dari pendekatan jemput bola yang selama ini dijalankan pemerintah. Selain melibatkan ASN dan PPPK paruh waktu, pemko juga mengoptimalkan peran kader PKK yang berada langsung di lingkungan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui Program Satu ASN Satu RW, setiap wilayah telah memiliki ASN pendamping. Ke depan, kader PKK yang tinggal di lingkungan tersebut akan diberi tugas membantu pendataan, sosialisasi, dan edukasi terkait kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kader PKK yang tinggal di lingkungan setempat lebih memahami kondisi masyarakat. Mereka dapat melakukan pendataan sekaligus menyampaikan informasi terkait pajak kendaraan bermotor secara langsung kepada warga,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak hanya mengingatkan warga untuk membayar pajak, kader PKK juga akan memberikan informasi mengenai proses mutasi kendaraan berpelat luar daerah agar beralih menjadi pelat Pekanbaru. Langkah ini dinilai penting untuk menambah potensi penerimaan PKB bagi daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, masyarakat juga akan diberikan informasi terkait program pemutihan pajak kendaraan yang sedang berlangsung. Dengan demikian, warga yang masih memiliki tunggakan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melunasi kewajibannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemko Pekanbaru juga berupaya mempermudah akses pelayanan bagi masyarakat. Warga akan mendapat pendampingan dan arahan untuk mengurus administrasi pembayaran pajak, baik melalui kantor Samsat maupun layanan Samsat yang tersedia di Mal Pelayanan Publik (MPP).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk mendukung keberhasilan program tersebut, Pemko Pekanbaru berencana memberikan insentif kepada kader PKK yang terlibat aktif dalam pendataan dan sosialisasi pajak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami akan memberikan insentif kepada kader PKK agar mereka dapat bekerja maksimal, turun langsung dari rumah ke rumah, sekaligus mengetahui kondisi masyarakat di wilayah tempat mereka tinggal,&quot; kata Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Langkah yang dilakukan Pemko Pekanbaru ini mendapat apresiasi dari Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto. Bahkan, pola yang diterapkan Pekanbaru dinilai layak menjadi contoh bagi daerah lain di Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Plt Gubernur mengapresiasi langkah yang kami lakukan. Bahkan, beliau mendorong agar pola seperti ini dapat diterapkan di daerah lain guna meningkatkan PAD secara keseluruhan di Provinsi Riau,&quot; pungkas Agung. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/5973708327-img-20260520-wa0075.jpg"/><pubDate>Tue, 09 Jun 2026 10:20:28 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5460/door-to-door-kejar-pajak-kendaraan-kader-pkk-pekanbaru-bakal-diberi-insentif</guid></item><item><title>PT BSP dan Fakultas Teknik UNRI Bahas Kerja Sama Program Magang Berdampak</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5459/pt-bsp-dan-fakultas-teknik-unri-bahas-kerja-sama-program-magang-berdampak</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) &#45; &lt;/strong&gt;PT Bumi Siak Pusako (BSP) menerima kunjungan Dekan Fakultas Teknik Universitas Riau (UNRI), Prof. Ahmad Fadli, ST, MT, PhD, bersama Penanggung Jawab MBKM Fakultas Teknik UNRI, Yola Bertilsya Hendri, MT, PhD, Jumat (5/6/2026). Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama dalam pelaksanaan program Magang Berdampak bagi mahasiswa Universitas Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kunjungan itu merupakan bagian dari upaya Fakultas Teknik UNRI memperluas ruang belajar mahasiswa melalui keterlibatan langsung dengan dunia industri. Program tersebut sejalan dengan semangat Kampus Berdampak yang mendorong sinergi antara perguruan tinggi dan dunia usaha untuk menjembatani kebutuhan akademik dengan dunia kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rombongan diterima oleh Team Manager Community Development PT BSP, Tengku Muchlis, ST, MT, Human Capital Management Manager Bayu Mulyadi, SE, serta Auditor Internal PT BSP Ahmad Fadhli, ST, MT.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pertemuan tersebut, Tengku Muchlis menyampaikan apresiasi atas kunjungan pihak Fakultas Teknik UNRI. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri merupakan langkah strategis untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Dekan Fakultas Teknik UNRI. Kami berharap ini menjadi langkah awal yang strategis bagi universitas tempatan dan dunia industri untuk membangun kerja sama yang saling mendukung,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertemuan kedua belah pihak membahas sejumlah aspek terkait pelaksanaan program Magang Berdampak, mulai dari mekanisme penerimaan mahasiswa, kapasitas penempatan, sistem pembimbingan, kesesuaian bidang kerja dengan kompetensi mahasiswa, hingga target capaian selama program berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Human Capital Management Manager PT BSP, Bayu Mulyadi, mengatakan pembahasan tersebut memberikan gambaran awal mengenai kebutuhan kompetensi di lingkungan kerja perusahaan serta pola pembimbingan yang dapat diterapkan selama program magang berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Hasil pembahasan ini diharapkan menjadi dasar penyusunan program magang yang lebih terstruktur, sesuai kebutuhan industri dan tetap sejalan dengan tujuan pembelajaran di perguruan tinggi,” kata Bayu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik UNRI, Prof. Ahmad Fadli, menegaskan bahwa keterlibatan aktif sektor industri sangat penting dalam mencetak lulusan yang kompeten dan siap kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, penguasaan teori di ruang kuliah perlu dilengkapi dengan pengalaman langsung di lapangan agar mahasiswa memahami penerapan ilmu keteknikan, budaya kerja, serta standar profesional di dunia industri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, kerja sama tim, hingga daya adaptasi mahasiswa,” ujar Ahmad Fadli.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penanggung Jawab MBKM Fakultas Teknik UNRI, Yola Bertilsya Hendri, menambahkan bahwa program Magang Berdampak dirancang untuk memberikan manfaat tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga program studi, fakultas, dan perusahaan mitra.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas kemungkinan pelaksanaan sesi kick&#45;off sebelum mahasiswa mulai menjalani magang di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fakultas Teknik UNRI berharap komunikasi yang telah terjalin dapat segera ditindaklanjuti melalui pelaksanaan program Magang Berdampak yang terencana dan berkelanjutan, sekaligus mendukung implementasi Kampus Berdampak di lingkungan Universitas Riau. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/79587123783-img-20260608-wa0283.jpg"/><pubDate>Mon, 08 Jun 2026 22:03:14 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5459/pt-bsp-dan-fakultas-teknik-unri-bahas-kerja-sama-program-magang-berdampak</guid></item><item><title>15 Peserta Dinyatakan Lulus Seleksi Akhir JPTP Kampar, Lanjut ke Tes Kesehatan di RSJ Tampan</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5458/15-peserta-dinyatakan-lulus-seleksi-akhir-jptp-kampar-lanjut-ke-tes-kesehatan-di-rsj-tampan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BANGKINANG KOTA (RUANGRIAU.COM) &#45;&lt;/strong&gt; Setelah ditunggu sejak Senin (8/6/2026) dini hari hingga siang tadi, belum juga tampak ada pengumuman resmi terhadap hasil Seleksi Akhir yang diikuti sebanyak 33 peserta melalui website resmi milik Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kampar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mendekati pukul 14:00 WIB barulah muncul pengumuman resmi oleh Panitia Seleksi Terbuka (Panselter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar tahun 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Panselter yang diketuai oleh Prof Dr H Ilyas Husti lewat surat pengumuman dengan Nomor: 021 / PANSEL &#45; SELTER / KPR / 2026 Tentang Penetapan Hasil Akhir Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama kabupaten Kampar. Berdasarkan Keputusan Panitia Seleksi Nomor: 020 / PANSEL&#45;SELTER / KPR / 2026, tanggal 08 Juni 2026 tentang Penetapan Hasil Akhir Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, dengan ini diumumkan peserta yang dinyatakan lulus Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar sebanyak 15 orang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peserta yang dinyatakan lulus pada seleksi akhir diwajibkan mengikuti Tes Kesehatan Jasmani, Rohani dan Bebas Narkoba di Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru pada &amp;nbsp;hari Senin sampai dengan Selasa (08&#45;09 Juni 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Biaya Tes Kesehatan Jasmani, Rohani dan Bebas Narkoba dibebankan kepada peserta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Demikian isi pengumuman yang sudah diupload pada website resmi milik BKPSDM kabupaten Kampar yang telah ditanda tangani oleh Ketua Panselter JPTP tahun 2026 atas nama Prof Dr H Ilyas Husti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1. Sekdakab Kampar : Ardi Mardiansyah, Marahalim dan Yuli Usman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2. Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Kampar : Nafiaduddin, Tengku Said Hidayat dan Zulfikar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3.Asisten III Administrasi Umum Setdakab Kampar : Al Kautsar, Irwan AR dan Yogi Riadh Yudistira.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;4.Inspektur Daerah Kabupaten Kampar : Leonardi, Muhammad Irsyad dan Sutani Rakhmad,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;5.Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampa : Alimora, Rita Anggraini dan Zulhendra Dasat.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/24646836552-img-20260608-wa0271.jpg"/><pubDate>Mon, 08 Jun 2026 17:57:13 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5458/15-peserta-dinyatakan-lulus-seleksi-akhir-jptp-kampar-lanjut-ke-tes-kesehatan-di-rsj-tampan</guid></item><item><title>Tolak Titipan dan Penerimaan di Luar Sistem, PWI Pekanbaru Siap Dampingi Pemko Kawal SPMB 2026/2027</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5457/tolak-titipan-dan-penerimaan-di-luar-sistem pwi-pekanbaru-siap-dampingi-pemko-kawal-spmb-20262027</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) &#45;&lt;/strong&gt; Kelompok Kerja (Pokja) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Pekanbaru menyatakan komitmen penuh dampingi Pemko Pekanbaru kawal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 agar berjalan transparan, adil, dan bebas dari praktik penyimpangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komitmen tersebut disampaikan lansung&amp;nbsp;Ketua Pokja PWI Pekanbaru, Andre Zaky, saat mengikuti&amp;nbsp;Deklarasi dan Penanda Tanganan Komitmen Pakta Integritas SPMB Tahun 2026 di Balai Pendidikan dan Menengah (BPM) Riau, Senin (8/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Andre Zaky menegaskan, SPMB harus menjadi instrumen pemerataan pendidikan yang menjamin seluruh anak memperoleh akses sekolah yang sama tanpa diskriminasi latar belakang sosial, ekonomi, maupun kedekatan dengan pejabat atau pihak tertentu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, pelaksanaan SPMB wajib bersih dari praktik titipan, pungutan liar, percaloan, serta berbagai bentuk intervensi yang berpotensi mencederai prinsip keadilan pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami mendukung penuh langkah Pemerintah Kota Pekanbaru menjalankan SPMB secara transparan dan berintegritas. Tidak boleh lagi ada istilah siswa titipan, baik dari pejabat, tokoh masyarakat, maupun pihak yang memiliki pengaruh. Semua harus tunduk pada aturan yang sama,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, seluruh sekolah harus konsisten menjalankan mekanisme penerimaan sesuai ketentuan yang berlaku tanpa pengecualian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jangan ada penerimaan siswa karena rasa sungkan, tekanan, atau intimidasi dari pihak tertentu. Semua sekolah harus berani menegakkan aturan dan menolak siswa yang masuk melalui jalur di luar sistem,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Andre Zaky juga mengingatkan bahwa penerimaan siswa di luar sistem resmi dapat berdampak serius terhadap masa depan peserta didik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Siswa yang tidak tercatat dalam sistem berisiko tidak terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik), kehilangan hak atas berbagai bantuan pemerintah, hingga menghadapi kendala administrasi pendidikan di kemudian hari berupa Ijazah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Penerapan SPMB yang disiplin bukan hanya soal kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga bentuk perlindungan terhadap hak&#45;hak peserta didik,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan, PWI Pekanbaru juga menyatakan siap mendampingi kepala sekolah dan satuan pendidikan yang menghadapi tekanan atau intervensi selama proses penerimaan murid baru berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami mendorong seluruh kepala sekolah tetap teguh menjalankan regulasi. Jangan takut terhadap intimidasi atau tekanan dari pihak mana pun.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PWI siap mengawal agar seluruh tahapan SPMB berjalan sesuai aturan,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, mengakui bahwa berdasarkan evaluasi tahun&#45;tahun sebelumnya masih ditemukan praktik percaloan dan pungutan uang masuk yang mencederai rasa keadilan dalam dunia pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, Pemko Pekanbaru menyambut baik komitmen bersama, khususnya,&amp;nbsp;PWI Pekanbaru berkomitmen &amp;nbsp;untuk memperkuat pengawasan dan memastikan SPMB berjalan lebih bersih, transparan, dan akuntabel.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Pemko Pekanbaru juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah sekolah swasta guna memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi kekhawatiran orang tua terkait keterbatasan daya tampung sekolah negeri maupun biaya pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pendidikan adalah hak setiap anak bangsa. Karena itu, akses pendidikan harus dijamin tanpa diskriminasi dan tanpa intervensi pihak mana pun,” tegas Markarius&lt;strong&gt;. (*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/51065154770-img-20260608-wa0270.jpg"/><pubDate>Mon, 08 Jun 2026 16:54:39 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5457/tolak-titipan-dan-penerimaan-di-luar-sistem pwi-pekanbaru-siap-dampingi-pemko-kawal-spmb-20262027</guid></item><item><title>SPMB SMP Pekanbaru Dibuka 22 Juni, Ini Jadwal Lengkap dan Tahapan Pendaftarannya</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5456/spmb-smp-pekanbaru-dibuka-22-juni-ini-jadwal-lengkap-dan-tahapan-pendaftarannya</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) &#45; &lt;/strong&gt;Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru mulai mematangkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP Tahun 2026. Jika tidak ada perubahan, proses pendaftaran akan dibuka pada 22 Juni mendatang secara daring. Orang tua dan calon peserta didik diimbau memahami seluruh tahapan, mulai dari pendaftaran, verifikasi berkas, pengumuman hasil seleksi hingga daftar ulang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan, mengatakan pendaftaran direncanakan mulai dibuka pada pekan ketiga Juni atau tepatnya pada 22 Juni 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Untuk tingkat SMP rencananya akan dibuka pada 22 Juni. Saat ini kami masih mempersiapkan seluruh proses pelaksanaannya,&quot; ujar Alek, Senin (8/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring. Informasi lengkap mengenai SPMB dapat diakses melalui situs resmi penyelenggara: smp.spmbpekanbaru.id.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pelaksanaannya, SPMB 2026 dibagi ke dalam beberapa jalur penerimaan, yakni jalur domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Adapun tahapan pelaksanaan yang telah disiapkan meliputi:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• 22–24 Juni 2026: Pendaftaran dan pemilihan sekolah.&lt;br&gt;• 25–27 Juni 2026: Verifikasi serta seleksi berkas.&lt;br&gt;• 28–29 Juni 2026: Pengumuman hasil seleksi.&lt;br&gt;• 28–30 Juni 2026: Daftar ulang bagi peserta yang dinyatakan lulus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alek mengingatkan para orang tua agar tidak hanya berfokus pada sekolah negeri saat memilih sekolah tujuan. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko siswa tidak tertampung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan, Pemko Pekanbaru telah menjalin kerja sama dengan sejumlah SMP swasta untuk memastikan seluruh anak tetap memperoleh akses pendidikan tanpa terkendala biaya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sebagian orang tua mungkin lebih memilih sekolah negeri karena biaya yang lebih ringan. Namun saat ini Pemko Pekanbaru sudah menggandeng sejumlah sekolah swasta agar anak&#45;anak tetap bisa bersekolah secara gratis,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui program tersebut, siswa yang diterima di sekolah swasta mitra akan mendapatkan fasilitas pendidikan gratis selama tiga tahun masa belajar di tingkat SMP sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program ini diharapkan dapat menjamin seluruh anak usia sekolah di Pekanbaru memperoleh kesempatan pendidikan yang layak, merata, dan berkeadilan tanpa terbebani persoalan biaya. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/8674506043-ilustrasi-spmb-google-xquud.jpg"/><pubDate>Mon, 08 Jun 2026 15:15:34 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5456/spmb-smp-pekanbaru-dibuka-22-juni-ini-jadwal-lengkap-dan-tahapan-pendaftarannya</guid></item><item><title>Kampar Junior FA Wakili Riau di Piala Garuda Nasional, Terkendala Biaya Keberangkatan</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5455/kampar-junior-fa-wakili-riau-di-piala-garuda-nasional-terkendala-biaya-keberangkatan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BANGKINANG KOTA (RUANGRIAU.COM) &#45;&lt;/strong&gt; Tim sepak bola usia dini Kampar Junior FA kembali mengharumkan nama Kabupaten Kampar dan Provinsi Riau. Setelah sukses menjadi juara Piala Garuda Anak Indonesia kategori U&#45;11 tingkat Riau, tim ini berhak mewakili Riau pada ajang Piala Garuda Anak Indonesia Seri Nasional di Lampung. Namun di balik prestasi tersebut, persoalan biaya masih menjadi tantangan utama yang dihadapi tim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kampar Junior FA kembali mencatatkan prestasi membanggakan di sepak bola usia dini. Klub asal Kabupaten Kampar itu berhasil menjadi juara Piala Garuda Anak Indonesia kategori U&#45;11 tingkat Provinsi Riau dan memastikan tiket ke putaran nasional yang akan digelar di Lampung pada 17&#45;27 Juni 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manager Kampar Junior FA, Nofri Irnaldi, mengatakan bahwa timnya berhasil menjadi yang terbaik di Riau setelah bersaing dengan sejumlah klub usia dini terbaik dari berbagai daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Untuk kategori U&#45;11, Kampar Junior FA berhasil meraih juara pertama tingkat Provinsi Riau. Sementara untuk kategori U&#45;10 dan U&#45;12, kami menjadi runner&#45;up,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan hasil tersebut, Kampar Junior FA dipercaya mewakili Riau pada Piala Garuda Anak Indonesia Seri Nasional dan akan menghadapi tim&#45;tim terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Prestasi ini menambah catatan positif Kampar Junior FA. Sebelumnya, tim U&#45;10 juga sukses meraih gelar juara pada Piala KONI Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski demikian, Nofri mengungkapkan bahwa persoalan pendanaan masih menjadi hambatan terbesar dalam mengikuti kompetisi tingkat nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mencontohkan, tim U&#45;10 yang sebelumnya berhasil menjadi juara Piala KONI Riau terpaksa tidak berangkat ke tingkat nasional karena keterbatasan biaya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Prestasi anak&#45;anak sudah ada, tetapi kendala terbesar kami hampir selalu soal biaya. Ini yang sering menjadi penghalang untuk mengikuti kompetisi di level yang lebih tinggi,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, pihaknya berharap adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kampar, PSSI, KONI Kampar, maupun para sponsor dan pihak swasta agar pembinaan sepak bola usia dini dapat berjalan lebih optimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Nofri, Kampar Junior FA tidak hanya fokus mengejar prestasi, tetapi juga berkomitmen membina dan mencetak pemain&#45;pemain muda yang kelak bisa berkiprah di level profesional maupun memperkuat daerah dalam berbagai ajang seperti Liga Suratin, Liga 4, Porprov, hingga Porda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain pembinaan rutin, Kampar Junior FA juga aktif menggelar berbagai turnamen usia dini di Stadion Tuanku Tambusai, seperti Liga Talenta Sepak Bola (LTS), Piala IGC, dan Piala Dunia Antar SD.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menjelang keberangkatan ke Lampung, Nofri meminta dukungan dan doa masyarakat Kampar serta Provinsi Riau agar Kampar Junior FA mampu memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami mohon doa dan dukungan masyarakat Kampar dan Riau agar anak&#45;anak bisa tampil maksimal dan membawa nama baik daerah di Piala Garuda Anak Indonesia Seri Nasional,&quot; tutupnya&lt;strong&gt;. (*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/18548600534-img-20260608-wa0000.jpg"/><pubDate>Mon, 08 Jun 2026 07:37:40 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5455/kampar-junior-fa-wakili-riau-di-piala-garuda-nasional-terkendala-biaya-keberangkatan</guid></item><item><title>Infrastruktur Jadi Perhatian, Wabup Kampar: Kita Sudah Lalukan Berbagai  Langkah dan Upaya Agar Segera Diperbaiki</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5454/infrastruktur-jadi-perhatian-wabup-kampar-kita-sudah-lalukan-berbagai--langkah-dan-upaya-agar-segera-diperbaiki</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BANGKINANG KOTA (RUANGRIAU.COM) &#45;&lt;/strong&gt; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dibawah kepemimpinan Bupati Kampar H Ahmad Yuzar dan Wakil Bupati (Wabup) Kampar Dr Hj Misharti menaruh perhatian besar terhadap kondisi infrastruktur di wilayah Kabupaten Kampar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Demikian ditegaskan oleh Bupati Kampar H Ahmad Yuzar yang dikonfirmasi melalui Wabup Kampar Dr Hj Misharti, Ahad (7/6/2026) siang, dari Bangkinang Kota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pemkab Kampar sangat berkomitmen terhadap kondisi jalan yang rusak saat ini. kita sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar segera ditindaklanjuti karena ini tentu berdampak pada perekonomian masyarakat,&quot; ungkap Wabup dengan tegas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemkab Kampar, juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah peduli terhadap kondisi jalan yang rusak di wilayah Kabupaten Kampar, termasuk Tapung. Ini artinya masyarakat ikut berkontribusi dalam pembangunan melalui informasi yang disampaikan kepada pemimpin untuk segera ditindaklanjuti dan mendapatkan perhatian untuk diperbaiki.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Membangun daerah itu tidak hanya menjadi tanggung jawab dari pemerintah saja, semua pihak harus terlibat sesuai dengan peran dan fungsi nya masing&#45;masing. Sinergitas antara Pemda dengan seluruh lapisan masyarakat itu sangat dibutuhkan dalam pembangunan,&quot; jelas Misharti yang akrab disapa Sijilbab Ungu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam memperbaiki kondisi infrastruktur di Kampar, terutama di wilayah Tapung Raya yang viral saat ini, lanjut Wabup, telah dilakukan berbagai langkah dan upaya baik komunikasi dan koordinasi langsung maupun secara administrasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Tentu dalam memperbaiki kondisi infrastruktur ini tidak mudah terutama dalam kondisi efesiensi anggaran, tapi kita harus tetap memberikan perhatian dan prioritas terhadap jalan, jembatan dan lainnya yang berkaitan dengan kondisi daerah kita. Untuk jalan yang rusak di Tapung Raya itu, Pemda Kampar sudah berkoordinasi dangan pemerintah provinsi Riau melalui Dinas terkait,&quot; imbuhnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sedangkan untuk jalan nasional, Wabup menjelaskan, Pemkab Kampar juga melakukan berbagai langkah dan upaya serta melalui koordinasi dengan pihak Kementerian Pekerjaan Umum lewat Balai Pengelolaan Jalan Nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Selain pihak Pemprov Riau dan Kementrian, Pemda Kampar juga berkomunikasi secara berjenjang melalui legislatif baik tingkat kabupaten, provinsi dan DPR RI agar secara bersama&#45;sama mencari solusi supaya segera dapat diperbaiki sehingga berdampak bagi masyarakat dalam sektor perekonomian, baik angkutan maupun distribusi barang,&quot; ungkap Wabup.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ditegaskan Wabup, perbaikan infrastruktur ini tidak hanya menjadi tanggung jawab dan kewajiban dari Pemda Kampar saja, tapi ada regulasi dan aturan yang harus diikuti.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mencontohkan, jika jalan merupakan aset Pemkab, maka itu menjadi tanggungjawab Pemda Kampar. Tapi jika itu jalan provinsi dan nasional, tentu itu menjadi kewenangan mereka pula. Tentu tidak mungkin, Pemda Kampar diam, tapi tetap disampaikan dan berkomunikasi dengan pihak provinsi maupun pusat agar menjadi atensi.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jika jalan rusak, tentu sangat berdampak pada kelancaran arus lalu lintas kendaraan, barang dan orang untuk menunjang perekonomian masyarakat. Terkait jalan rusak di wilayah Tapung Raya yang menjadi tanggung jawab Pemprov Riau dan Pemerintah Pusat, tentu kita sampaikan melalui koordinasi dan administrasi. Semoga jalan yang rusak di Tapung Raya segera diperbaiki oleh pihak terkait,&quot; tutup Wabup. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/81308560391-img-20260607-wa0130.jpg"/><pubDate>Sun, 07 Jun 2026 23:19:01 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5454/infrastruktur-jadi-perhatian-wabup-kampar-kita-sudah-lalukan-berbagai--langkah-dan-upaya-agar-segera-diperbaiki</guid></item><item><title>Korban Tenggelam di Sungai Kampar Masih Dicari, Polisi Ungkap Kronologinya</title><link>https://ruangriau.com/news/detail/5453/korban-tenggelam-di-sungai-kampar-masih-dicari-polisi-ungkap-kronologinya</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;KAMPAR (RUANGRIAU.COM) &#45; &lt;/strong&gt;Korban tenggelam atas nama Cepi Ahmad Munawar (34), berprofesi sebagai Buruh, berjenis kelamin laki&#45;laki, beralamat di Jalan Kampung Suka Mandi, RT 001 / RW 012, Desa Pada Ulun, Kecamatan Malajaya, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat masih belum ditemukan sampai saat ini. Meskipun sudah dilakukan pencaharian di sepanjang sungai Kampar, Ahad (7/6/2026) siang hingga sore.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang melalui Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid, Ahad sore membeberkan kronologis terjadinya peristiwa tenggelamnya korban di sungai Kampar tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut mantan Kapolsek Siak Hulu dan Kasat Reserse Narkoba Polres Kampar ini bahwa, korban orang hanyut atau tengelam di aliran sungai Kampar tepatnya di Pulau Kasiok, dusun 01, RT 001 / RW 010, desa Muara Jalai, kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar, Riau telah dilakukan pencaharian sampai sore dan belum ditemukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pada hari Minggu, tanggal 07 Juni 2026 sekitar pukul 14.00 WIB di dapat informasi dari masyarakat adanya orang tenggelam di Pulau Kasiok, Dusun 1, RT 001 / RW 010, desa Muara Jalai, kecamatan Kampar Utara, &amp;nbsp;kabupaten Kampar atas informasi tersebut, Saya selaku Kapolsek Kampar langsung &amp;nbsp;memerintahkan Kanit Reskrim Ipda David Gusmanto dan personil piket Polsek Kampar untuk mendatangi TKP,&quot; jelas Kapolsek Kampar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya, lanjut Kapolsek, berdasarkan laporan yang diterima dari lokasi kejadian tersebut di dapat informasi, bahwa pada hari Minggu, tanggal 07 Juni &amp;nbsp;2026 sekira pada pukul 13:00 WIB, Ketiga orang yang sedang memancing di dalam sungai Kampar tepatnya di Pulau Kasiok, Dusun 1, RT 001 / &amp;nbsp;RW 010, desa Muara Jalai, kecamatan Kampar Utara, kabupaten Kampar yang mana tempat mereka memancing berpindah dari awal mereka memancing ke arah hilir sungai yang mana di tempat awal mereka memancing dangkal air nya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kemudian setelah mereka bergeser kearah hilir sungai Kampar. Kedua orang tersebut atas nama Dede Oleh Nurdiansyah dan korban mandi dan berenang di sungai Kampar tersebut, Namun pada saat berenang tersebut, mereka tidak mengetahui bahwa ada tempat sungai yang airnya dalam, dan mereka berdua terbawa arus sungai Kampar dan mereka berdua berusaha untuk berenang ke tepi sungai Kampar dan teman korban Dede Oleh Nurdiansyah sampai ke tepi sungai Kampar dan Korban terus berusaha ke tepi sungai Kampar dan berteriak meminta tolong,&quot; jelas Kapolsek lagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ditambahkan Kapolsek, pada saat timbul tenggelam tersebut, teman korban lainnya atas nama Wawan Setiawan yang sedang memancing melihat kedua teman yang meminta tolong langsung berusaha memanggil warga yang sedang berada di daratan untuk meminta bantuan pertolongan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pada saat korban yang dalam posisi timbul tenggelam dan terbawa arus sungai Kampar yang saat itu dilihat oleh saksi&#45;saksi. Kemudian saksi&#45;saksi langsung memanggil warga untuk meminta pertolongan bantuan. Akhirnya teman korban atas nama Dede Oleh Nurdiansyah berhasil diselamatkan warga dan langsung dibawa oleh warga ke Rumah Sakit Umum (RSUD) Bangkinang untuk dilakukan tindakan medis,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kata Asdisyah, pada pukul 14.45 WIB, Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kampar langsung turun ke lokasi dan melakukan pencarian terhadap korban yang sampai saat ini masih belum di temukan,&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Tim sampai saat ini masih mencari oorban yang tenggelam tersebut,&quot; kata Kapolsek sore itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mengakhiri wawancara, Kapolsek Kampar menegaskan bahwa terhadap kejadian tersebut, Polsek Kampar sudah melakukan berbagai tindakan diantaranya dengan mendatangi dan mengamankan TKP, mencatat saksi&#45;saksi, membantu melakukan pencaharian terhadap korban. Polsek Kampar juga berkoordinasi dengan pihak keluarga korban dan membuat laporan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya, Polsek Kampar juga menindaklanjuti atas peristiwa dan kejadian tengelam korban dengan menggali informasi terhadap saksi&#45;saksi di TKP, mengumpulkan barang bukti, melakukan penyelidikan dan membuat laporan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Bagi warga yang beraktifitas, baik itu mandi dan mancing serta aktifitas lainnya di sepanjang sungai Kampar harus tetap waspada dan berhati&#45;hati agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di sepanjang sungai Kampar,&quot; imbau Kapolsek sembari mengakhiri wawancara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya korban atas nama Cepi Ahmad Munawar bersama teman diantanya Dede Oleh Nurdiansyah (32) tahun, jenis laki&#45;laki, agama Islam, berprofesi Buruh, beralamat di Jalan Kampung Gunung Leutik, RT 002 / RW 015, desa Giri Asih, kecamatan Batu Jajar, &amp;nbsp;kabupaten Bandung Barat, provinsi Jawa Barat mancing lalu mandi bersama ditempat lokasi dangkal, namun tanpa mereka sadari sampai terbawa arus ke bagian yang dalam sehingga hanyut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dede dan Cepi berusaha menyelamatkan diri dengan berbagai upaya tapi takdir berkata lain. Wawan Setiawan (32), jenis kelamin Laki&#45;laki, beragama Islam, berprofesi sebagai Buruh, beralamat di Jalan Kampung Kalapa, RT 001 / RW 012 , desa Pada Ulun, kecamatan Majalaya, kabupaten Bandung, provinsi Jawa Barat melihat kondisi kedua temannya langsung berteriak dan meminta tolong warga sekitar untuk menolong.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akhirnya berkat pertolongan warga, teman korban Dede dapat diselamatkan dan langsung dibawa oleh warga ke RSUD Bangkinang. Sedangkan korban Cepi hanyut dan akhirnya tenggelam terbawa arus sungai Kampar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun saksi &#45; saksi yang berada di lokasi yaitu Andri Arjuna (37), berprofesi sebagai sopir, beralamat di Rumbai Palas, Kota Pekanbaru dan Ali Yus (49), berprofesi sebagai petani, beralamat di Rumbai Palas, Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Korban tenggelam dibawa arus sungai Kampar diduga karena tidak bisa berenang dan masih belum ditemukan. Begitu juga dengan teman korban yang dievakuasi ke RSUD Bangkinang belum didapat informasi terupdate. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://ruangriau.com/assets//berita/original/8965006412-img-20260607-wa0128.jpg"/><pubDate>Sun, 07 Jun 2026 23:11:22 +0700</pubDate><guid>https://ruangriau.com/news/detail/5453/korban-tenggelam-di-sungai-kampar-masih-dicari-polisi-ungkap-kronologinya</guid></item></channel></rss>