Pasar Tumpah di Pekanbaru Diminta Tak Ganggu Lalu Lintas

Selasa, 10 Maret 2026

Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar.

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Menjelang Idulfitri, pasar tumpah mulai bermunculan di berbagai ruas jalan di Kota Pekanbaru. Pemerintah Kota (Pemko) mengingatkan para pedagang agar tidak berjualan hingga memakan badan jalan karena dapat memicu kemacetan dan mengganggu kelancaran lalu lintas.

Pasar musiman ini biasanya menjual berbagai kebutuhan Lebaran yang banyak dicari masyarakat. 

Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan, keberadaan pasar tumpah memang menjadi persoalan yang hampir selalu muncul setiap tahun saat mendekati Lebaran.

"Pasar tumpah ini memang menjadi pekerjaan rumah setiap tahun, apalagi menjelang Lebaran. Karena itu kita sudah memerintahkan Dishub untuk melakukan penataan," kata Markarius.

Ia menjelaskan, Pemko telah meminta Dinas Perhubungan (Dishub) bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk menata keberadaan pasar tumpah agar aktivitas jual beli tetap berjalan tanpa mengganggu pengguna jalan.

Menurutnya, pedagang diminta tidak menggunakan badan jalan maupun bahu jalan agar sirkulasi lalu lintas tetap lancar.

"Supaya sirkulasi jalan tetap lancar. Disperindag juga kita minta mengawal agar diatur sedemikian rupa, jangan sampai memakai badan jalan atau bahu jalan," ujarnya.

Selain melakukan penataan pasar tumpah, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho juga telah menginstruksikan Dinas Perhubungan untuk menurunkan personel di sejumlah titik yang berpotensi menimbulkan keramaian.

Petugas akan berjaga untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar selama aktivitas pasar musiman tersebut berlangsung.

Di sisi lain, Disperindag juga diminta mengatur keberadaan Pasar Ramadan yang biasanya bermunculan di sejumlah ruas jalan utama selama bulan puasa.

"Intinya, di bulan Ramadan ini kita akomodir semuanya. Pedagang bisa tetap berjualan dengan tertib dan masyarakat pengguna jalan juga tidak terganggu," katanya. (*)