Tekan Kemiskinan dan Stunting, Pekanbaru Raih Penghargaan dari Pemerintah Pusat

Senin, 27 April 2026

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menerima penghargaan dari pemerintah pusat atas capaian Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam menurunkan angka kemiskinan dan stunting.

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Keberhasilan menekan angka kemiskinan dan stunting membawa Kota Pekanbaru meraih apresiasi dari pemerintah pusat. Penghargaan tersebut sebagai pengakuan atas kinerja daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menerima penghargaan dari pemerintah pusat atas capaian Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam menurunkan angka kemiskinan dan stunting. Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, dalam ajang Penganugerahan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang digelar di Wyndham OPI Hotel Palembang, Sabtu (25/4/2026).

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas berbagai program strategis yang dijalankan Pemko Pekanbaru dan dinilai berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Agung mengatakan, capaian tersebut tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari jajaran pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat. "Penghargaan ini adalah hasil kerja bersama. Kami terus mendorong program-program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Salah satu fokus utama Pemko Pekanbaru adalah penanganan stunting melalui program zero stunting. Program ini diarahkan untuk menekan jumlah kasus secara bertahap melalui intervensi berkelanjutan.

Menurut Wali Kota, sepanjang 2025 lalu pemerintah kota mengerahkan kader posyandu di seluruh kelurahan untuk aktif memantau tumbuh kembang anak, memberikan edukasi gizi, serta mendampingi keluarga yang berisiko.

Langkah tersebut dinilai efektif karena penanganan dilakukan langsung di tingkat masyarakat, sehingga kasus stunting dapat terdeteksi dan ditangani lebih cepat. Selain stunting, Pemko Pekanbaru juga menjalankan berbagai program penanggulangan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat serta peningkatan akses terhadap layanan dasar.

Pemerintah memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran agar mampu meningkatkan taraf hidup warga secara nyata.

Tak hanya menerima penghargaan, Pemko Pekanbaru juga memperoleh dana apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri sebesar Rp2 miliar. Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk memperkuat dan melanjutkan program zero stunting di Pekanbaru.

"Dana ini akan kami manfaatkan sebaik mungkin agar program zero stunting terus berjalan dan hasilnya semakin meningkat," kata Agung.

Ia menegaskan, penghargaan yang diterima bukanlah tujuan akhir, melainkan motivasi untuk bekerja lebih baik dalam menyelesaikan persoalan sosial di Kota Pekanbaru.

"Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bekerja lebih keras menekan kemiskinan dan stunting," ucap Wali Kota.

Dengan capaian tersebut, Pekanbaru diharapkan mampu menjadi salah satu daerah percontohan dalam penanganan isu kesejahteraan masyarakat di tingkat nasional. (*)