
Plt Kadisdik Kota Pekanbaru Alek Kurniawan.
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyiapkan program bantuan perlengkapan sekolah bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu mulai jenjang PAUD, SD, hingga SMP. Program ini dilakukan untuk memastikan anak-anak tetap bisa mengikuti pendidikan dengan baik tanpa terkendala kebutuhan perlengkapan sekolah.
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Pemko Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan (Disdik) saat ini sedang melakukan pendataan, verifikasi, dan validasi terhadap siswa penerima di berbagai sekolah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Pekanbaru Alek Kurniawan mengatakan, bantuan yang diberikan tidak hanya berupa seragam sekolah, tetapi juga mencakup kebutuhan pendukung lainnya.
"Orang tua yang tidak mampu akan kita bantu perlengkapan sekolah anaknya. Bukan hanya seragam, tetapi juga sepatu, tas, hingga alat tulis. Pemerintah kota di bawah kepemimpinan Bapak Wali Kota Agung Nugroho ingin memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu bisa bersekolah dengan baik," kata Alek.
Ia menjelaskan, saat ini proses pendataan masih berlangsung melalui sekolah-sekolah untuk memastikan penerima bantuan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.
"Sekarang kita sedang melakukan validasi dan verifikasi data ke sekolah-sekolah. Jumlahnya nanti disesuaikan dengan data yang dihimpun dari lapangan," jelasnya.
Menurut Alek, program tersebut bukan semata-mata melihat jumlah penerima, melainkan menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang merata dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.
Ia menegaskan bahwa anak-anak dari keluarga kurang mampu menjadi prioritas agar tetap memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak.
"Intinya bukan soal jumlah, tetapi bagaimana pemerintah menghadirkan keadilan di bidang pendidikan. Anak-anak dari keluarga yang kurang mampu menjadi fokus utama program ini," ujarnya.
Program bantuan perlengkapan sekolah tersebut juga menjadi salah satu prioritas Pemko Pekanbaru dalam mendukung akses pendidikan yang lebih merata bagi masyarakat. (*)