Listrik Riau Pulih Total, ESDM Turun Tangan Selidiki Penyebab Blackout Sumatera

Senin, 25 Mei 2026

Pasokan listrik di Riau akhirnya kembali normal. Di tengah keberhasilan pemulihan sistem, Kementerian ESDM kini menginstruksikan investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab utama gangguan tersebu

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pasokan listrik di Provinsi Riau akhirnya kembali normal sepenuhnya setelah sempat terganggu akibat pemadaman massal yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Di tengah keberhasilan pemulihan sistem, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kini menginstruksikan investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab utama gangguan tersebut.

PLN Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau memastikan proses pemulihan sistem kelistrikan telah selesai dilakukan dan seluruh infrastruktur pendukung kembali beroperasi dengan kondisi stabil.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, I Komang Gede Sastrawan mengatakan pemulihan dilakukan secara bertahap sejak gangguan terjadi. Tim teknis PLN bekerja secara intensif untuk mengaktifkan kembali jaringan dan memastikan sistem berjalan aman.

“Sistem kelistrikan di wilayah Provinsi Riau saat ini telah dipulihkan seluruhnya pasca gangguan,” ujar Komang, Minggu (24/5/2026).

Proses pemulihan dilakukan dengan memeriksa jaringan transmisi, gardu induk, hingga kestabilan distribusi daya di berbagai daerah. Upaya tersebut dilakukan agar proses penormalan berjalan aman tanpa memicu gangguan lanjutan.

Komang juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas kesabaran selama proses pemulihan berlangsung.

“PLN UID Riau dan Kepulauan Riau mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh stakeholder serta kesabaran masyarakat selama proses pemulihan,” katanya.

Sebelumnya, pemadaman listrik berskala besar tersebut sempat berdampak pada berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari rumah tangga, pelayanan publik, hingga kegiatan ekonomi di sejumlah wilayah terdampak.

Di sisi lain, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) turut mengambil langkah cepat dengan menginstruksikan investigasi teknis secara menyeluruh terhadap insiden blackout yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera pada Jumat (22/5/2026).

Wakil Menteri ESDM Yuliot mengatakan pemerintah memberikan perhatian serius terhadap gangguan tersebut mengingat dampaknya yang cukup luas terhadap aktivitas masyarakat.

“Kementerian ESDM akan memastikan investigasi teknis dilakukan secara menyeluruh dan komprehensif guna mengetahui akar penyebab gangguan. Evaluasi total ini penting agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Yuliot, Senin (25/5/2026).

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Tri Winarno menambahkan, tim inspektur ketenagalistrikan telah diterjunkan ke lapangan guna melakukan pemeriksaan awal terhadap infrastruktur yang mengalami gangguan.

Selain investigasi, pemerintah juga menyiapkan langkah jangka panjang untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Sumatera. Beberapa langkah yang disiapkan antara lain penguatan jaringan transmisi utama, pembangunan pembangkit baru, hingga penyediaan pembangkit cadangan (blackstart) di setiap provinsi.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat sistem ketenagalistrikan nasional sekaligus meminimalkan risiko terjadinya pemadaman massal di masa mendatang. (*)