Meriahkan HUT Pekanbaru ke-242, Kecamatan Payung Sekaki Gelar Pacu Sampan dan Libatkan UMKM

Kamis, 28 Mei 2026

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) – Kecamatan Payung Sekaki akan menggelar lomba Pacu Sampan pada 13–14 Juni 2026 di Pemancingan Ammar, Kelurahan Tirtasiak, sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi Pekanbaru ke-242. Kegiatan yang didukung KONI Kota Pekanbaru ini tidak hanya menghadirkan olahraga tradisional, tetapi juga menjadi ajang pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang kebersamaan masyarakat melalui olahraga, budaya, dan aktivitas yang positif serta edukatif. Event tersebut juga mendapat dukungan penuh dari KONI Kota Pekanbaru sebagai bentuk pembinaan olahraga tradisional di daerah.

Plt Camat Payung Sekaki Abdullah mengatakan, Pacu Sampan bukan sekadar perlombaan, tetapi juga sarana melestarikan budaya Melayu sekaligus memperkuat nilai sportivitas dan kekompakan masyarakat.

“Pacu sampan ini bukan hanya perlombaan, tetapi bagian dari upaya melestarikan budaya Melayu dan menanamkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mengenalkan olahraga tradisional kepada generasi muda agar lebih mencintai budaya daerah dan ikut terlibat secara langsung.

“Kami ingin generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi memahami nilai-nilai yang terkandung dalam olahraga tradisional ini,” tambahnya.

Tak hanya berfokus pada olahraga dan budaya, kegiatan ini juga membuka ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk ikut berpartisipasi. Kehadiran para pelaku usaha diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi masyarakat selama kegiatan berlangsung.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Pekanbaru Achmad Faisal Reza, mengapresiasi inisiatif Kecamatan Payung Sekaki dalam menghidupkan kembali olahraga tradisional melalui event tersebut.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga sekaligus menjaga warisan budaya daerah,” katanya.

Ia menilai Pacu Sampan memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet-atlet berbakat dari tingkat kecamatan, sekaligus memperkuat identitas budaya lokal di Kota Pekanbaru.

Panitia juga memastikan kesiapan teknis kegiatan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah kecamatan, organisasi pemuda, hingga dukungan keamanan dan layanan kesehatan demi kelancaran perlombaan.

Dengan hadiah jutaan rupiah dan trofi bagi para pemenang, event ini diprediksi akan menarik antusiasme masyarakat untuk datang dan menyaksikan langsung perlombaan.

Mengusung semangat “Tunjukkan Tinggi Sportivitas, Lestarikan Budaya, Pererat Persaudaraan”, Pacu Sampan Payung Sekaki diharapkan menjadi ajang yang tidak hanya meriah, tetapi juga mempererat persaudaraan dan memperkuat budaya lokal di Kota Pekanbaru. (*)