Mandi dan Mancing di Sungai Kampar, Buruh Asal Jabar Terseret Arus Hingga Tenggelam di Pulau Kosiok

Ahad, 07 Juni 2026

KAMPAR  UTARA (RUANGRIAU.COM) - Meskipun arus tidak deras dan kondisi air surut, tapi masyarakat harus waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di sepanjang sungai Kampar, karena mara bahaya selalu mengintai. Baru hitungan bulan saja, sungai Kampar kembali memakan korban.

Cepi Ahmad Munawar (32), berprofesi sebagai buruh, berjenis kelamin laki-laki, beralamat di Jalan Kampung Suka Mandi, RT 001 / RW 012, Desa Pada Ulun, Kecamatan Malajaya, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat menjadi korban keganasan air sungai Kampar sampai saat ini belum ditemukan dan masih dilakukan pencaharian.

Kejadian orang tenggelam ini tejadi di aliran sungai Kampar tepatnya di Pulau Kosiok, Dusun I, RT 001 / RW 010, Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Ahad (7/6/2026) siang, sekitar pukul 14.00 WIB.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid, Ahad sore, membenarkan ada kejadian tersebut.

"Diduga korban tak pandai berenang dan terseret arus saat memancing di dalam sungai Kampar," ungkap Kapolsek.

Menurut Kapolsek, atas kejadian tersebut, Polsek Kampar langsung bergerak dan turun kelokasi dengan sejumlah personil untuk mencari korban bersama dengan pihak terkait dan masyarakat. 

"Saat ini personil Polsek Kampar bersama masyarakat dan pihak terkait melaksanakan kegiatan menelusuri sungai Kampar dalam rangka mencari korban tenggelam diseputaran Pulau Kosiok, desa Muara Jalai. Korban atas nama Cepi Ahmad Munawar (34) asal Bandung. Untuk informasi lebih lengkap menyusul," tutup Kapolsek Kampar. (*)