PT BSP dan Fakultas Teknik UNRI Bahas Kerja Sama Program Magang Berdampak

Senin, 08 Juni 2026

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - PT Bumi Siak Pusako (BSP) menerima kunjungan Dekan Fakultas Teknik Universitas Riau (UNRI), Prof. Ahmad Fadli, ST, MT, PhD, bersama Penanggung Jawab MBKM Fakultas Teknik UNRI, Yola Bertilsya Hendri, MT, PhD, Jumat (5/6/2026). Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama dalam pelaksanaan program Magang Berdampak bagi mahasiswa Universitas Riau.

Kunjungan itu merupakan bagian dari upaya Fakultas Teknik UNRI memperluas ruang belajar mahasiswa melalui keterlibatan langsung dengan dunia industri. Program tersebut sejalan dengan semangat Kampus Berdampak yang mendorong sinergi antara perguruan tinggi dan dunia usaha untuk menjembatani kebutuhan akademik dengan dunia kerja.

Rombongan diterima oleh Team Manager Community Development PT BSP, Tengku Muchlis, ST, MT, Human Capital Management Manager Bayu Mulyadi, SE, serta Auditor Internal PT BSP Ahmad Fadhli, ST, MT.

Dalam pertemuan tersebut, Tengku Muchlis menyampaikan apresiasi atas kunjungan pihak Fakultas Teknik UNRI. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri merupakan langkah strategis untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Dekan Fakultas Teknik UNRI. Kami berharap ini menjadi langkah awal yang strategis bagi universitas tempatan dan dunia industri untuk membangun kerja sama yang saling mendukung,” ujarnya.

Pertemuan kedua belah pihak membahas sejumlah aspek terkait pelaksanaan program Magang Berdampak, mulai dari mekanisme penerimaan mahasiswa, kapasitas penempatan, sistem pembimbingan, kesesuaian bidang kerja dengan kompetensi mahasiswa, hingga target capaian selama program berlangsung.

Human Capital Management Manager PT BSP, Bayu Mulyadi, mengatakan pembahasan tersebut memberikan gambaran awal mengenai kebutuhan kompetensi di lingkungan kerja perusahaan serta pola pembimbingan yang dapat diterapkan selama program magang berlangsung.

“Hasil pembahasan ini diharapkan menjadi dasar penyusunan program magang yang lebih terstruktur, sesuai kebutuhan industri dan tetap sejalan dengan tujuan pembelajaran di perguruan tinggi,” kata Bayu.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik UNRI, Prof. Ahmad Fadli, menegaskan bahwa keterlibatan aktif sektor industri sangat penting dalam mencetak lulusan yang kompeten dan siap kerja.

Menurutnya, penguasaan teori di ruang kuliah perlu dilengkapi dengan pengalaman langsung di lapangan agar mahasiswa memahami penerapan ilmu keteknikan, budaya kerja, serta standar profesional di dunia industri.

“Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, kerja sama tim, hingga daya adaptasi mahasiswa,” ujar Ahmad Fadli.

Penanggung Jawab MBKM Fakultas Teknik UNRI, Yola Bertilsya Hendri, menambahkan bahwa program Magang Berdampak dirancang untuk memberikan manfaat tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga program studi, fakultas, dan perusahaan mitra.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas kemungkinan pelaksanaan sesi kick-off sebelum mahasiswa mulai menjalani magang di lapangan.

Fakultas Teknik UNRI berharap komunikasi yang telah terjalin dapat segera ditindaklanjuti melalui pelaksanaan program Magang Berdampak yang terencana dan berkelanjutan, sekaligus mendukung implementasi Kampus Berdampak di lingkungan Universitas Riau. (*)