Pemko Pekanbaru Gratiskan SPP di 23 Sekolah Swasta, Dorong Zero Anak Putus Sekolah

Selasa, 23 Juni 2026

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho.

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperluas akses pendidikan bagi warganya dengan menggandeng 23 sekolah swasta di daerah tersebut. Melalui kebijakan ini, siswa yang bersekolah di sekolah-sekolah tersebut dibebaskan dari biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) selama tiga tahun penuh.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan tidak ada lagi anak di Pekanbaru yang putus sekolah. Ia menekankan bahwa pendidikan harus dapat diakses secara merata tanpa terkendala biaya.

“Maka tidak boleh lagi anak-anak di Pekanbaru yang putus sekolah. Pekanbaru harus zero anak putus sekolah,” kata Agung.

Program kerja sama antara Pemko Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan dengan 23 sekolah swasta ini diharapkan dapat memperluas daya tampung pendidikan, terutama pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), sekaligus menjadi solusi bagi keluarga yang mengalami keterbatasan ekonomi.

Adapun 23 sekolah swasta yang terlibat dalam program ini meliputi SMP Telekomunikasi, SMP Taruna Satria, SMP IT Badrul Islam, SMP Plus Terpadu, SMP IT Al-Muhajirin, SMP Tri Bhakti, SMP Pekerti Mulya, SMP Islam YLPI, SMP Masmur, SMP Tunas Karya, SMP Nurul Falah, SMP Yabri Terpadu, SMP Widya Graha, SMP PGRI, SMP Dwi Sejahtera, SMP IT Masmur 2 School, SMP Nurul Falah Kuli, SMP Muhammadiyah 5, SMP Islam Nurul Hidayah, SMP Plus At Thoiba, SMP Bukit Raya, SMP IT Darul Fiy Azkya, dan SMP IT Aziziyyah.

Melalui skema ini, seluruh siswa yang diterima di sekolah-sekolah tersebut tidak dikenakan biaya SPP selama masa pendidikan tiga tahun. Kebijakan ini diharapkan mampu mengurangi beban ekonomi masyarakat sekaligus memastikan anak-anak tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa hambatan biaya.

“Ini untuk mendukung pendidikan berkualitas bagi penerus Kota Pekanbaru,” ujar Agung.

Pemko Pekanbaru menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak di sektor pendidikan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memastikan seluruh anak mendapatkan kesempatan belajar yang setara. (*)