
Sekretaris Diskes Rohil Maria Susanti.
BAGANSIAPIAPI (RUANGRIAU.COM) - Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) memastikan stok obat untuk penanganan malaria tetap aman dan tersedia. Di tengah upaya menekan kasus malaria, masyarakat yang sedang menjalani pengobatan juga diminta disiplin mengonsumsi obat hingga tuntas agar penularan tidak terus berlanjut.
Kepala Diskes Rohil Ners Afridah melalui Sekretaris Diskes Maria Susanti mengatakan, ketersediaan obat malaria menjadi perhatian utama pihaknya. Stok obat dipantau setiap hari melalui aplikasi Sistem Monitoring Imunisasi dan Logistik secara Elektronik (SMILE).
"Stok obat dipastikan tersedia dan selalu menjadi perhatian kami. Ketersediaannya dipantau setiap hari melalui aplikasi SMILE yang diperbarui secara berkala," kata Maria usai menghadiri rapat koordinasi penanganan malaria di Pos Komando Satgas Malaria.
Untuk menekan penyebaran malaria, Diskes Rohil juga melakukan berbagai langkah pencegahan. Di antaranya penyemprotan insektisida pada dinding rumah warga atau indoor residual spraying, pembagian kelambu berinsektisida, serta edukasi kepada masyarakat.
"Kami terus melakukan berbagai upaya pencegahan dan penanganan malaria, termasuk memperkuat kolaborasi dengan instansi terkait agar pengendalian kasus dapat berjalan lebih maksimal," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komando Satgas Malaria Kabupaten Rohil Jhony Charles, mengingatkan masyarakat yang sedang menjalani pengobatan agar tidak menghentikan konsumsi obat meski kondisi tubuh mulai membaik.
Menurutnya, penderita malaria harus menjalani pengobatan sekaligus pemantauan selama sekitar 14 hari. Selama masa tersebut, pasien wajib mengikuti dosis dan petunjuk yang diberikan tenaga medis hingga dinyatakan selesai menjalani pengobatan.
"Saya mengimbau masyarakat yang sedang menjalani pengobatan agar mengikuti seluruh anjuran tenaga medis. Jangan berhenti minum obat hanya karena merasa sudah sembuh. Kelalaian seperti ini dapat menyebabkan penularan terus terjadi dan menyulitkan upaya pengendalian malaria," tegas Jhony. (*)