
SekdanKota Pekanbaru Zulhelmi Arifin, bersama jajaran Pemko Pekanbaru bertemu dengan perwakilan pedagang Pasar Teratai.
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Wajah Jalan Teratai, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, segera berubah. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai menata kawasan tersebut dengan memindahkan sekitar 450 pedagang ke Pasar Higienis.
Pasar Higienis yang berada di belakang gedung The Central, Jalan Ahmad Yani, disiapkan sebagai lokasi baru bagi para pedagang yang selama ini berjualan di sepanjang Jalan Teratai.
Relokasi ini dilakukan seiring penataan infrastruktur Jalan Teratai. Pemko Pekanbaru tengah memperbaiki jalan sekaligus membangun drainase di kawasan tersebut.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin, bersama jajaran Pemko Pekanbaru telah bertemu dengan perwakilan pedagang Pasar Teratai, Senin (24/8/2026).
Dalam pertemuan itu, Zulhelmi menyosialisasikan rencana relokasi sekaligus meminta para pedagang menempati lokasi yang telah disiapkan.
“Ada sekitar 450-an pedagang yang kita lakukan relokasi, yang akan masuk ke Pasar Higienis ini,” kata Zulhelmi usai pertemuan.
Pria yang akrab disapa Ami itu mengatakan, mayoritas pedagang merespons positif rencana tersebut dan bersedia pindah ke Pasar Higienis.
Relokasi ditargetkan mulai dilakukan pekan ini. Para pedagang akan dipindahkan secara bertahap untuk menempati lapak yang telah disiapkan.
“Dalam lima sampai enam hari ini kita akan laksanakan relokasi,” ujarnya.
Menurut Ami, penataan harus dilakukan agar pengerjaan Jalan Teratai dapat berjalan maksimal. Dalam pekan ini, pengaspalan jalan ditargetkan selesai, kemudian pekerjaan dilanjutkan dengan pembangunan drainase.
“Jadi kita mau pembangunannya maksimal,” katanya.
Pemko memastikan kapasitas Pasar Higienis mampu menampung sekitar 450 pedagang tersebut. Sejumlah bagian pasar juga akan direnovasi agar lebih nyaman bagi pedagang maupun pembeli.
Pola berjualan nantinya juga akan diatur dalam dua tahap. Sebagian pedagang berjualan mulai pukul 03.00 hingga 08.00 WIB, kemudian dilanjutkan oleh pedagang lainnya hingga sore hari.
“Pedagang ini berjualan kita bagi dua tahap. Ada yang dari jam 3 sampai jam 8 pagi, kemudian dilanjutkan pedagang lainnya sampai sore. Kita akan tata ini semua,” ucap Sekda. (*)