ISPA Meningkat Saat Udara Pekanbaru Memburuk, 177 Kasus Tercatat

Kamis, 27 Agustus 2026

Kadiskominfotiksan Pekanbaru Ardiansyah Eka Putra.

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Penurunan kualitas udara di Kota Pekanbaru mulai diikuti meningkatnya gangguan kesehatan masyarakat. Pada Rabu (26/8/2026), Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru mencatat 177 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan satu kasus pneumonia.

Kualitas udara Pekanbaru pada hari yang sama berada dalam rentang kategori Tidak Sehat hingga Sangat Tidak Sehat. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah karena paparan udara buruk dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kadiskominfotiksan) Kota Pekanbaru Ardiansyah Eka Putra, mengungkap, jumlah kasus ISPA meningkat seiring penurunan kualitas udara dalam dua hari terakhir.

“Jumlah kasus ISPA meningkat seiring penurunan kualitas udara selama dua hari belakangan,” ujar Ardiansyah.

Selain ISPA dan pneumonia, gangguan kesehatan lain juga tercatat di tengah kondisi kabut asap.

Ardiansyah menyebut terdapat tiga orang yang mengalami konjungtivitis atau mata merah. Kemudian tujuh orang mengalami iritasi kulit dan lima orang mengalami asma.

“Ada juga yang mengalami iritasi kulit sebanyak tujuh orang dan asma sebanyak lima orang,” jelasnya.

Sebagian besar masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan tersebut menjalani perawatan secara rawat jalan di fasilitas pelayanan kesehatan maupun puskesmas yang ada di Kota Pekanbaru.

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama kualitas udara belum membaik.

Warga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama jika tidak memiliki keperluan mendesak. Jika harus keluar rumah, masyarakat dianjurkan menggunakan masker untuk mengurangi paparan udara yang tidak sehat.

Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil dan masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan juga diminta mendapat perhatian lebih.

Pemko Pekanbaru mengingatkan masyarakat agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan kesehatan, terutama gangguan pernapasan maupun gejala lain yang muncul setelah terpapar kabut asap. (*)