Mutasi Polri, Wakapolda dan Tiga Kapolres di Riau Berganti

Senin, 31 Agustus 2026

Brigjen Pol Hengki Haryadi.

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Rotasi jabatan di tubuh Polri membawa perubahan pada sejumlah posisi penting di jajaran Polda Riau. Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi mendapat tugas baru sebagai Kapolda Papua Barat Daya, sementara tiga kapolres di Riau juga bergeser dan menempati jabatan baru.

Mutasi tersebut tertuang dalam tiga Surat Telegram Kapolri, yakni ST/1877/VIII/KEP./2026, ST/1878/VIII/KEP./2026, dan ST/1879/VIII/KEP./2026. Ketiga surat itu diterbitkan pada Minggu (30/8/2026) dan diteken Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo.

Dalam mutasi tersebut, Brigjen Polisi Hengki Haryadi dipercaya menjadi Kapolda Papua Barat Daya. Jenderal bintang satu itu menggantikan Brigjen Polisi Yulius Audie Sonny yang mendapat tugas baru di Sespim Lemdiklat Polri.

Posisi Wakapolda Riau yang ditinggalkan Hengki kini diisi Brigjen Polisi Simson Zet Ringu. Sebelumnya, Simson menjabat Wakapolda Gorontalo.

Perubahan juga terjadi pada tiga posisi kapolres di jajaran Polda Riau.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Siregar mendapat tugas baru sebagai Wakapolresta Sidoarjo, Jawa Timur, menggantikan AKBP Mohammad Zainur Rofik.

Posisi Kapolres Bengkalis selanjutnya dipercayakan kepada AKBP Eko Rubianto. Sebelumnya, Eko menjabat Kapolres Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Kemudian, Kapolres Indragiri Hulu AKBP Eka Eriady bergeser menjadi Wadir Reskrimum Polda Riau. Eka sebelumnya tercatat pernah menjabat sebagai Kapolres Siak dan Kapolres Indragiri Hulu.

Jabatan Kapolres Indragiri Hulu selanjutnya diisi AKBP John Louis Letedara. Sebelumnya, John menjabat Kapolres Pelalawan.

Sementara itu, posisi Kapolres Pelalawan kini dipercayakan kepada AKBP Ahmad Nur yang sebelumnya bertugas di Bareskrim Polri.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Akhmadi membenarkan adanya mutasi tersebut.

"Benar, termasuk Bapak Wakapolda," kata Akhmadi. (*)