PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Pemko Pekanbaru, naik sebesar 43 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Tepatnya mencapai hampir Rp1,175 triliun pada 2025.
Demikian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru Tengku Denny Muharapan di Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Senin (5/1/2026).
Lanjutnya, lonjakan PAD tersebut merupakan hasil dari sinergi yang terjalin antara pemko dan seluruh pemangku kepentingan. Lonjakan PAD itu termasuk partisipasi aktif warga dalam memenuhi kewajiban perpajakan dan retribusi daerah.
"Capaian PAD yang tinggi memberikan ruang fiskal yang lebih luas bagi Pemko Pekanbaru untuk melaksanakan berbagai program pembangunan," jelas Tengku Denny.
Dengan dukungan pendapatan daerah yang kuat, Pemko Pekanbaru dapat mempercepat pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, serta program-program yang langsung menyentuh kebutuhan warga. Bapenda akan terus berupaya meningkatkan kinerja pendapatan daerah melalui optimalisasi potensi pajak dan retribusi, serta penguatan pelayanan kepada wajib pajak. Tujuannya, agar pertumbuhan PAD dapat terjaga secara berkelanjutan. (*)