• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Internasional
  • Ruang Bebas
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sport
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • More
    • Tekno
    • Mom & Kids
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Travel
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
Pilihan
Aktivasi Siskamling, Bima Arya "Ronda" Bareng Wali Kota Bandung
Harga Beras Mulai Ada Penurunan di Banyak Daerah
Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem, Mendagri Tekankan Bantuan ke Masyarakat Harus Tepat Sasaran
Dinas Koperasi Kampar: 50 Persen Lahan Sawit yang Diserahkan PT Ciliandra ke Koperasi Siabu Tidak Layak
Ini Respon Kasat Lantas Polres Kampar, Terkait Keresahan Masyarakat Desa Siabu Terhadap Mobil Perusahaan Melebihi Tonase

  • Home
  • Daerah
  • Rohil

Diduga Mark Up Anggaran, APH Diminta Usut Proyek DD Sungai Segajah

Redaksi

Kamis, 22 Agustus 2024 23:41:22 WIB
Cetak
Diduga Mark Up Anggaran, APH Diminta Usut Proyek DD Sungai Segajah
Inilah sebagian pembangunan fisik dan program ketahanan pangan Desa Sungai Segajah dari dana desa tahun 2024 yang diduga mark up anggaran.

KUBU (RUANGRIAU.COM) - Sejumlah proyek yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2024 di Kepengbuluan Sungai Segajah, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menuai masalah di tengah masyarakat. 

Pasalnya, sejumlah kegiatan yang sudah direalisasikan tidak sejalan dengan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 7 Tahun 2021 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2022, Padat Karya Tunai Desa yang diharapkan dapat menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah besar, dengan memberikan honorarium (upah) langsung tunai kepada tenaga kerja baik secara harian maupun mingguan. 

Dengan tujuan dapat memperkuat daya beli masyarakat, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Sementara sejumlah kegiatan yang sudah direalisasikan tidak menggunakan Harian Orang Kerja (HOK) melainkan sistem borongan dari semua kegiatan sehingga diduga terjadi mark up anggaran karena tidak sesuai dengan Rancangan Anggaran Belanja (RAB). 

Selain pembanguan fisik gedung Posyandu Bunga Tanjung yang seharusnya sistem HOK juga program ketahanan pangan yang bergerak bidang pertanian tanaman nanas juga diborongkan kepada kelompok masyarakat, sehingga program HOK mandul di Kepenghuluan Sungai Segajah. 

Masyarakat mengaku akan terus mengawal semua kegiatan pembangunan dari dana desa sesuai amanat Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dalam Pasal 41 ayat (5) dan Pasal 42 ayat (5). 

Dalam pasal tersebut menegaskan bahwa tata cara pelaksanaan peran serta masyarakat dan pemberian penghargaan dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi perlu diatur dengan Peraturan Pemerintah. 

"Kami akan terus proaktif mengawal pembangunan dana desa ini," kata Muhamad Surdin, warga RT 02, RW 02, Kepenghuluan Sungai Segajah kepada wartawan, Rabu (21/8/2024). 

Diterangkan Muhammad Surdin, ada beberapa kegiatan pembangunan fisik yang sudah direalisasikan pemerintahan Kepenghuluan Sungai Segajah mulai dari pembangunan Posyandu, pembangunan jembatan dan ketahanan pangan (Ketapang). 

"Yang kami ketahui ada dua titik pembangunan fisik, pembuatan gedung Posyandu Bunga Tanjung, pembangunan jembatan di daerah wesel, dan penanaman nanas program ketahan pangan yang mencapai anggaran ratusan juta lebih dari semua kegiatan diduga mark up anggaran atau penggelembungan anggaran," jelasnya. 

Muhammad Surdin mengaku bersama warga lain akan terus membongkar semua pembangunan yang bersumber dana desa yang diduga berbau tindak pidana korupsi (Tipikor). 

"Kami akan berupaya membongkar ini semau atau mengusut tuntas, kami berharap kepada pihak aparat penegak hukum (APH) atau pihak yang berwajib agar mengusut tuntas dugaan mark up proyek dari Dana Desa Kepenghuluan Sungai Segajah, karena kami menilai anggaran yang begitu besar tidak sesuai dengan yang dibangun," ucapnya. 

Sementara itu, Pjs Datin Penghulu Sungai Segajah Nasriah Amd.Keb, mengaku semua kegiatan bersumber dari Dana Desa sudah direalisasikan, baik pembangunan fisik maupun program ketahan pangan. 

"Kalau program ketahan pangan itu sudah kita laksanakan, pekerja masyarakat tempatan. Dalam anggaran itu mulai dari penyediaan lahan, penanaman, pembelian bibit dan perawatan, namun kami tidak paham tentang Juknis dan regulasi kalau itu harus sistem upah Harian Orang Kerja (HOK) karena tidak ada diberitahu konsultan harus seperti itu," pungkasnya. (*)


 Editor : RR7/Bam

[ Ikuti RuangRiau.com ]


RuangRiau.com

Berita Lainnya
+INDEKS
Daerah

Perkuat Kepastian Hukum, BSP Tandatangani MoU dengan Kejati Riau

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:08:00 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Memperkuat kepastian hukum sejak awal pengambilan ke.

Daerah

Labkesmas Bengkalis Raih Akreditasi Utama, Siap Tingkatkan Mutu Pelayanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:32:36 WIB

BENGKALIS (RUANGRIAU.COM) - Unit Pelaksana Teknis Daerah Laboratorium Kesehatan .

Daerah

Bupati Bengkalis Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Iskandar Hoesin

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:58:23 WIB

BENGKALIS (RUANGRIAU.COM) - Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Kabar .

Daerah

Kunjungi Siak, Kapolda Riau Puji Keberanian Bupati Afni Membela Hak Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:10:23 WIB

SIAK (RUANGRIAU.COM) - Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat memberikan apresiasi.

Daerah

Petakan Titik Rawan Banjir, Pemko Pekanbaru Siapkan Penanganan Teknis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:29:17 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memetakan titik-ti.

Daerah

Jadi Pemateri di KKP OSIS SMAN 1 Bangkinang Kota, Syawir Sampaikan Materi Pendidikan Pemilih Pemula

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06:24 WIB

?BANGKINANG KOTA (RUANGRIAU.COM) - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).


Tulis Komentar
+INDEKS


Terkini
+INDEKS
Yudisium Mahasiswa Sarjana Ekonomi dan Magister Manajemen STIE Bangkinang Berjalan Lancar
04 November 2026
Perkuat Kepastian Hukum, BSP Tandatangani MoU dengan Kejati Riau
30 Oktober 2026
Kunjungi Siak, Kapolda Riau Puji Keberanian Bupati Afni Membela Hak Daerah
30 Oktober 2026
Labkesmas Bengkalis Raih Akreditasi Utama, Siap Tingkatkan Mutu Pelayanan
29 Oktober 2026
Petakan Titik Rawan Banjir, Pemko Pekanbaru Siapkan Penanganan Teknis
29 Oktober 2026
Bupati Bengkalis Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Iskandar Hoesin
28 Oktober 2026
Awasi Pemutakhiran Data, Bawaslu Kampar Buka Ruang Diskusi bagi Parpol
27 Oktober 2026
Jadi Pemateri di KKP OSIS SMAN 1 Bangkinang Kota, Syawir Sampaikan Materi Pendidikan Pemilih Pemula
26 Oktober 2026
Kinerja BSP Terjaga, Keuangan Tetap Positif, Produksi Lampaui Target APBN, BSP Perkuat Strategi Keberlanjutan Operasi
26 Oktober 2026
Wawako Tinjau PTM Pekanbaru, Siswa Dibekali Masker dan Vitamin
19 Oktober 2026
Terpopuler
+INDEKS
  • 1 Bupati Bengkalis Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Iskandar Hoesin
  • 2 Jadi Pemateri di KKP OSIS SMAN 1 Bangkinang Kota, Syawir Sampaikan Materi Pendidikan Pemilih Pemula
  • 3 Kinerja BSP Terjaga, Keuangan Tetap Positif, Produksi Lampaui Target APBN, BSP Perkuat Strategi Keberlanjutan Operasi
  • 4 Wawako Tinjau PTM Pekanbaru, Siswa Dibekali Masker dan Vitamin
  • 5 Kualitas Udara Pekanbaru Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
  • 6 Perkuat Tata Kelola dan Kepastian Hukum, BSP Gandeng Kejari Siak Melalui Kesepakatan Bersama
  • 7 Pemko Pekanbaru Targetkan 60 Km Jalan Mulus, 28 Km Masih Dikebut

Ikuti Kami


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

RuangRiau.com©2020 | All Right Reserved