Pilihan
Antonio Conte: Saya Benci Kekalahan, Como Lebih Lapar dari Kami!
COMO (RUANGRIAU.COM) - Antonio Conte mengungkapkan kekecewaannya setelah Napoli kalah 2-1 dari Como dalam lanjutan Serie A, Minggu (23/2/2025). Pelatih berpengalaman itu menyoroti performa anak asuhnya yang dianggap bertolak belakang dengan instruksi yang diberikan di ruang ganti.
Napoli sempat tertinggal lebih dulu akibat gol bunuh diri Amir Rrahmani di awal laga, tetapi Giacomo Raspadori berhasil menyamakan kedudukan 10 menit kemudian. Sayangnya, Partenopei gagal memanfaatkan momentum dan justru kebobolan oleh gol Assane Diao di 20 menit terakhir pertandingan.
Akibat kekalahan ini, Napoli semakin tertinggal dalam perburuan gelar. Mereka kini hanya terpaut satu poin dari Inter, yang akan menjadi lawan langsung mereka dalam duel krusial akhir pekan mendatang.
Conte Kecewa dengan Mentalitas Napoli
Dalam konferensi pers pasca pertandingan, Conte mengakui bahwa timnya tampil kurang lapar dibandingkan Como dan itu menjadi faktor utama kekalahan mereka.
"Babak pertama berjalan baik, tetapi babak kedua jauh dari harapan saya," ujar Conte kepada TMW.
"Kami sempat bangkit setelah gol bunuh diri, tetapi setelah turun minum, kami justru melakukan hal yang bertolak belakang dengan apa yang sudah dibahas di ruang ganti. Como bermain lebih lapar, lebih agresif, dan itu menjadi pembeda di laga ini."
Conte Ambil Tanggung Jawab: Ini Salah Saya
Conte juga mengakui bahwa dirinya gagal menanamkan mentalitas yang tepat kepada para pemainnya.
"Saya harus menerima tanggung jawab. Saya tidak cukup baik dalam menyampaikan konsep kejelekan dan rasa lapar kepada tim," lanjutnya.
"Di sepak bola, setiap kemenangan harus diperjuangkan. Begitu ada kelonggaran dalam intensitas, hasil seperti ini bisa terjadi. Saya tidak menyadari penurunan dalam gairah dan fokus tim, dan itu adalah kesalahan saya."
Napoli Harus Bangkit Jelang Duel Kontra Inter
Meski kecewa, Conte menegaskan bahwa timnya harus segera bangkit dan kembali ke jalur kemenangan.
"Kami telah mengumpulkan 40 poin lebih banyak dibandingkan tahun lalu, itu pencapaian luar biasa. Namun, sekarang bukan waktunya untuk lengah. Kami harus mempertahankan mentalitas juara dan bertarung sampai akhir. Kekalahan bukanlah opsi yang bisa kami toleransi."
"Saya benci kekalahan. Karena itu, kami harus terus berjuang hingga akhir musim, memberikan yang terbaik dalam setiap pertandingan," pungkasnya.
Dengan laga besar melawan Inter yang semakin dekat, Napoli harus segera memperbaiki kelemahan mereka jika masih ingin bersaing dalam perburuan gelar Serie A musim ini. (*)
Berita Lainnya
Kampar Junior FA Wakili Riau di Piala Garuda Nasional, Terkendala Biaya Keberangkatan
BANGKINANG KOTA (RUANGRIAU.COM) - Tim sepak bola usia dini Kampar Junior FA kemb.
Buka Turnamen Sepak Bola di Padang Luas, Misharti Ingin Jangan Sekadar Kompetisi, Tapi Ajang Pembinaan
TAMBANG (RUANGRIAU.COM) - Wakil Bupati Kampar Dr Hj Misharti menyampaikan harapa.
Sukses Tahun Lalu, Kampar Kembali Gelar Kejurnas Motoprix Region A Sumatera Seri 3 Riau 2026
BANGKINANG KOTA (RUANGRIAU.COM) - Kabupaten Kampar kembali membuat gebrakan lewa.
PWI Dumai Borong Juara Domino dan Tenis Meja di HPN Riau 2026
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Kontingen PWI Dumai tampil gemilang dalam rangkaian .
Tiga Atlet Dumai Siap Unjuk Gigi di Kejurnas Domino Bogor
BOGOR (RUANGRIAU.COM) - Tiga atlet terbaik asal Kota Dumai membawa harapan Riau .
Halal Bihalal Legend Voli Riau, Ajang Pererat Silaturahmi dan Kekompakan
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan.








