Pilihan
Awal 2026, Pekanbaru Nihil Kasus Malaria
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Kota Pekanbaru masih nihil kasus malaria pada awal tahun 2026. Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru memastikan tidak ada kasus malaria dari Januari hingga, Jumat (13/2/2026) ini.
"Sampai pertengahan Februari ini belum ditemukan adanya laporan kasus malaria yang dialami oleh warga Kota Pekanbaru," terang Kepala Diskes Kota Pekanbaru Hazli Fendriyanto.
Ia menyebut bahwa status nihil kasus ini meliputi kasus transmisi lokal maupun kasus impor. Ia memastikan belum ada pasien yang terpapar malaria dari luar daerah menjalani perawatan di Kota Pekanbaru.
"Jadi, dari awal Januari hingga kini belum ada laporan kasus malaria yang dirawat di fasilitas kesehatan di Kota Pekanbaru, memang masih nihil, termasuk untuk kasus malaria impor," ujarnya.
Pihaknya tidak berdiam diri walau tidak ada kasus malaria hingga kini di Kota Pekanbaru. Ia menegaskan bahwa pihaknya sudah menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat.
"Apabila nanti ditemukan kasus, terutama bagi pasien dengan riwayat perjalanan dari daerah endemis, kami sudah siapkan SOP," paparnya.
?Tim Diskes Kota Pekanbaru bakal langsung melakukan lima langkah respons cepat. Pertama melakukan investigasi epidemiologi dengan melakukan pelacakan riwayat perjalanan pasien dan keluarga selama berada di rumah sakit untuk memastikan sumber penularan.
Kedua, lewat uji silang atau cross check dengan melakukan pemeriksaan ulang terhadap sediaan darah pasien guna memastikan akurasi hasil laboratorium. Ketiga, melalui pengobatan sesuai petunjuk teknis setelah hasil laboratorium dinyatakan positif.
Petugas di layanan kesehatan bisa memberikan pengobatan malaria sesuai dengan petunjuk teknis Kementrian Kesehatan RI. Keempat dengan kontak survei yaitu melakukan deteksi dini dengan pemeriksaan Rapid Diagnostic Test (RDT) kepada anggota keluarga yang tinggal serumah dengan penderita.
?Kelima, yaitu edukasi masyarakat. Petugas dinas kesehatan dan puskesmas akan turun langsung menyebarluaskan informasi tentang bahaya malaria dan langkah-langkah pencegahannya.
"Langkah-langkah tersebut diambil sebagai upaya preventif agar kasus impor tidak berkembang menjadi penularan lokal di Pekanbaru," paparnya.
Diskes mengimbau warga tetap waspada dan segera melapor ke fasilitas kesehatan terdekat. Apabila mengalami gejala demam setelah bepergian dari wilayah rawan malaria. (*)
Berita Lainnya
Program MBG Diperlukan di Tengah Tantangan Ekonomi
JAKARTA (RUANGRIAU.COM) - Program makan bergizi gratis (MBG) diperlukan di tengah dinamika ekonom.
RS Adam Malik Siagakan Pelayanan Kesehatan Selama Libur Lebaran 2025
MEDAN (RUANGRIAU.COM) – Rumah Sakit (RS) Adam Malik menyiagakan pelayanan kese.
Demam Sehat Melanda! Program Pemeriksaan Gratis Diserbu Masyarakat
JAKARTA (RUANGRIAU.COM) – Antusiasme masyarakat terhadap program Pemeriksaan K.
Transplantasi Ginjal di RS Adam Malik: Solusi Terbaik untuk Pasien Penyakit Ginjal Kronis
MEDAN (RUANGRIAU.COM) – Transplantasi ginjal menjadi solusi terbaik bagi pasie.
Aman Dikonsumsi! 15 Sampel Takjil di Pasar Bawah Bebas Bahan Berbahaya
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Masyarakat Pekanbaru bisa bernapas lega saat berburu.
Segarnya Es Buah Manis untuk Berbuka Puasa, Resep Praktis dan Lezat!
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Saat azan magrib berkumandang, tak ada yang lebih me.








