Pilihan
Pengelola Pasar Buah Bantah Jual Buah-buah yang Tak Layak Dikonsumsi
RUANGRIAU.COM - Pasar Buah Pekanbaru membantah telah menjual buah-buahan busuk yang tidak layak dikonsumsi serta tidak mengantongi perizinan gudang
Pengelola Pasar Buah Pekanbaru Ahak mengatakan, dirinya tidak pernah menjual buah-buahan yang tak layak dikonsumsi oleh pembeli.
"Mana mungkin kita menjual busuk, malahan buah busuk akan kita buang dan buah busuk memang tidak layak untuk kita jual,” ungkap Ahak.
Hal ini disampaikan oleh Ahak terkait hasil Sidak Komisi II DPRD Pekanbaru bersama Disperindag, DMPTSP hingga Satpol PP pada Senin (1/2) ke Pasar Buah Pekanbaru yang berada di Jalan Jenderal Sudirman.
Ahak selaku pengelola Pasar Buah Pekanbaru menjelaskan, adanya temuan buah-buah busuk yang dipajang di dalam tokonya. Ia menyebut bahwa temuan tersebut tidak benar.
"Jadi kalau kita mau pajang buah-buahan di toko, tentu harus disortir dulu. Buah yang bagus, tentu dipajang. Lalu buah yang sudah ada lebam itu dibawa ke belakang. Seandainya ada di situ busuk, tentu kita pisahkan. Mana saja yang lebam dan mana yang busuk. Setelah itu dikaji kembali, yang lebam berapa dan yang busuk berapa," jelasnya.
"Jadi kita bukan pajang atau menjual buah busuk. Kalau busuk, siapa yang mau beli. Kalau buah yang lebam itu kita jual karena lebamnya sedikit dan masih bisa dijual. Semua konsumen ini kan ada yang tak sanggup membeli yang bagus, mereka tentu pandai memilih. Kira-kira mana yang bisa dibeli, konsumen itu tak bodoh kok," sambungnya.
Ahak menegaskan, Pasar Buah Pekanbaru berkomitmen menjaga kualitas buah-buahan untuk dijual ke konsumen.
"Kita ini sudah lama loh, kita udah ada selama 25 tahun, tentu kita menjaga kualitas dan kondisi buah itu dengan baik untuk pembeli. Kalau kita dibilang menjual buah busuk itu tak mungkin, itu salah," tegasnya.
Selain itu, Ahak juga membantah Pasar Buah Pekanbaru tidak mengantongi izin berupa izin penjualan dan izin gudang.
"Masalah izin penjualan dan izin gudang di pasar buah ini sudah lengkap semua. Termasuk izin menjual minuman beralkohol di bawah lima persen,” pungkasnya.
Ahak mengungkapkan bahwa gudang yang berada dibelakang toko bukanlah gudang sebenarnya dari Pasar Buah Pekanbaru. Melainkan hanya sebagai gudang pendingin dan tempat singgah untuk buah-buahan dan barang lainnya.
"Gudang kita itu ada di sungai duku, bukan belakang (toko) disini. Ini hanya untuk gudang pendingin saja, istilahnya tempat singgahan atau transit saja," ujarnya. (*)
Berita Lainnya
Jaga Pesisir Dumai, PT Pacific Indopalm Kembali Tanam 1.000 Mangrove
DUMAI (RUANGRIAU.COM) - Komitmen terhadap pelestarian lingkungan terus ditunjukk.
Bhabinkamtibmas Polsek Rupat Gencar Edukasi Petani Lewat Polisi Cinta Petani
RUPAT (RUANGRIAU.COM) - Dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan p.
Polsek Rupat Ikuti Evaluasi Program Ketahanan Pangan Melalui Zoom Meeting
RUPAT (RUANGRIAU.COM) - Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional.
Bersama Polsek Rupat, Linmas Ikut Sukseskan Program Ketahanan Pangan
RUPAT (RUANGRIAU.COM) - Anggota Linmas turut menunjukkan dukungannya terhadap pr.
SF Hariyanto Kejar Potensi Rp60 Miliar dari 228 Ribu Kendaraan Menunggak Pajak di Kampar
BANGKINANG (RUANGRIAU.COM) - Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mulai menyisir poten.
Pimpinan Baru BAZNAS Kampar Dilantik, Purwadi: Semoga Lebih Menyejahterakan Masyarakat
BANGKINANG KOTA (RUANGRIAU.COM) - Bupati Kampar H Ahmad Yuzar telah resmi melant.








