• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Internasional
  • Ruang Bebas
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sport
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • More
    • Tekno
    • Mom & Kids
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Travel
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
Pilihan
Aktivasi Siskamling, Bima Arya "Ronda" Bareng Wali Kota Bandung
Harga Beras Mulai Ada Penurunan di Banyak Daerah
Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem, Mendagri Tekankan Bantuan ke Masyarakat Harus Tepat Sasaran
Dinas Koperasi Kampar: 50 Persen Lahan Sawit yang Diserahkan PT Ciliandra ke Koperasi Siabu Tidak Layak
Ini Respon Kasat Lantas Polres Kampar, Terkait Keresahan Masyarakat Desa Siabu Terhadap Mobil Perusahaan Melebihi Tonase

  • Home
  • Travel
  • Kampar

Peninggalan Sejarah Agama Buddha di Riau, Candi Muara Takus

Redaksi

Rabu, 26 Mei 2021 16:05:52 WIB
Cetak
Peninggalan Sejarah Agama Buddha di Riau, Candi Muara Takus
Candi Muara Takus adalah salah satu bangunan bersejarah peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang fungsinya sangat penting di masa lampau. Konon, candi tersebut pernah menjadi pusat peradaban dan tempat unt

RUANGRIAU.COM-Provinsi Riau menyimpan salah satu bukti peninggalan bersejarah agama Buddha di tanah air, yaitu Candi Muara Takus. Lokasinya terletak kurang lebih 135 kilometer dari Kota Pekanbaru. Situs bersejarah ini merupakan salah satu bukti peninggalan Kerajaan Sriwijaya di masa lampau. Ulasan mengenai Candi Muara Takus sebagai saksi sejarah Provinsi Riau akan menambah wawasan Anda sebagai berikut.

Asal Usul Nama Candi Muara Takus
Ada dua pendapat mengenai asal usul nama Candi Muara Takus. Pendapat pertama menyatakan bahwa nama Takus berasal dari salah satu anak sungai yang bermuara ke Sungai Kampar Kanan. Sedangkan pendapat lainnya menyatakan bahwa nama Takus berasal dari bahasa China. Ta yang artinya besar, Ku artinya tua, dan Se artinya candi atau kuil. Berdasarkan keseluruhan arti tersebut, dalam Bahasa Cina nama tersebut bisa diterjemahkan sebagai candi tua yang besar dan terletak di sekitar muara sungai.

Baca Juga :
  • Pekantua Kampar, kerajaan Sumatera – Prov. Riau, kab. Pelalawan
  • Sejarah Kerajaan Siak Sri Indrapura Didirikan Pada Tahun 1723 M
  • Ini Dia Gelombang Berikutnya yang Siap Menerjang Industri Pariwisata

Mengenal Sejarah Candi Muara Takus
Candi Muara Takus merupakan candi peninggalan agama Buddha. Hal ini dapat dilihat dari keberadaan stupa yang merupakan ciri khas candi-candi Buddha. Namun, ada pula yang menyatakan bahwa candi kebanggaan Riau ini adalah hasil perpaduan budaya Hindu-Buddha. Karena ada bagian candi yang menyerupai mahligai, berupa kelamin laki-laki (lingga) dan kelamin perempuan (yoni).

Bangunan utama pada Candi Muara Takus dikenal dengan nama Candi Tuo. Candi terbesar ini memiliki ukuran 32,8 meter kali 21,8 meter. Bangunannya terbuat dari campuran batu, pasir, dan batu bata yang dicetak. Sedangkan bangunan kedua pada kompleks candi ini disebut Candi Mahligai. Candi Mahligai berbentuk bujur sangkar berukuran 10,44 meter kali 10,6 meter. Pada bagian tengahnya terdapat sebuah menara berbentuk mirip yoni dengan tinggi mencapai 14,3 meter. Selain kedua candi besar tersebut, ada dua candi lainnya yang bernama Candi Palangka dan Candi Bungsu. Anda dapat mengunjunginya dengan mudah karena keempat candi tersebut berada di kawasan yang sama.

Peninggalan Besar dari Kerajaan Sriwijaya
Masyarakat Riau meyakini bahwa Candi Muara Takus adalah salah satu bangunan bersejarah peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang fungsinya sangat penting di masa lampau. Konon, candi tersebut pernah menjadi pusat peradaban dan tempat untuk ritual keagamaan. Anggapan tersebut masih sering menimbulkan perdebatan di kalangan para peneliti dan sejarawan. Karena Kerajaan Sriwijaya terletak di Palembang dan jauh dari kawasan Riau.

Akses Menuju ke Candi Muara Takus
Candi yang satu ini terletak di Desa Muara Takus, Kabupaten Kampar, Riau. Letak candi yang agak jauh dari ibu kota Pekanbaru membuat Anda harus menyisihkan banyak waktu bila ingin berkunjung. Anda butuh waktu kurang lebih tiga hingga empat jam dari Pekanbaru untuk sampai ke Candi Muara Takus.

Alangkah lebih baik bila Anda memulai perjalanan sejak subuh supaya bisa tiba di Candi Muara Takus sebelum siang. Pemandangan candi di pagi hari sangat indah. Sedangkan pada siang dan sore hari cuacanya cukup terik dan sering mengalami hujan. Jika ingin mengabadikan keindahan candi ini, sebaiknya Anda membawa kamera profesional dengan lensa wide untuk mengambil footage secara luas.

Jangan sampai Anda lupa mengunjungi Candi Muara Takus saat berada di Riau. Bukan hanya keindahan Kota Pekanbaru yang patut Anda nikmati selama berlibur. Candi Muara Takus juga menjadi salah satu destinasi wisata istimewa yang menantikan kedatangan Anda.


 Editor : Muhar

[ Ikuti RuangRiau.com ]


RuangRiau.com

Berita Lainnya
+INDEKS
Travel

Tol Sicincin - Padang Gratis Selama Lebaran, Simak Aturannya!

Sabtu, 22 Maret 2025 - 22:14:07 WIB

JAKARTA (RUANGRIAU.COM) – Kabar baik bagi pemudik yang melintasi Sumatera. PT .

Travel

Persiapan Mudik! Ini Daftar Tarif Tol Trans Sumatera untuk Lebaran 2025

Sabtu, 15 Maret 2025 - 12:04:04 WIB

JAKARTA (RUANGRIAU.COM) - Musim mudik Lebaran sudah di depan mata! Bagi yang ber.

Travel

Diskon 20% Tarif Tol untuk Mudik Lebaran 2025, Cek Daftar Ruas dan Jadwalnya!

Selasa, 04 Maret 2025 - 22:42:23 WIB

JAKARTA (RUANGRIAU.COM) –Kabar baik bagi pemudik! PT Jasa Marga dan PT Hutama .

Travel

7 Tempat Ngabuburit Seru di Pekanbaru, Biar Nggak Ngelamun Nunggu Bedug

Senin, 03 Maret 2025 - 13:16:57 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) – Pekanbaru panas? Iya. Perut kosong pas puasa? Juga.

Travel

Solo Traveling Makin Populer: Tidak Ada Indonesia, Ini Negara-Negara Favorit 2025

Ahad, 23 Februari 2025 - 23:02:05 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Perjalanan solo semakin populer di kalangan wisatawa.

Travel

Sumatera Bike Week: 500 Motor Besar dari Berbagai Provinsi dan Negara Kirab Bendera Merah Putih di Pekanbaru

Sabtu, 24 Agustus 2024 - 10:44:49 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - 500 motor besar dari berbagai negara dan provinsi di.


Tulis Komentar
+INDEKS


Terkini
+INDEKS
Jelang GCMC IMT-GT, Wawako Pastikan SMP Negeri 4 Siap Sambut Delegasi Tiga Negara
29 Juli 2026
DPRD Pekanbaru Jajaki Teknologi Jepang Ubah Sampah Jadi Energi, Diklaim Tanpa Bebani APBD
29 Juli 2026
Pengaspalan 19 Ruas Jalan Dikebut, Pemko Pekanbaru Targetkan Tuntas Tahun Ini
29 Juli 2026
Kampar Junior FA U-17 Pesta Gol 9-0 Lawan Young Abadi FC di Piala Soeratin
29 Juli 2026
Jalan Teratai Segera Diaspal, Pemko Minta Pedagang Kosongkan Badan Jalan
28 Juli 2026
BPBD Kampar Terima Bantuan CSR Sapras Penanggulangan Bencana dan Karhutla dari PLN Nusantara Power
28 Juli 2026
Pekanbaru Juara Umum O2SN Riau 2026 dan Lolos ke Tingkat Nasional
28 Juli 2026
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Dorong Penanganan Banjir Berbasis Perencanaan Jangka Panjang
28 Juli 2026
Ikuti Piala Suratin U-17, Kampar Junior FA Resmi Dilepas Berangkat ke Inhu
28 Juli 2026
Beasiswa 2026: Kuliah Gratis di UISI sampai Lulus!
27 Juli 2026
Terpopuler
+INDEKS
  • 1 Reses Aidil Amri Berbuah Solusi, Warga Meranti Pandak Lega BPJS Diurus dan Jalan Pesisir Segera Diperbaiki
  • 2 Dishub Tegaskan Truk dan Angkutan Barang Dilarang Melintas di Jembatan Siak I
  • 3 "Jangan Membuat Kita Was-Was", Ini Kriteria Sekda Pekanbaru Pilihan Wali Kota
  • 4 Bapenda Pekanbaru Ajak Warga Segera Lunasi Pajak Kendaraan, Hindari Terjaring Razia
  • 5 Zulkardi Desak PUPR Segera Aspal Jalan Menuju SMPN 24 dan SDN 168 Agrowisata, Keselamatan Pelajar Jadi Prioritas
  • 6 Tim Sapa Motoris Satpol PP Diluncurkan, Kedepankan Penegakan Perda yang Humanis
  • 7 Proyek Tol Tinggalkan Persoalan, Zulkardi Tegaskan HKI Harus Bertanggung Jawab

Ikuti Kami


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

RuangRiau.com©2020 | All Right Reserved