Pilihan
BKK Guru Bantu di Riau: Kampar Terbanyak, Meranti Paling Sedikit
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tahun ini kembali memberikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) bagi pemerintah 12 kabupaten/kota di Riau. Khusus untuk BKK pembiayaan gaji guru, Kabupaten Kampar paling banyak mndapatkannya. Sedangkan Kepuluan Meranti menjadi kabupaten yang paling sedikit.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKAD) Riau Indra SE menjelaskan, khusus untuk gaji guru bantu, Kabupaten Kampar tahun ini yang paling banyak mendapatkan BKK tersebut, yakni senilai Rp14.616.000.000, dengan total guru bantu di Kampar sebanyak 609 orang.
"BKK tersebut disesuaikan dengan jumlah guru bantu yang ada di kabupaten/kota. Tahun ini Kampar yang terbanyak, yakni mencapai Rp14,616 miliar lebih," jelas Indra dikutip dari mediacenter.riau.go.id.
Kemudian, kata Indra, kabupaten selanjutnya yang mendapatkan BKK terbanyak, yakni Kuantan Singingi mencapai Rp10.488.000.000 yang diperuntukan bagi 437 orang guru bantu. Lalu, Kabupaten Indragiri Hilir sebesar Rp8.808.000.000 yang diperuntukan bagi 367 orang guru bantu.
"Ada Rokan Hulu Rp7.872.000.000 untuk 328 guru bantu. Indragiri Hulu Rp6.720.000.000 untuk 280 guru bantu. Kota Dumai Rp3.120.000.000 untuk 130 guru bantu. Kota Pekanbaru Rp5.280. 000.000 untuk 220 guru bantu," paparnya.
Untuk Kabupaten Bengkalis mendapatkan Bankeu sebesar Rp6.264.000.000 yang diperuntukan bagi 261 orang guru bantu. Kabupaten Pelalawan Rp5.160.000.000 untuk 215 orang guru bantu.
Selanjutnya, Kabupaten Siak Rp4.440.000.000 untuk 185 orang guru bantu. Kabupaten Rokan Hilir Rp2.376.000.000 untuk 99 guru bantu dan Kepulauan Meranti Rp1.560.000.000 untuk 65 guru bantu.
"Alokasi Bankeu khsusus tersebut untuk selama 12 bulan. Masing-masing guru mendapatkan Rp2 juta setiap bulannya," katanya.
Indra mengungkapkan, BKK ini dialokasikan merupakan bentuk komitmen Gubernur Riau Syamsuar dan Wakil Gubernur Edy Natar Nasution yang bersumber pada APBD Riau tahun 2023.
Kepala BPKAD Riau mengatakan, BKK tersebut diberikan kepada pemerintah kabupaten/kota dengan total Rp309.868.734.773 yang diperuntukan untuk empat pembiayaan kegitan.
"Bankeu khusus tersebut untuk pembiayaan gaji guru bantu, bantuan keuangan ke kecamatan, bantuan rumah layak huni, dan bantuan pembiayaan kegiatan MTQ," jelas Indra. (*)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Perketat Pengawasan SPMB, Cegah Kecurangan dan Gratifikasi
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperketat pengaw.
PT BSP dan Fakultas Teknik UNRI Bahas Kerja Sama Program Magang Berdampak
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - PT Bumi Siak Pusako (BSP) menerima kunjungan Dekan F.
Tolak Titipan dan Penerimaan di Luar Sistem, PWI Pekanbaru Siap Dampingi Pemko Kawal SPMB 2026/2027
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Kelompok Kerja (Pokja) Persatuan Wartawan Indonesia .
SPMB SMP Pekanbaru Dibuka 22 Juni, Ini Jadwal Lengkap dan Tahapan Pendaftarannya
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru mulai memat.
Kemendikdasmen Siapkan 5 Strategi Tekan Angka Anak Tidak Sekolah
JAKARTA (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah terus memperkuat upaya menekan angka Anak T.
Pekanbaru Dapat Sekolah Baru dari Program Nasional, Dibangun di Kulim Tahun 2027
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Kabar baik bagi dunia pendidikan di Kota Pekanbaru. .








