• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Internasional
  • Ruang Bebas
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sport
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • More
    • Tekno
    • Mom & Kids
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Travel
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
Pilihan
Aktivasi Siskamling, Bima Arya "Ronda" Bareng Wali Kota Bandung
Harga Beras Mulai Ada Penurunan di Banyak Daerah
Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem, Mendagri Tekankan Bantuan ke Masyarakat Harus Tepat Sasaran
Dinas Koperasi Kampar: 50 Persen Lahan Sawit yang Diserahkan PT Ciliandra ke Koperasi Siabu Tidak Layak
Ini Respon Kasat Lantas Polres Kampar, Terkait Keresahan Masyarakat Desa Siabu Terhadap Mobil Perusahaan Melebihi Tonase

  • Home
  • Pendidikan

Kemendikdasmen Siapkan 5 Strategi Tekan Angka Anak Tidak Sekolah

Redaksi

Rabu, 03 Juni 2026 15:11:11 WIB
Cetak
Kemendikdasmen Siapkan 5 Strategi Tekan Angka Anak Tidak Sekolah
Mendikdasmen Abdul Mu'ti.

JAKARTA (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah terus memperkuat upaya menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) di Indonesia. Melalui Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2026, pemerintah menargetkan penuntasan 645 ribu anak tidak sekolah hingga tahun 2045. 

Untuk mencapai target tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyiapkan lima model layanan pendidikan agar setiap anak tetap memiliki akses belajar, termasuk yang berada di daerah terpencil maupun berkebutuhan khusus.

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti saat peluncuran Perpres Nomor 3 Tahun 2026 tentang Penanganan Anak Tidak Sekolah.

Menurut Mu'ti, pendekatan yang diterapkan pemerintah tidak lagi semata-mata berorientasi pada pendidikan formal di sekolah, melainkan memastikan setiap anak tetap memperoleh hak belajar melalui berbagai jalur pendidikan yang tersedia.

"Paradigma kami tidak hanya berbasis pada pendidikan sekolah atau schooling, tetapi pendidikan learning dengan pendekatan yang lebih luas," ujarnya.

Untuk mendukung upaya tersebut, Kemendikdasmen juga telah membentuk direktorat yang menangani pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan nonformal dan informal, serta pendidikan khusus dan layanan khusus.

Mu'ti menjelaskan, terdapat lima model layanan pendidikan yang saat ini menjadi andalan pemerintah dalam menjangkau anak-anak yang belum bersekolah.

1. Sekolah Satu Atap

Model ini menggabungkan beberapa jenjang pendidikan dalam satu lokasi. Program tersebut terutama ditujukan bagi daerah yang sulit dijangkau sehingga anak-anak tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

2. Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)

Kemendikdasmen juga memperluas layanan Pembelajaran Jarak Jauh bagi anak-anak yang terkendala akses pendidikan, termasuk anak-anak Indonesia yang tinggal di luar negeri bersama orang tuanya.

Saat ini program PJJ telah bekerja sama dengan 25 provinsi di Indonesia melalui sekolah induk dan sekolah pendamping.

3. Program Paket A, B, dan C melalui PKBM

Melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), pemerintah memberikan kesempatan bagi masyarakat yang tidak dapat mengikuti pendidikan formal untuk tetap memperoleh ijazah setara SD, SMP, dan SMA.

Program ini juga banyak dimanfaatkan atlet dan profesi lain yang memiliki keterbatasan waktu untuk mengikuti sekolah reguler.

4. Sekolah Terbuka

Program Sekolah Terbuka terus dikembangkan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak yang mengalami hambatan mengikuti sekolah formal secara penuh.

5. Pendidikan Inklusif Berbasis Masyarakat

Model ini ditujukan bagi anak berkebutuhan khusus yang tidak dapat mengakses Sekolah Luar Biasa (SLB) maupun sekolah inklusif. Melalui pendekatan berbasis masyarakat, mereka tetap mendapatkan layanan pendidikan sesuai kebutuhannya.

Mu'ti menegaskan, seluruh program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan tidak ada anak Indonesia yang kehilangan hak memperoleh pendidikan hanya karena keterbatasan akses, kondisi ekonomi, lokasi geografis, maupun kebutuhan khusus. (*)


[ Ikuti RuangRiau.com ]


RuangRiau.com

Berita Lainnya
+INDEKS
Pendidikan

Pemko Pekanbaru Siapkan Rp2 Miliar untuk Dana Operasiinal Sekolah

Jumat, 04 September 2026 - 13:08:38 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, tahun ini melalui.

Pendidikan

16 Sekolah di Pekanbaru Dapat Rp17 Miliar untuk Revitalisasi

Selasa, 01 September 2026 - 11:50:28 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Sebanyak 16 sekolah tingkat SD dan SMP di Kota Pekan.

Pendidikan

Asap Karhutla Ancam Prestasi Anak hingga Penghasilan Rendah saat Dewasa

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:54:55 WIB

JAKARTA (RUANGRIAU.COM) - Karhutla tak hanya mengancam kesehatan dan mengganggu .

Pendidikan

Titik Api Nol, Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka

Ahad, 30 Agustus 2026 - 20:08:31 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota.

Pendidikan

Pemko Pekanbaru Siapkan Rp10 Miliar untuk Beasiswa 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:31:25 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Kesempatan mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Kota.

Pendidikan

Kabut Asap Memburuk, Siswa PAUD hingga SMP Pekanbaru Belajar dari Rumah

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:30:51 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Kabut asap yang membuat kualitas udara Pekanbaru mas.


Tulis Komentar
+INDEKS


Terkini
+INDEKS
Herry Heryawan Tinggalkan Kursi Kapolda Riau, Dipercaya Jadi Kabaharkam Polri
03 Oktober 2026
Musim Pancaroba Tiba: Ini Alasan Tubuh Butuh Asupan Zinc dan Vitamin B6 Harian
30 September 2026
Dari Bengkel Pelatihan BSP, Pemuda Desa Menatap Dunia Kerja
30 September 2026
Riau Nihil Karhutla, Kabut Asap Kembali Selimuti Sejumlah Daerah
29 September 2026
63 Pejabat Pemko Pekanbaru Dilantik, Ini Daftar Lengkapnya
29 September 2026
Jelang Pleno PDPB Triwulan III, Bawaslu Kampar Imbau Masyarakat dan Parpol Tentang Data Pemilih 2026
28 September 2026
PT BSP Tuntaskan Rehabilitasi DAS Seluas 772 Hektare di Taman Nasional Tesso Nilo
28 September 2026
Jelang Musim Hujan, Pemko Pekanbaru Prioritaskan Rumbai
26 September 2026
Pemko Pekanbaru Luncurkan MPP Mini, Layanan Perizinan Makin Dekat
23 September 2026
PT BSP Komitmen Perkuat Mitigasi Banjir, Normalisasi Kanal Siak - Buton Dimulai Sepanjang 10 Km
23 September 2026
Terpopuler
+INDEKS
  • 1 Pemko Pekanbaru Luncurkan MPP Mini, Layanan Perizinan Makin Dekat
  • 2 PT BSP Komitmen Perkuat Mitigasi Banjir, Normalisasi Kanal Siak - Buton Dimulai Sepanjang 10 Km
  • 3 Bawaslu Kampar Ingatkan Parpol Tentang Pemutakhiran Data dan Jangan Tunggu Tahapan
  • 4 BSP Dorong Kesiapan Tenaga Kerja Lokal melalui Pelatihan dan Sertifikasi Juru Las 3F
  • 5 Pemko Pekanbaru Telusuri Tiga Persoalan Batas Kelurahan
  • 6 Langgar Aturan Keimigrasian, WN Malaysia Dideportasi dari Pekanbaru
  • 7 Wawako Pekanbaru Dorong Majelis Ta’lim Terus Tebarkan Kebaikan

Ikuti Kami


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

RuangRiau.com©2020 | All Right Reserved