Pilihan
Seleksi Akademik Pendidikan Guru Madrasah Berbasis TUK
JAKARTA (RUANGRIAU.COM) - Kementerian Agama (Kemenag) segera menggelar Seleksi Akademik Program Pendidikan Guru (PPG) Madrasah. Seleksi akan diselenggarakan berbasis Tempat Uji Kompetensi atau TUK.
“Direktorat GTK Madrasah akan menyelenggarakan seleksi akademik PPG madrasah. Seleksi akademik ini bertujuan memilih para peserta PPG Madrasah 2023,” kata Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah M Zain, Rabu (1/3/2023).
Menurut Zain, seleksi akademik akan diselenggarakan berbasis TUK. Artinya, guru akan melaksanakan ujian di tempat yang telah ditentukan.
“Akan tetapi proses pelaksanaan ujian tetap menggunakan perangkat-perangkat digital seperti PC atau laptop, maka dari itu harus dipersiapkan mulai dari sekarang,” tegasnya dikutip dari jawapos.com.
Zain menuturkan, transformasi digital dalam pelayanan publik saat ini menjadi sebuah keharusan. Pada zaman di mana perubahan terjadi begitu cepat, maka para pelayan publik juga dituntut untuk menguasai perangkat-perangkat digital guna menunjang hal tersebut.
“Transformasi digital tidak akan bisa terlaksana jika tidak dimulai dengan perubahan mindset, sehingga kita tidak boleh berpikir manual secara terus-menerus, akan tetapi harus dapat berfikir lebih kreatif supaya pekerjaan dapat terselesaikan secara cepat,” papar Zain.
Sementara itu, Subkoordinator Bina Guru MI dan MTs, Mustofa Fahmi menambahkan, Verifikasi dan Validasi Data Simpatika membahas sinkronisasi dan harmonisasi kebijakan-kebijakan strategis terkait guru dan tenaga kependidikan madrasah.
Selain seleksi akademik PPG madrasah, juga menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyiapkan regulasi terkait redistribusi guru madrasah. Kebijakan ini bertujuan untuk memetakan dan melakukan pemerataan kualitas madrasah.
“Saat ini kita belum memiliki regulasi terkait dengan distribusi guru madrasah, sehingga proses distribusi guru madrasah yang dilakukan oleh Kanwil Kemenag Provinsi saat ini sarat akan kepentingan. Harapannya dengan adanya regulasi tersebut setidaknya kita dapat mengatur dan memetakan sebaran guru madrasah secara ideal,” kata Fahmi. (*)
Berita Lainnya
Wawako Tinjau TKA SD, Pastikan Ujian Berjalan Lancar
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar, .
Komputer Sekolah Minim, Agung Siapkan Program Pembaruan
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota Pekanbaru berencana melakukan pembaruan fasilitas kom.
KIT Tenayan Serap 14 Ribu Pekerja, Pemko Siapkan SDM Lewat Pendidikan Vokasi
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendorong kehadira.
21 SMP Swasta Jadi Mitra Pemko Pekanbaru, Tambah Daya Tampung SPMB 2026
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Sebanyak 21 SMP swasta di Kota Pekanbaru resmi beker.
Disdik Riau: Siswa Belum Punya SIM Dilarang Bawa Motor ke Sekolah
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Mulai tahun ini, pelajar SMA dan SMK di Riau yang be.
SPMB 2026, Pemko Pekanbaru Targetkan Tak Ada Lagi Anak Tak Tertampung Sekolah
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, memimpin .








