• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Internasional
  • Ruang Bebas
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sport
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • More
    • Tekno
    • Mom & Kids
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Travel
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
Pilihan
Aktivasi Siskamling, Bima Arya "Ronda" Bareng Wali Kota Bandung
Harga Beras Mulai Ada Penurunan di Banyak Daerah
Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem, Mendagri Tekankan Bantuan ke Masyarakat Harus Tepat Sasaran
Dinas Koperasi Kampar: 50 Persen Lahan Sawit yang Diserahkan PT Ciliandra ke Koperasi Siabu Tidak Layak
Ini Respon Kasat Lantas Polres Kampar, Terkait Keresahan Masyarakat Desa Siabu Terhadap Mobil Perusahaan Melebihi Tonase

  • Home
  • Daerah

Pemko Paparkan Strategi Antisipasi Banjir di Pekanbaru

Redaksi

Kamis, 23 September 2021 10:23:31 WIB
Cetak
Pemko Paparkan Strategi Antisipasi Banjir di Pekanbaru

PEKANBARU (RUANGRIAU) - Banjir di wilayah Kota Pekanbaru disebabkan oleh berbagai faktor. Untuk mengantisipasinya, Pemerintah Kota (Pemko) telah menyiapkan sejumlah strategi.

Sungai di Pekanbaru memiliki panjang 230.972 meter. Disepanjang itu, yang telah diturap sepanjang 25.767 meter, belum diturap 205.205 meter dan yang kondisi turap rusak atau perlu direhap sepanjang 4.127 meter.

Kemudian, ada 18 sub DAS, yaitu utara Sungai Siak, muara di Sungai Siak, antara lain Takuana, Umban, Meranti, Limbungan, Ukai, dan Lukud.

Kemudian bagian selatan Sungai Siak, muara di Sungai Siak, yaitu Sibam, Air Hitam, Pembangunan, Senapelan, Sago, Limau, Sail, Tenayan, dan Pendanau. Selanjutnya, Selatan Sungai Siak, muara di Sungai Kampar adalah Tarai, Cipta Karya, dan Kelulut. Nah, untuk titik masalah ada 363, serta banjir/genangan 121 titik dengan luas genangan 294,36 hektare.

Berdasarkan penjabaran dari Dinas PUPR Pekanbaru, ada beberapa faktor penyebab banjir, yaitu faktor alam dan faktor manusia. Untuk faktor alam (topografis), ungkap Kepala Dinas PUPR Pekanbaru Indra Pomi Nasution, pertama itu banjir kiriman.

''Sebagian wilayah kota merupakan DAS Sungai Siak, banjir terjadi pada saat intensitas hujan tinggi pada hulu sungai akibat rusaknya catchment area di daerah tapung. Back water (aliran balik), masuknya aliran air dari sungai siak ke jaringan anak-anak sungai, karena luapan Sungai Siak dan pengaruh pasang surut (laut) yang menyebabkan banjir pada daratan,'' papar Indra.

Kemudian, lanjutnya, topografi kota relative rata/landai (20-50 Cm dari laut /mdpl), menyebabkan rendahnya kecepatan aliran air dari anak-anak sungai ke Sungai Siak. Akibatnya, kapasitas sungai cepat terpenuhi, dampaknya sistem drainase tidak berfungsi maksimal dan menimbulkan genangan air permukaan.

''Pekanbaru terletak di antara dua DA
DAS Siak dan DAS Kampar,'' jelasnya.

Dipaparkan Kepala Dinas PUPR, untuk faktor manusia (aktifitas manusia), yaitu berubahnya tutupan lahan (rusaknya catchment area) akibat pembangunan, menyebabkan berkurangnya daerah resapan air dan meningkatnya air permukaan. Kemudian, perubahan kontur tanah karena adanya kegiatan penimbunan (rekayasa geoteknik), menyebabkan terganggunya aliran air alami/ hilangnya anak-anak sungai kecil.

''Pembuangan sampah di aliran sungai atau drainase yang menyebabkan tersumbatnya drainase/sungai,'' jelas Indra.

Faktor lainnya, terjadinya pendangkalan sungai karena tingginya erosi atau endapan akibat land clearing atau pembuangan sampah ke sungai. Adanya aktifitas/bangunan diatas system drainase, yang menyebakan berkurangnya kapasitas system drainase.

''Lalu, menurunnya permukaan tanah karena beban bangunan atau lalu lintas. Belum maksimalnya pelaksanaan kewenanagan penanganan system drainase antar pemerintah (pusat, provinsi dan kota),'' sebut Indra.

Mengenai strategi mengatasi banjir yang disebabkan faktor alam, kata Indra adalah kerja sama antar pemerintah provinsi dan daerah, dalam rangka revitalisasi catchment area Sungai Siak di daerah Tapung (Kampar dan Rohul), normalisasi sungai dan pembangunan  drainase. ''Kita juga membangun infrastruktur pengendali banjir (pompa banjir dan tanggul di daerah bantaran Sungai Siak) dan relokasi rumah warga dan kebijakan pemukiman pada kawasan bebas banjir melalui penataan ruang,'' katanya.

Kalau faktor manusia, strateginya adalah implementasi regulasi pengendalian melalui penataan ruang (RDTR/RTBL), sumur resapan pada setiap rumah melalui instrument IMB,
pengaturan pembangunan pada sempadan sungai (GSS). Lalu, rasio 70 % : 30 % untuk kawasan terbangun pembangunan RTH, RTB, kolam retensi dan waduk/embung.

''Penataan dan pembangunan system drainase terintegrasi (primer, sekunder, tersier) normalisasi sungai dan revitalisasi drainase, peningkatan kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya,'' paparnya.

Upaya yang dilakukan dalam mengatasi banjir, pertama secara regulasi, yaitu Perda Kota Pekanbaru Nomor 10 Tahun 2006 tentang Sumber Daya Air dan Sumur Resapan, Perda Nomor 7 Tahun 2020 tentang RTRW Kota Pekanbaru, Rekomendasi Pencegahanan Genangan Banjir, dan Koordinasi dengan instansi terkait kewenangan.

Melalui perencanaan, Masterplan Pengendalian Banjir Kota Pekanbaru Tahun 2020, Perencanaan Sumur Resapan Tahun 2021, Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah untuk Pengairan/Waduk Perkantoran di Kecamatan Tenayan Raya Tahun 2016, dan Perencanaan Teknis Turap, Leoning, dan Drainase.

''Melalui pembangunan, kita lakukan pembangunan drainase di satu lokasi sepanjang 1.950 meter, dan pembangunan turap di tiga lokasi sepanjang 150 meter,'' jelasnya.

Lalu, pemeliharaan berkala turap, leoning, dan drainase di dua lokasi sepanjang 151 meter, pemeliharaan rutin turap, leoning, dan drainase (swakelola) di 17 lokasi sepanjang 2.008 meter. Selanjutnya, normalisasi menggunakan alat berat di 44 titik sepanjang 42.780 meter dan normalisasi dengan tenaga manusia di 81 titik sepanjang 582.336 meter. (adv)


[ Ikuti RuangRiau.com ]


RuangRiau.com

Berita Lainnya
+INDEKS
Daerah

Perkuat Kepastian Hukum, BSP Tandatangani MoU dengan Kejati Riau

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:08:00 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Memperkuat kepastian hukum sejak awal pengambilan ke.

Daerah

Labkesmas Bengkalis Raih Akreditasi Utama, Siap Tingkatkan Mutu Pelayanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:32:36 WIB

BENGKALIS (RUANGRIAU.COM) - Unit Pelaksana Teknis Daerah Laboratorium Kesehatan .

Daerah

Bupati Bengkalis Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Iskandar Hoesin

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:58:23 WIB

BENGKALIS (RUANGRIAU.COM) - Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Kabar .

Daerah

Kunjungi Siak, Kapolda Riau Puji Keberanian Bupati Afni Membela Hak Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:10:23 WIB

SIAK (RUANGRIAU.COM) - Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat memberikan apresiasi.

Daerah

Petakan Titik Rawan Banjir, Pemko Pekanbaru Siapkan Penanganan Teknis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:29:17 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memetakan titik-ti.

Daerah

Jadi Pemateri di KKP OSIS SMAN 1 Bangkinang Kota, Syawir Sampaikan Materi Pendidikan Pemilih Pemula

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06:24 WIB

?BANGKINANG KOTA (RUANGRIAU.COM) - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).


Tulis Komentar
+INDEKS


Terkini
+INDEKS
Perkuat Kepastian Hukum, BSP Tandatangani MoU dengan Kejati Riau
30 Oktober 2026
Kunjungi Siak, Kapolda Riau Puji Keberanian Bupati Afni Membela Hak Daerah
30 Oktober 2026
Labkesmas Bengkalis Raih Akreditasi Utama, Siap Tingkatkan Mutu Pelayanan
29 Oktober 2026
Petakan Titik Rawan Banjir, Pemko Pekanbaru Siapkan Penanganan Teknis
29 Oktober 2026
Bupati Bengkalis Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Iskandar Hoesin
28 Oktober 2026
Awasi Pemutakhiran Data, Bawaslu Kampar Buka Ruang Diskusi bagi Parpol
27 Oktober 2026
Jadi Pemateri di KKP OSIS SMAN 1 Bangkinang Kota, Syawir Sampaikan Materi Pendidikan Pemilih Pemula
26 Oktober 2026
Kinerja BSP Terjaga, Keuangan Tetap Positif, Produksi Lampaui Target APBN, BSP Perkuat Strategi Keberlanjutan Operasi
26 Oktober 2026
Wawako Tinjau PTM Pekanbaru, Siswa Dibekali Masker dan Vitamin
19 Oktober 2026
Kualitas Udara Pekanbaru Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
17 Oktober 2026
Terpopuler
+INDEKS
  • 1 Bupati Bengkalis Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Iskandar Hoesin
  • 2 Kinerja BSP Terjaga, Keuangan Tetap Positif, Produksi Lampaui Target APBN, BSP Perkuat Strategi Keberlanjutan Operasi
  • 3 Wawako Tinjau PTM Pekanbaru, Siswa Dibekali Masker dan Vitamin
  • 4 Kualitas Udara Pekanbaru Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
  • 5 Perkuat Tata Kelola dan Kepastian Hukum, BSP Gandeng Kejari Siak Melalui Kesepakatan Bersama
  • 6 Pemko Pekanbaru Targetkan 60 Km Jalan Mulus, 28 Km Masih Dikebut
  • 7 Perizinan Pekanbaru Raih Predikat Sangat Baik, Investasi Lampaui Target

Ikuti Kami


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

RuangRiau.com©2020 | All Right Reserved