• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Internasional
  • Ruang Bebas
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sport
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • More
    • Tekno
    • Mom & Kids
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Travel
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
Pilihan
Aktivasi Siskamling, Bima Arya "Ronda" Bareng Wali Kota Bandung
Harga Beras Mulai Ada Penurunan di Banyak Daerah
Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem, Mendagri Tekankan Bantuan ke Masyarakat Harus Tepat Sasaran
Dinas Koperasi Kampar: 50 Persen Lahan Sawit yang Diserahkan PT Ciliandra ke Koperasi Siabu Tidak Layak
Ini Respon Kasat Lantas Polres Kampar, Terkait Keresahan Masyarakat Desa Siabu Terhadap Mobil Perusahaan Melebihi Tonase

  • Home
  • Ekbis

Project Terra Diluncurkan di Pekanbaru, Konsep Kandang Terpadu Dorong Gizi dan Ekonomi Keluarga

Redaksi

Kamis, 12 Maret 2026 14:29:00 WIB
Cetak
Project Terra Diluncurkan di Pekanbaru, Konsep Kandang Terpadu Dorong Gizi dan Ekonomi Keluarga
Pemko Pekanbaru menyambut positif peluncuran Project Terra yang memperkenalkan konsep "Kandang Terra", sebuah model produksi pangan terpadu skala rumah tangga.

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyambut positif peluncuran Project Terra yang memperkenalkan konsep "Kandang Terra", sebuah model produksi pangan terpadu skala rumah tangga. Melalui sistem ini, masyarakat didorong memenuhi kebutuhan gizi keluarga sekaligus membuka peluang tambahan penghasilan dari rumah.

Gagasan membangun ketahanan gizi sekaligus ketahanan ekonomi dari lingkungan rumah tangga mulai diperkenalkan melalui konsep Kandang Terra. Inovasi ini digagas Founder Terra Group, Yuhendra Prayoga, bersama sejumlah akademisi sebagai upaya mendorong masyarakat memproduksi pangan secara mandiri dalam skala sederhana.

Konsep tersebut diperkenalkan dalam kegiatan Soft Launching Project Terra yang berlangsung di Hotel Khas Pekanbaru, Rabu (11/3/2026).

Yuhendra menjelaskan, Kandang Terra merupakan gagasan yang lahir dari semangat anak muda di Provinsi Riau, khususnya Pekanbaru, untuk membangun sistem ketahanan gizi berbasis rumah tangga. Model ini menggabungkan beberapa kegiatan produksi pangan dalam satu sistem terpadu yang ringkas dan mudah diterapkan.

"Konsep ini pada dasarnya menyederhanakan pola peternakan dan pertanian skala besar menjadi model rumah tangga. Dalam satu kandang terpadu terdapat kolam ikan, kandang ayam petelur, serta kebun sayuran hidroponik," ujarnya.

Menurutnya, Kandang Terra memiliki dua tujuan utama. Pertama meningkatkan kualitas gizi keluarga, terutama bagi anak-anak. Kedua membuka peluang tambahan pendapatan bagi rumah tangga dari hasil produksi pangan tersebut.

"Ketahanan gizi dan ketahanan ekonomi tidak bisa dipisahkan. Apalagi kebutuhan bahan pangan terus meningkat, termasuk untuk dapur umum penyedia makanan bergizi," jelas Yuhendra.

Dalam sistem Kandang Terra terdapat tiga komponen utama, yaitu ayam petelur sebagai penghasil telur, kolam ikan sebagai sumber protein hewani, serta tanaman sayuran hidroponik yang dapat dipanen secara berkala. Ketiga unsur tersebut dirancang menjadi satu ekosistem pangan skala rumah tangga.

Ia berharap konsep ini dapat menjadi proyek percontohan pengembangan ketahanan pangan keluarga di Kota Pekanbaru.

"Melalui konsep sederhana ini, masyarakat diharapkan dapat mulai memproduksi pangan dari lingkungan rumah sendiri," katanya.

Kandang Terra merupakan bagian dari program yang lebih luas bernama Project Terra, yang merupakan akronim dari Terpadu Raya. Program ini menggambarkan sistem integrasi produksi pangan dari hulu hingga hilir.

Dalam pengembangannya, Terra Group juga menggandeng sejumlah akademisi, termasuk dosen dari Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, khususnya dari Fakultas Peternakan dan Pertanian.

Melalui proyek tersebut, berbagai produk protein hewani akan dikembangkan dengan standar sehat dan berkualitas, mulai dari ayam, ikan, kambing hingga sapi.

Selain itu, konsep ini juga menyesuaikan dengan meningkatnya tren gaya hidup sehat di masyarakat, seperti komunitas sepeda, sepak bola, dan futsal yang dinilai memiliki potensi sebagai pasar produk pangan sehat.

"Kami tidak hanya menyasar pasar umum, tetapi juga komunitas yang menjalani gaya hidup sehat," ujar Yuhendra.

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyambut baik peluncuran Project Terra karena dinilai mampu memperkuat kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan kualitas gizi keluarga.

Kepala Bidang Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Pekanbaru Martin Manouluk mengatakan, konsep tersebut memperkenalkan sistem mini ketahanan pangan berbasis rumah tangga yang mengintegrasikan peternakan ayam petelur, budidaya ikan, dan penanaman sayuran hidroponik dalam satu sistem terpadu.

"Inovasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis keluarga sekaligus mendorong kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari," ujarnya.

Selain meningkatkan gizi keluarga, sistem ini juga berpotensi membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Hasil produksi seperti telur, ikan, dan sayuran segar nantinya dapat menjadi pemasok bahan pangan bagi berbagai kebutuhan, termasuk dapur umum penyedia makanan bergizi gratis.

Pemko Pekanbaru berharap Project Terra dapat berkembang lebih luas dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Inovasi ini diharapkan menjadi contoh pengembangan sistem pangan terpadu yang berkelanjutan di tengah masyarakat," ujarnya. (*)


[ Ikuti RuangRiau.com ]


RuangRiau.com

Berita Lainnya
+INDEKS
Ekbis

Tak Gelar RAT, 316 Koperasi di Pekanbaru Masuk Proses Pembubaran

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:30:27 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM).

Ekbis

Bapenda Pekanbaru Ajak Warga Segera Lunasi Pajak Kendaraan, Hindari Terjaring Razia

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:08:18 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru men.

Ekbis

Pemko Pekanbaru Gandeng Pengembang Perumahan Perluas Jaringan PDAM

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:45:17 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendorong kerja sa.

Ekbis

Dokumen Lengkap, PBG di Pekanbaru Kini Bisa Terbit Hanya dalam Satu Jam

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:19:36 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan proses .

Ekbis

Bawa Direktur BSP Temui Arwin AS, Bupati Afni: Minta Doa Orang Tua yang Berjasa

Selasa, 07 Juli 2026 - 21:54:21 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, M.Si., membawa Direk.

Ekbis

Syamsuar: Direktur Baru BSP Harus Berani Benahi Perusahaan demi Jaga Marwah Riau

Selasa, 07 Juli 2026 - 14:17:49 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Mantan Gubernur Riau sekaligus mantan Bupati Siak, S.


Tulis Komentar
+INDEKS


Terkini
+INDEKS
Jelang GCMC IMT-GT, Wawako Pastikan SMP Negeri 4 Siap Sambut Delegasi Tiga Negara
29 Juli 2026
DPRD Pekanbaru Jajaki Teknologi Jepang Ubah Sampah Jadi Energi, Diklaim Tanpa Bebani APBD
29 Juli 2026
Pengaspalan 19 Ruas Jalan Dikebut, Pemko Pekanbaru Targetkan Tuntas Tahun Ini
29 Juli 2026
Kampar Junior FA U-17 Pesta Gol 9-0 Lawan Young Abadi FC di Piala Soeratin
29 Juli 2026
Jalan Teratai Segera Diaspal, Pemko Minta Pedagang Kosongkan Badan Jalan
28 Juli 2026
BPBD Kampar Terima Bantuan CSR Sapras Penanggulangan Bencana dan Karhutla dari PLN Nusantara Power
28 Juli 2026
Pekanbaru Juara Umum O2SN Riau 2026 dan Lolos ke Tingkat Nasional
28 Juli 2026
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Dorong Penanganan Banjir Berbasis Perencanaan Jangka Panjang
28 Juli 2026
Ikuti Piala Suratin U-17, Kampar Junior FA Resmi Dilepas Berangkat ke Inhu
28 Juli 2026
Beasiswa 2026: Kuliah Gratis di UISI sampai Lulus!
27 Juli 2026
Terpopuler
+INDEKS
  • 1 Reses Aidil Amri Berbuah Solusi, Warga Meranti Pandak Lega BPJS Diurus dan Jalan Pesisir Segera Diperbaiki
  • 2 Dishub Tegaskan Truk dan Angkutan Barang Dilarang Melintas di Jembatan Siak I
  • 3 "Jangan Membuat Kita Was-Was", Ini Kriteria Sekda Pekanbaru Pilihan Wali Kota
  • 4 Bapenda Pekanbaru Ajak Warga Segera Lunasi Pajak Kendaraan, Hindari Terjaring Razia
  • 5 Zulkardi Desak PUPR Segera Aspal Jalan Menuju SMPN 24 dan SDN 168 Agrowisata, Keselamatan Pelajar Jadi Prioritas
  • 6 Tim Sapa Motoris Satpol PP Diluncurkan, Kedepankan Penegakan Perda yang Humanis
  • 7 Proyek Tol Tinggalkan Persoalan, Zulkardi Tegaskan HKI Harus Bertanggung Jawab

Ikuti Kami


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

RuangRiau.com©2020 | All Right Reserved