• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Internasional
  • Ruang Bebas
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sport
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • More
    • Tekno
    • Mom & Kids
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Travel
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
Pilihan
Aktivasi Siskamling, Bima Arya "Ronda" Bareng Wali Kota Bandung
Harga Beras Mulai Ada Penurunan di Banyak Daerah
Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem, Mendagri Tekankan Bantuan ke Masyarakat Harus Tepat Sasaran
Dinas Koperasi Kampar: 50 Persen Lahan Sawit yang Diserahkan PT Ciliandra ke Koperasi Siabu Tidak Layak
Ini Respon Kasat Lantas Polres Kampar, Terkait Keresahan Masyarakat Desa Siabu Terhadap Mobil Perusahaan Melebihi Tonase

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Pengurus PWI Riau Ikut Aksi Gotong Royong Lorong Hijau Tabulapot

Redaksi

Senin, 06 Desember 2021 08:21:27 WIB
Cetak
Pengurus PWI Riau Ikut Aksi Gotong Royong Lorong Hijau Tabulapot

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM)- Dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia yang diperingati setiap tanggal 28 November, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK) RI mencanangkan program Hijaukan Pemukiman Untuk Indonesia Maju.

Di Provinsi Riau, program Hijaukan Pemukiman Untuk Indonesia Maju ini secara perdana diselenggarakan di Perumahan Cipta Karya Mandiri RW 23, Jalan Gajus, Kelurahan Sialangmunggu, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, Ahad (05/12/2021) pagi, kemarin.

Kegiatan yang dinamakan aksi gotong royong 'Lorong Hijau Tabulapot (Tanaman Buah Dalam Pot) dihadiri langsung oleh Tenaga Ahli Menteri LHK RI Bidang Komunikasi Digital dan Media Massa Dr Afni Zulkifli SAP MSi mewakili Menteri LHK Dr Ir Siti Nurbaya MSc, Walikota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT, Kepala BPDASHL Indragiri Rokan Irpana Nur SHut MSc didampingi Kepala Seksi Rehabilitasi Hutan dan Lahan BPDASHL KLHK Indragiri Rokan Desmantoro, Camat Tuah Madani Abdul Barri SIP, Lurah Sialang Munggu Fitri Yati, Ketua RW 23 Kelurahan Sialang Munggu Azwar, tokoh masyarakat serta ratusan masyarakat setempat.

Selain itu,  juga hadir jajaran Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau yang mewakili Ketua PWI Riau Zulmansyah Sekedang antara lain Wakil Ketua Seksi Media TV dan Radio Denni Risman, Wakil Ketua Seksi Lingkungan Hidup dan Kehutanan Zulmiron, Wakil Seksi Organisasi Bambang Irawan Syahputra, Pengurus SIWO Hendri Agustira dan Anggota PWI Pokja Pekanbaru M Ikhwan.

Di sela-sela kegiatan, Tenaga Ahli Menteri LHK RI Bidang Komunikasi Digital dan Media Massa Dr Afni Zulkifli SAP MSi kepada wartawan menyampaikan, kegiatan aksi gotong royong 'Lorong Hijau Tabulapot (Tanaman Buah Dalam Pot) ini spiritnya dari Menteri LHK Dr Ir Siti Nurbaya MSc.

"Jadi ini ide dari Menteri LHK Ibu Siti Nurbaya, bahwa kalau menanam itu kita tidak mesti harus punya lahan yang luas. Tapi Kalau misalnya kita memang punya keinginan untuk penghijauan banyak alternatif. Salah satunya dengan Tanaman Buah Dalam Pot," sebut Afni.

Mengapa Tanaman Buah yang dititipkan hari ini? Afni menyebutkan, selain manfaatnya untuk lingkungan, juga bisa untuk ekonomi masyarakat. Karena tanaman buah yang ditanam ini bibit produktif. Seperti Mangga, Lengkeng, Durian, Jambu Madu, Manggis dan pinang.

"Nah ini memang ini kalau tumbuh nanti kita akan mencari lahan yang mungkin lebih luas lagi," ujar Afni sembari mengatakan, setiap bibit yang dititipkan ini ada sertifikat. Mudah-mudan ini bisa memberi penghijauan. Bahkan nanti kalau berbuah bisa memberi manfaat bagi masyarakat.

Afni juga menyampaikan, kegiatan aksi gotong royong 'Lorong Hijau Tabulapot ini merupakan semangat nasional yang memang semangat menanam. Kalau per provinsi itu dari Kementerian LHK punya lokasi persemaian permanen untuk mensupport rehabilitasi.

"Memamg program nasional harus menanam. Semangatnya itu, minimal kita menanam seumur hidup itu 25 pohon. Dalam arti, tanamlah sebanyak-banyaknya. Tapi minimal kita punya semangat untuk memperbaiki lingkungan. Kita menyumbanglah untuk kontribusi lingkungan dengan menanam 25 bibit pohon. Lima saat kita masih Taman Kanak-Kanak, lima saat Sekolah Dasar, lima SMA dan lima saat mau menikah.

"Kita rawat dan dijaga baik-baik. Kalau penduduk Indonesia yang nanamnya juta-jutaan, kalau dikalikan 25 sudah banyak juga," ujar Afni seraya mengatakan, sebetulnya semangatnya sudah banyak yang memulai.

"Tapi kita kepingin Pekanbaru menjadi percontohan. Karena inikan ibukota provinsi. Yang kita tahu Riau, misalnya persoalan lingkungannya cukup banyak. Nah kita mulai dari kota ke desa. Dan di desa kami juga melakukannya di kampung-kampung, bahkan di kawasan-kawasan kritis, hutan.lindung itu juga kita rehabilitasi. Jadi rehabilitasi ini bukan hanya di kawasan perkotaan, tapi juga dilakukan Kementerian LHK di lahan-lahan kritis," kata Dosen Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru ini.

Terkait kegiatan aksi gotong royong 'Lorong Hijau Tabulapot ini, Afni mengatakan, hari ini ada dua lokasi. Dan kedepannya, akan menunggu suara dari masyarakat untuk melakukan aksi yang sama.

"Tapi yang jelas kami kepingin nanti kalau bisa di setiap kecamatan. Dan kita ingin spesifik, kira-kira tanaman apa yang diminta. Kami di LHK siap mensupport bibit yang produktif," ujar Afni sembari menyampaikan pesan dari Menteri LHK Siti Nurbaya untuk terus menanam. Tapi asal jangan menanam. Tanam, jaga dan rawat.

"Kalau hanya ditanam, tapi tidak dijaga dan dirawat percuma. Mati tanamannya. Kan sayang, apalagi tanaman yang ditanam bibit unggul. Namun yang jelas Menteri LHK Ibu Siti Nurbaya minta kita terus berikhtiar memperbaiki dan menjaga lingkungan kita. Semua supaya bisa terlibat, bahkan dari hal yang terkecil kita menjaga lingkungan sekitar. Bukan hanya soal menanam, tapi juga ada penanganan sampah. Lalu ada juga kita bagaimana bisa menjaga lingkungan sekitar. Karena di perubahan iklim sendiri inginnya juga ada keterlibatan masyarakat yang membantu kita untuk bisa mengatasi perubahan iklim" ulas Afni.


Sumber : Rilis PWI /  Editor : Arief

[ Ikuti RuangRiau.com ]


RuangRiau.com

Berita Lainnya
+INDEKS
Daerah

Upacara Hari Koperasi Ke-79, H Paisal: Mari Kita Bangun Koperasi Modern dan Profesional

Senin, 13 Juli 2026 - 19:17:51 WIB

DUMAI (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Dumai, Riau menggelar upacara me.

Daerah

Wawako Dumai Hadiri Hari Peringatan Anak Nasional di Inhu

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:01:17 WIB

INHU (RUANGRIAU.COM) - Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto didampingi istri Anik Sul.

Daerah

Dumai Raih WTP 2025, Sembilan Kali Beruntun dari BPK

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:57:58 WIB

DUMAI (RUANGRIAU.COM) - Prestasi membanggakan kembali diraih Pemerintah Kota (Pe.

Daerah

DPRD Pekanbaru Soroti Ketidakhadiran Kepala OPD di Paripurna Laporan Reses

Selasa, 01 September 2026 - 11:08:54 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Rapat Paripurna DPRD Kota Pekanbaru dengan agenda pe.

Daerah

Karhutla Dekati Sumur Minyak BSP, Robi: Api di Selatan NEB#08 Berhasil Dipadamkan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:05:37 WIB

SIAK (RUANGRIAU.COM) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berada di sekit.

Daerah

Karhutla Makin Meluas, Pekanbaru Tetapkan Status Tanggap Darurat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:05:37 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus melu.


Tulis Komentar
+INDEKS


Terkini
+INDEKS
16 Sekolah di Pekanbaru Dapat Rp17 Miliar untuk Revitalisasi
01 September 2026
DPRD Pekanbaru Soroti Ketidakhadiran Kepala OPD di Paripurna Laporan Reses
01 September 2026
Asap Karhutla Ancam Prestasi Anak hingga Penghasilan Rendah saat Dewasa
31 Agustus 2026
Mutasi Polri, Wakapolda dan Tiga Kapolres di Riau Berganti
31 Agustus 2026
Titik Api Nol, Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka
30 Agustus 2026
Karhutla Dekati Sumur Minyak BSP, Robi: Api di Selatan NEB#08 Berhasil Dipadamkan
28 Agustus 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Rp10 Miliar untuk Beasiswa 2027
28 Agustus 2026
ISPA Meningkat Saat Udara Pekanbaru Memburuk, 177 Kasus Tercatat
27 Agustus 2026
Karhutla Makin Meluas, Pekanbaru Tetapkan Status Tanggap Darurat
27 Agustus 2026
Kabut Asap Karhutla, Ibu Hamil, Bayi hingga Lansian Jadi Perhatian Khusus
26 Agustus 2026
Terpopuler
+INDEKS
  • 1 Karhutla Makin Meluas, Pekanbaru Tetapkan Status Tanggap Darurat
  • 2 Ratusan Pedagang Jalan Teratai Pekanbaru Mulai Direlokasi Pekan Ini
  • 3 Urus Dokumen Kependudukan Kini Bisa dari Rumah, Disdukcapil Pekanbaru Andalkan Sipenduduk dan LAGU
  • 4 DPRD Pekanbaru Dorong Pemerintah Cari Solusi Stabilkan Harga Ayam
  • 5 Kualitas Udara Bisa Dipantau Lewat Videotron di Rumah Dinas Gubernur
  • 6 Kabut Asap Memburuk, Siswa PAUD hingga SMP Pekanbaru Belajar dari Rumah
  • 7 Pemko Pekanbaru Tanggung Penuh Biaya Domestik Haji, Agung Terima Penghargaan

Ikuti Kami


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

RuangRiau.com©2020 | All Right Reserved