• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Internasional
  • Ruang Bebas
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sport
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • More
    • Tekno
    • Mom & Kids
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Travel
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
Pilihan
Aktivasi Siskamling, Bima Arya "Ronda" Bareng Wali Kota Bandung
Harga Beras Mulai Ada Penurunan di Banyak Daerah
Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem, Mendagri Tekankan Bantuan ke Masyarakat Harus Tepat Sasaran
Dinas Koperasi Kampar: 50 Persen Lahan Sawit yang Diserahkan PT Ciliandra ke Koperasi Siabu Tidak Layak
Ini Respon Kasat Lantas Polres Kampar, Terkait Keresahan Masyarakat Desa Siabu Terhadap Mobil Perusahaan Melebihi Tonase

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Diskes Pekanbaru Membantah

Honorer Mengeluh: 10 Tahun Honor Cuma Digaji Rp1,5 Juta, yang Baru Masuk Rp3,5 Juta

Redaksi

Kamis, 02 Maret 2023 18:16:12 WIB
Cetak
Honorer Mengeluh: 10 Tahun Honor Cuma Digaji Rp1,5 Juta, yang Baru Masuk Rp3,5 Juta
Ilustrasi

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Honorer lingkungan Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, keluhkan kebijakan pimpinan yang dinilai pilih kasih dan tidak adil. Isunya, pimpinan Diskes beda-bedakan penghasilan honorer yang jumlah cukup signifikan. Terutama yang bertugas di Puskesmas maupun di lingkungan Diskes Pekanbaru.

Keluhan honorer ini sudah lama menyebar dan juga menjadi pembicaraan antar sesama honorer. Keluhan itu tidak hanya pada gaji, tapi juga pada penempatan yang tidak sesuai dengan keahlian masing-masing honorer.

Informasi ini disampaikan oleh salah seorang honorer lingkungan Diskes Kota Pekanbaru yang tidak mau disebutkan namanya, Kamis (2/3). Ia mengungkapkan, permasalahan ini terjadi semenjak tahun 2022 lalu.

"Sudah lama kami mengeluhkan ini, tapi kami takut dan tidak tahu ngomong sama siapa. Masa kami sudah bekerja ada yang mulai 5 hingga 10 tahun gaji cuma Rp1,5 juta, sementara yang baru keluar SK gajinya sampai Rp3,5 juta. Padahal, mereka banyak yang hanya tamatan SMA," katanya.

Ia menyampaikan, sebelumnya pernah dapat informasi jika kesenjangan ini kabarnya diduga ada permainan nyata Diskes Pekanbaru dengan bidang umum yang mengeluarkan SK. Sehingga penempatannya pun tidak sesuai.

"Seperti di bidang Multimedia, SK Multimedka tamatan SMA gaji Rp3,5 juta, sementara yang dibidang kesehatan D3, S1 gajinya hanya Rp1,5 juta. Itupun gaji ditunda-tunda," katanya.

Sesuai Perwako, tambahnya, ia menerima gaji hanya Rp67 ribu perhari kerja atau sekitar Rp1,4 juta selama 22 hari Kerja. Namun dibidang lain bisa terima Rp3,5 juta.

"Kami berharap ini bisa dijelaskan agar kami merasa tidak ada yang dianak tirikan. Hanya saja kami tidak tahu ngadu sama siapa," tuturnya.

Kepala Diskes Kota Pekanbaru dr Zaini Rizaldy saat dikonfirmasi mengaku tidak tahu masalah tersebut. Kecuali masalah di Rumah Sakit Madani yang masalahnya ada pemotongan. Hanya saja ia juga tidak tahu terkait pemotongan apa.

"Saya tidak tahu itu, honorer yang mana. Yang saya tahu di Madani (Rumah Sakit Madani) katanya ada potongan. Tapi untuk lebih jelasnya coba hubungi Sekretaris Diskes," katanya.

Sementara, Sekretaris Diskes Kota Pekanbaru dr David Holoan mengatakan, informasi tersebut salah dan tidak benar. Tidak ada pembayaran gaji sebesar itu, semuanya sesuai aturan, hanya saja seperti admin atau khusus admin, dinas-dinas lain memang sudah menaikkan kalau pihaknya terlambat mengajukan maka tidak ada kenaikan.

Namun dalam menaikkan gaji ini juga resikonya, yaitu jika kenaikan itu menjadi temuan tidak sesuai maka dikembalikan. Karena itu tidak jadi dinaikkan, karena kita yakin pasti mereka tidak akan mau mengembalikan.

“Jadi kita belum ada menaikkan belum ada yang kita naikkan. Salah itu, memang dinas-dinas lain sudah, tapi kita belum ada,” katanya.

Untuk lebih jelasnya ada pada Kasubag Umum (Kasum), karena mereka yang dibidang tersebut. “Seharusnya bapak Kadis tahu lah, nggak mungkin pak Kadis nggak tahu. Tapi untuk jelasnya lagi Kasubag Umum saja,” katanya.

Kasubag Umum dan Kepegawaian, Medy Surtiawati S.Kep, mengatakan, para honorer tidak paham dan mengerti dengan pola gaji ini. Karena untuk gaji ini ada bidangnya masing-masing dan sesuai keahliannya. Baik dibidang THL, admin, multimedia dan lainnya.

“Jadi kita tidak menaikkan gaji, karena untuk gaji ini sudah ada standar Perwakonya yang secara keseluruhan. Maka itu, mereka juga seharusnya bertanya dulu dan tidak sembarangan bicara,” jelasnya.

Ia menegaskan, untuk masalah gaji ini tidak ada yang dibedakan dan sesuai dengan keahlian masing-masing.

“Jadi gaji ini tidak ada pandai-pandai kita karena semua itu ada landasannya. Termasuk penempatan yang sesuai dengan keahlian orangnya," katanya.

"Saya berharap untuk informasi ini silahkan bertanya dan cari informasi yang benar dan tidak bicara sembarangan dan tidak mau bertanya. Kadang kita paham juga memang ini kembali ke pengetahuan mereka dan pendidikannya,” tuturnya. (tim)


[ Ikuti RuangRiau.com ]


RuangRiau.com

Berita Lainnya
+INDEKS
Daerah

PT BSP Bersama SKK Migas Sumbagut Tanam Pohon di Dayun, Dorong Ekowisata dan Lingkungan Hijau

Jumat, 01 Mei 2026 - 09:21:42 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - PT Bumi Siak Pusako (BSP) kembali bersinergi dengan .

Daerah

Pemko Pekanbaru Evaluasi WFH Jumat, Skema Baru Disiapkan Lebih Efektif

Kamis, 30 April 2026 - 15:01:31 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tengah mengevaluas.

Daerah

Pemko Pekanbaru Evaluasi Program 1 ASN 1 RW, Perkuat Validasi Data Warga

Jumat, 01 Mei 2026 - 09:07:22 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai mengevaluasi.

Daerah

Wawako Pekanbaru Dorong Pelaku Usaha Sediakan APAR Cegah Kebakaran

Rabu, 29 April 2026 - 12:12:12 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, mendorong.

Daerah

Sapi Kurban Presiden untuk Pekanbaru Dipastikan Sehat, Bobot Capai 907 Kilogram

Rabu, 29 April 2026 - 12:02:07 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Pekan.

Daerah

Jalan Teluk Leok Mulus Kembali, Penantian Warga 20 Tahun Terjawab

Selasa, 28 April 2026 - 12:44:40 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Penantian panjang warga Jalan Teluk Leok, Rumbai Tim.


Tulis Komentar
+INDEKS


Terkini
+INDEKS
PT BSP Bersama SKK Migas Sumbagut Tanam Pohon di Dayun, Dorong Ekowisata dan Lingkungan Hijau
01 Mei 2026
Pemko Pekanbaru Evaluasi Program 1 ASN 1 RW, Perkuat Validasi Data Warga
01 Mei 2026
Pemko Pekanbaru Evaluasi WFH Jumat, Skema Baru Disiapkan Lebih Efektif
30 April 2026
Oknum PPPK Satpol PP Inhu Ditangkap, Polisi Temukan Sabu dan Uang Tunai
29 April 2026
Wawako Pekanbaru Dorong Pelaku Usaha Sediakan APAR Cegah Kebakaran
29 April 2026
Sapi Kurban Presiden untuk Pekanbaru Dipastikan Sehat, Bobot Capai 907 Kilogram
29 April 2026
Jalan Teluk Leok Mulus Kembali, Penantian Warga 20 Tahun Terjawab
28 April 2026
Aniaya dan Peras Korban di Kedai Kopi, Empat Debt Collector Ditangkap
27 April 2026
Tekan Kemiskinan dan Stunting, Pekanbaru Raih Penghargaan dari Pemerintah Pusat
27 April 2026
Kemudahan Pajak Dongkrak PAD Pekanbaru
25 April 2026
Terpopuler
+INDEKS
  • 1 Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng Insan Pers dan Mubaligh Kampar
  • 2 Bupati dan Pj Sekda Kampar Safari Ramadhan di Masjid Al Fur'qan Bangkinang Kota
  • 3 PT Bumi Siak Pusako Gelar RUPS Bagikan Dividen Interim dari Kinerja Tahun Buku 2025
  • 4 Pj Sekda Pimpin Safari Ramadhan di Binuang, Ini Kata Camat Bangkinang
  • 5 TMMD ke-127 di Pekanbaru Tuntaskan Infrastruktur, Dorong Ekonomi Warga
  • 6 Project Terra Diluncurkan di Pekanbaru, Konsep Kandang Terpadu Dorong Gizi dan Ekonomi Keluarga
  • 7 Malam Takbiran di Pekanbaru Bakal Diramaikan Pawai Obor dan Mobil Hias

Ikuti Kami


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

RuangRiau.com©2020 | All Right Reserved