Pilihan
Rusia-China & India Bikin Mata Uang Baru, Dolar AS Bagaimana?
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Negara aliansi BRICS, yakni Rusia, China hingga India bersiap untuk meninggalkan Dolar Amerika Serikat (AS) untuk melakukan perdagangan antarnegara. Saat ini aliansi negara itu dalam proses menciptakan alat pembayaran baru.
Proses ini juga dibuat berdasarkan strategi pengurangan total mata uang Dolar atau Euro.
Hal tersebut diutarakan anggota parlemen Rusia Alexander Babakov saat berkunjung ke India. Dikutip dari media India, Livemint, Kamis (6/3/2023), sebuah laporan mengindikasikan bahwa mata uang baru akan diamankan dengan emas dan komoditas lain termasuk elemen tanah jarang.
Tapi detil yang dipakai belum diungkap jelas. Babakov sendiri mengatakan bakal ada pembahasan lagi di KTT BRICS Agustus 2023.
Sebenarnya, keinginan penggunaan "mata uang" lain di BRICS sudah tercetus sejak 2009. Dalam pertemuan pada Juni 2009, pemimpin negara anggota ingin menambah "pengaruh" di ekonomi dunia.
Namun, implementasi mata uang BRIC belum terealisasi hingga kini. Tetapi sanksi Barat yang diberikan ke Rusia membuat Moskow mencetuskan lagi ini di 2023.
Diketahui, pada akhir Maret, Presiden Rusia Vladimir Putin mengadopsi kebijakan luar negeri baru yang menempatkan India dan China di garis depan. Pengumuman itu muncul hanya beberapa hari setelah Presiden China Xi Jinping mengunjungi Moskow untuk lebih memperkuat kemitraan pada Maret.
"Rusia akan terus membangun kemitraan strategis istimewa dengan Republik India dengan maksud untuk meningkatkan dan memperluas kerja sama di semua bidang atas dasar saling menguntungkan dan memberikan penekanan khusus pada peningkatan volume perdagangan bilateral, penguatan investasi dan ikatan teknologi , dan memastikan perlawanan mereka terhadap tindakan destruktif negara-negara yang tidak bersahabat dan aliansi mereka," kata pernyataan itu.
Putin juga mengumumkan niatnya untuk memprioritaskan dan meningkatkan kapasitas serta peran internasionalnya dalam pengelompokan seperti BRICS. Ia berujar ini untuk membantu menyesuaikan tatanan dunia dengan "realitas dunia multipolar". (*)
Berita Lainnya
Demi Peningkatan PAD, Pemko Pekanbaru Siapkan Sistem Parkir Berbasis Data
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Perh.
Bertahun-tahun Indonesia Dikibuli Pengusaha CPO
JAKARTA (RUANGRIAU.COM) - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengung.
PAD Pemko Pekanbaru Naik 43 Persen
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Pemko Pekanba.
Akhir Tahun, Pencapaian PAD Pekanbaru Bisa Capai Rp1,5 Triliun
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemko Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Agun.
Harga Beras Mulai Ada Penurunan di Banyak Daerah
RUANGRIAU.COM– Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengapr.
Pemblokiran Rekening Dormant Efektif Tekan Judol hingga 70 Persen
RUANGRIAU.COM - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melapork.








