Pilihan
Revitalisasi Pasar Bawah Mangkrak, Agung Beri Ultimatum: Selesaikan atau Putus Kontrak
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, memberikan ultimatum kepada pengelola revitalisasi Pasar Wisata Pasar Bawah setelah proyek yang seharusnya selesai pada 2025 hingga kini baru mencapai sekitar 60 persen. Jika tidak segera dirampungkan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru siap memutus kontrak dan mengambil alih pembangunan.
Hal itu disampaikan Wali Kota ketika melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Wisata Pasar Bawah, Kamis (30/7/2026), untuk melihat langsung progres revitalisasi pasar yang tak kunjung selesai.
Dalam Sidak tersebut, Agung mengaku kecewa karena proyek telah mangkrak selama lebih dari tiga bulan. Kondisi itu juga telah memicu banyak keluhan dari para pedagang yang terdampak.
"Kita lihat laporan masyarakat, salah satunya pembangunan yang tidak selesai. Ini sudah tiga bulan lebih mangkrak pembangunannya," kata Wali Kota.
Ia menjelaskan, berdasarkan perjanjian kerja sama antara Pemko Pekanbaru dan PT Ali Akbar Sejahtera selaku pengelola, revitalisasi Pasar Bawah seharusnya sudah rampung pada 2025.
Namun hingga pertengahan 2026, progres pembangunan baru mencapai sekitar 60 persen dari target yang telah disepakati.
Agung mengatakan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru sebelumnya telah melayangkan surat peringatan pertama dan kedua kepada pihak pengelola.
Dalam waktu dekat, Pemko akan mengirimkan surat peringatan ketiga sekaligus memanggil pengelola, kontraktor, dan perwakilan pedagang untuk mencari solusi atas mandeknya proyek tersebut.
"Kalau tidak selesai juga setelah peringatan ketiga ini, kita putus kontrak. Setelah itu akan diaudit," tegasnya.
Menurut Agung, jika kontrak dengan pihak ketiga diputus, Pemko Pekanbaru siap mengambil alih penyelesaian pembangunan agar proyek tidak terus terbengkalai dan merugikan para pedagang.
Ia menegaskan, Pasar Bawah merupakan salah satu ikon Kota Pekanbaru sehingga revitalisasinya tidak boleh terus tertunda.
"Mangkraknya pembangunan ini karena persoalan pembiayaan antara pengelola dan kontraktor. Ini yang akan kita dudukkan secara terbuka. Kalau memang tidak sanggup, akan diambil alih Pemko," ucap Wali Kota. (*)
Berita Lainnya
Perkuat Kepastian Hukum, BSP Tandatangani MoU dengan Kejati Riau
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Memperkuat kepastian hukum sejak awal pengambilan ke.
Labkesmas Bengkalis Raih Akreditasi Utama, Siap Tingkatkan Mutu Pelayanan
BENGKALIS (RUANGRIAU.COM) - Unit Pelaksana Teknis Daerah Laboratorium Kesehatan .
Bupati Bengkalis Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Iskandar Hoesin
BENGKALIS (RUANGRIAU.COM) - Inna lillahi wa inna ilaihi rajiāun. Kabar .
Kunjungi Siak, Kapolda Riau Puji Keberanian Bupati Afni Membela Hak Daerah
SIAK (RUANGRIAU.COM) - Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat memberikan apresiasi.
Petakan Titik Rawan Banjir, Pemko Pekanbaru Siapkan Penanganan Teknis
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memetakan titik-ti.
Jadi Pemateri di KKP OSIS SMAN 1 Bangkinang Kota, Syawir Sampaikan Materi Pendidikan Pemilih Pemula
?BANGKINANG KOTA (RUANGRIAU.COM) - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).








