• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Internasional
  • Ruang Bebas
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sport
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • More
    • Tekno
    • Mom & Kids
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Travel
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
Pilihan
Aktivasi Siskamling, Bima Arya "Ronda" Bareng Wali Kota Bandung
Harga Beras Mulai Ada Penurunan di Banyak Daerah
Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem, Mendagri Tekankan Bantuan ke Masyarakat Harus Tepat Sasaran
Dinas Koperasi Kampar: 50 Persen Lahan Sawit yang Diserahkan PT Ciliandra ke Koperasi Siabu Tidak Layak
Ini Respon Kasat Lantas Polres Kampar, Terkait Keresahan Masyarakat Desa Siabu Terhadap Mobil Perusahaan Melebihi Tonase

  • Home
  • Nasional

Kebijakan Baru! ASN Dapat Bekerja dari Mana Saja

Redaksi

Kamis, 06 Maret 2025 00:03:46 WIB
Cetak
Kebijakan Baru! ASN Dapat Bekerja dari Mana Saja
Ilustrasi WFA.

JAKARTA (RUANGRIAU.COM) – Pemerintah resmi menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Melalui Surat Edaran (SE) No. 2/2025, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini mengatur skema kerja fleksibel yang memungkinkan ASN bekerja dari kantor (WFO), dari rumah (WFH), atau dari lokasi lain yang ditentukan (WFA). 

Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas kerja, memastikan kelancaran pelayanan publik, serta menyesuaikan dengan dinamika mobilitas masyarakat, terutama menjelang periode libur nasional dan cuti bersama. 

ASN Bisa Bekerja Fleksibel, Tapi Pelayanan Publik Tetap Jalan 

Dalam keterangannya, Rini menegaskan bahwa kebijakan WFA bagi ASN tetap mengedepankan prinsip efisiensi dan akuntabilitas. Oleh karena itu, pimpinan instansi pemerintah diminta mengatur pembagian tugas pegawai, baik yang bekerja di kantor (WFO), dari rumah (WFH), maupun dari lokasi lain (WFA), dengan mempertimbangkan: 

• Jumlah pegawai dan karakteristik layanan pemerintahan
• Optimalisasi sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE)
• Jaminan kelancaran layanan esensial, seperti kesehatan, transportasi, dan keamanan
• Kemudahan akses layanan bagi kelompok rentan, termasuk disabilitas, lansia, ibu hamil, dan anak-anak 

"Kombinasi fleksibilitas kerja ini memungkinkan ASN tetap menjalankan tugasnya dengan baik, sekaligus menjaga keseimbangan antara produktivitas dan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik," ujar Rini dalam keterangannya. 

Selektif dalam Cuti, Pengawasan Diperketat 

Selain pengaturan skema kerja, pimpinan instansi juga diimbau selektif dalam memberikan cuti tahunan kepada pegawai, dengan mempertimbangkan: 

• Beban kerja dan urgensi tugas 

• Jumlah pegawai yang tersedia di unit kerja masing-masing 

• Karakteristik layanan yang diberikan 

Di sisi lain, MenPAN-RB menegaskan bahwa instansi pemerintah wajib melakukan pemantauan dan pengawasan kinerja ASN, termasuk memastikan bahwa target kerja tetap tercapai meskipun sistem kerja lebih fleksibel. 

Bagi unit layanan yang menggunakan sistem shift atau jam kerja bergilir, penyesuaian jadwal akan dilakukan agar pelayanan tetap berjalan optimal. 

Saluran Pengaduan Tetap Dibuka 

Selama penerapan WFA, pemerintah tetap membuka kanal pengaduan bagi masyarakat, baik melalui: 

• LAPOR! (www.lapor.go.id)
• Pengaduan langsung di instansi pemerintah
• Media sosial dan kanal digital lainnya 

Langkah ini bertujuan untuk memberikan akses informasi kepada masyarakat mengenai perubahan jadwal layanan, serta memastikan bahwa output pelayanan, baik yang dilakukan secara daring maupun luring, tetap sesuai dengan standar yang ditetapkan. 

Dengan kebijakan ini, diharapkan ASN dapat menjalankan tugas lebih fleksibel tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat. (*)


[ Ikuti RuangRiau.com ]


RuangRiau.com

Berita Lainnya
+INDEKS
Nasional

Gaji PPPK Tak Boleh Tersendat, Mendagri Siapkan Tiga Skema untuk Daerah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:30:24 WIB

JAKARTA (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah memastikan pegawai pemerintah dengan perjan.

Nasional

Misteri Blackout Sumatera Terjawab, Bareskrim Pastikan Tidak Ada Unsur Sabotase

Senin, 25 Mei 2026 - 15:08:09 WIB

JAKARTA (RUANGRIAU.COM) - Misteri di balik pemadaman listrik massal (blackout) y.

Nasional

Prabowo Terbitkan Aturan Baru, Ekspor Sawit hingga Batu Bara Wajib Lewat BUMN

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:10:43 WIB

JAKARTA (RUANGRIAU.COM) - Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto, men.

Nasional

Aktivasi Siskamling, Bima Arya "Ronda" Bareng Wali Kota Bandung

Selasa, 09 September 2025 - 10:33:26 WIB

RUANGRIAU.COM – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto men.

Nasional

Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem, Mendagri Tekankan Bantuan ke Masyarakat Harus Tepat Sasaran

Senin, 08 September 2025 - 14:50:00 WIB

RUANGRIAU.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meneka.

Nasional

Mendagri Instruksikan Kepala Daerah Perkuat Satlinmas dan Dorong Forkopimda untuk Jaga Situasi Kondusif di Daerah

Ahad, 07 September 2025 - 10:01:36 WIB

RUANGRIAU.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta .


Tulis Komentar
+INDEKS


Terkini
+INDEKS
16 Sekolah di Pekanbaru Dapat Rp17 Miliar untuk Revitalisasi
01 September 2026
DPRD Pekanbaru Soroti Ketidakhadiran Kepala OPD di Paripurna Laporan Reses
01 September 2026
Asap Karhutla Ancam Prestasi Anak hingga Penghasilan Rendah saat Dewasa
31 Agustus 2026
Mutasi Polri, Wakapolda dan Tiga Kapolres di Riau Berganti
31 Agustus 2026
Titik Api Nol, Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka
30 Agustus 2026
Karhutla Dekati Sumur Minyak BSP, Robi: Api di Selatan NEB#08 Berhasil Dipadamkan
28 Agustus 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Rp10 Miliar untuk Beasiswa 2027
28 Agustus 2026
ISPA Meningkat Saat Udara Pekanbaru Memburuk, 177 Kasus Tercatat
27 Agustus 2026
Karhutla Makin Meluas, Pekanbaru Tetapkan Status Tanggap Darurat
27 Agustus 2026
Kabut Asap Karhutla, Ibu Hamil, Bayi hingga Lansian Jadi Perhatian Khusus
26 Agustus 2026
Terpopuler
+INDEKS
  • 1 Urus Dokumen Kependudukan Kini Bisa dari Rumah, Disdukcapil Pekanbaru Andalkan Sipenduduk dan LAGU
  • 2 DPRD Pekanbaru Dorong Pemerintah Cari Solusi Stabilkan Harga Ayam
  • 3 Kualitas Udara Bisa Dipantau Lewat Videotron di Rumah Dinas Gubernur
  • 4 Kabut Asap Memburuk, Siswa PAUD hingga SMP Pekanbaru Belajar dari Rumah
  • 5 Pemko Pekanbaru Tanggung Penuh Biaya Domestik Haji, Agung Terima Penghargaan
  • 6 HUT Ke-28, DPD PAN Pekanbaru Santuni Anak Yatim dan Hadirkan PANsar Murah
  • 7 Hafal Juz 30 Jadi Jalan ASN Pekanbaru Menuju Umrah

Ikuti Kami


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

RuangRiau.com©2020 | All Right Reserved