Pilihan
Sambut Ramadan, Pemko Pekanbaru Gelar Petang Megang di Sungai Siak
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, akan menggelar tradisi Petang Megang atau Mandi Balimau.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru Akmal Khairi menjelaskan, Petang Megang itu akan dipusatkan di pinggiran Sungai Siak tepatnya di halaman Rumah Singgah Tuan Kadi di Kecamatan Senapelan.
"Untuk Petang Megang, tahun ini lokasinya di Rumah Singgah Tuan Kadi," jelasnya.
Lanjut Akmal, Petang Megang yang sudah menjadi tradisi di Kota Pekanbaru ini akan diisi dengan berbagai kegiatan. Diawali dengan salat Ashar berjamaah di Masjid Raya. Kemudian dilanjutkan ziarah ke makam pendiri Kota Pekanbaru di komplek Masjid Raya.
Sesuai jadwal, ziarah akan diikuti langsung oleh Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar.
Usai ziarah, Wali Kota dan rombongan langsung menuju ke Rumah Singgah Tuan Kadi, lokasi pelaksanaan Petang Megang.
"Di Rumah Singgah Tuan Kadi, itu acaranya seperti biasa, seperti memandikan anak yatim secara simbolis oleh bapak wali kota," ujar Akmal. (*)
Berita Lainnya
Upacara Hari Koperasi Ke-79, H Paisal: Mari Kita Bangun Koperasi Modern dan Profesional
DUMAI (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Dumai, Riau menggelar upacara me.
Wawako Dumai Hadiri Hari Peringatan Anak Nasional di Inhu
INHU (RUANGRIAU.COM) - Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto didampingi istri Anik Sul.
Dumai Raih WTP 2025, Sembilan Kali Beruntun dari BPK
DUMAI (RUANGRIAU.COM) - Prestasi membanggakan kembali diraih Pemerintah Kota (Pe.
DPRD Pekanbaru Soroti Ketidakhadiran Kepala OPD di Paripurna Laporan Reses
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Rapat Paripurna DPRD Kota Pekanbaru dengan agenda pe.
Karhutla Dekati Sumur Minyak BSP, Robi: Api di Selatan NEB#08 Berhasil Dipadamkan
SIAK (RUANGRIAU.COM) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berada di sekit.
Karhutla Makin Meluas, Pekanbaru Tetapkan Status Tanggap Darurat
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus melu.








