Pilihan
Lebih Rp31 Miliar Digelontorkan untuk Pembangunan Senapelan Tahun Ini
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyiapkan anggaran lebih dari Rp31 miliar untuk mendukung pembangunan di Kecamatan Senapelan tahun ini. Dana tersebut difokuskan pada program prioritas hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), termasuk infrastruktur, pendidikan, hingga penanganan stunting.
Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar menegaskan, pembangunan harus berangkat dari kebutuhan riil masyarakat, bukan semata-mata perencanaan di atas kertas.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri Musrenbang di Kecamatan Senapelan, Senin (2/3/2026). Ia menyebut, dirinya bersama Wali Kota bergantian turun langsung ke setiap kecamatan agar seluruh wilayah tetap terjangkau.
Menurutnya, forum Musrenbang menjadi ruang strategis untuk menyerap aspirasi warga sekaligus menentukan skala prioritas pembangunan.
"Kami ingin mendengar langsung aspirasi masyarakat. Dari sana bisa terlihat mana yang mendesak, mana yang bisa ditunda, dan mana yang perlu kajian lebih lanjut," ujarnya.
Untuk Kecamatan Senapelan, Pemko Pekanbaru menyiapkan pagu anggaran sekitar Rp10,8 hingga Rp10,9 miliar di tingkat kecamatan. Selain itu, terdapat tambahan lebih dari Rp21 miliar melalui sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), seperti Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim).
Jika ditotal, alokasi pembangunan untuk Senapelan tahun ini mencapai lebih dari Rp31 miliar.
Markarius juga meluruskan pemahaman soal program "Rp100 juta per RW". Ia menegaskan dana tersebut bukan dibagikan secara tunai, melainkan dialokasikan untuk membiayai kegiatan prioritas di masing-masing RW agar pembangunan lebih merata.
"Setiap RW bisa memilih program yang paling mendesak. Jika butuh anggaran lebih besar agar persoalan tuntas, tentu akan disesuaikan," jelasnya.
Selain pembangunan fisik, Musrenbang juga membahas penanganan stunting. Dari total 528 kasus di Pekanbaru, sebanyak 23 anak berada di Kecamatan Senapelan. Pemko menargetkan penanganan dilakukan secara berkelanjutan melalui program intervensi gizi.
"Kami ingin persoalan stunting benar-benar selesai. Program ini akan terus berjalan sampai anak-anak mendapatkan penanganan optimal," ujarnya. (*)
Berita Lainnya
Perkuat Kepastian Hukum, BSP Tandatangani MoU dengan Kejati Riau
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Memperkuat kepastian hukum sejak awal pengambilan ke.
Labkesmas Bengkalis Raih Akreditasi Utama, Siap Tingkatkan Mutu Pelayanan
BENGKALIS (RUANGRIAU.COM) - Unit Pelaksana Teknis Daerah Laboratorium Kesehatan .
Bupati Bengkalis Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Iskandar Hoesin
BENGKALIS (RUANGRIAU.COM) - Inna lillahi wa inna ilaihi rajiāun. Kabar .
Kunjungi Siak, Kapolda Riau Puji Keberanian Bupati Afni Membela Hak Daerah
SIAK (RUANGRIAU.COM) - Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat memberikan apresiasi.
Petakan Titik Rawan Banjir, Pemko Pekanbaru Siapkan Penanganan Teknis
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memetakan titik-ti.
Jadi Pemateri di KKP OSIS SMAN 1 Bangkinang Kota, Syawir Sampaikan Materi Pendidikan Pemilih Pemula
?BANGKINANG KOTA (RUANGRIAU.COM) - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).








