• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Internasional
  • Ruang Bebas
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sport
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • More
    • Tekno
    • Mom & Kids
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Travel
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
Pilihan
Aktivasi Siskamling, Bima Arya "Ronda" Bareng Wali Kota Bandung
Harga Beras Mulai Ada Penurunan di Banyak Daerah
Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem, Mendagri Tekankan Bantuan ke Masyarakat Harus Tepat Sasaran
Dinas Koperasi Kampar: 50 Persen Lahan Sawit yang Diserahkan PT Ciliandra ke Koperasi Siabu Tidak Layak
Ini Respon Kasat Lantas Polres Kampar, Terkait Keresahan Masyarakat Desa Siabu Terhadap Mobil Perusahaan Melebihi Tonase

  • Home
  • Pendidikan
  • Pekanbaru

Gerakan Nol Anak Putus Sekolah Diperkuat, Disdik Buka Posko dan Genjot Mutu Pendidikan

Redaksi

Selasa, 05 Mei 2026 11:25:43 WIB
Cetak
Gerakan Nol Anak Putus Sekolah Diperkuat, Disdik Buka Posko dan Genjot Mutu Pendidikan
Plt Kepala Disdik Pekanbaru Syafrian Tommy.

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mempercepat upaya menekan angka putus sekolah sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan. Melalui program “nol anak putus sekolah”, Dinas Pendidikan (Disdik) membuka posko layanan dan memperkuat berbagai kebijakan untuk memastikan setiap anak tetap mendapatkan akses pendidikan.

Disdik Pekanbaru terus menggencarkan program nol anak putus sekolah sebagai langkah memastikan seluruh anak usia sekolah tetap mengenyam pendidikan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Pekanbaru Syafrian Tommy menegaskan, program ini kini sudah berjalan dan menjadi prioritas utama pemerintah daerah. "Program nol anak putus sekolah menjadi fokus kami. Kami terus mendorong agar anak-anak yang sempat berhenti bisa kembali bersekolah," ujarnya di Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (4/5/2026).

Untuk memperkuat program tersebut, Disdik juga membuka posko layanan pengaduan dan pendataan. Masyarakat yang mengetahui atau memiliki anak putus sekolah dapat melapor langsung ke Disdik maupun ke sekolah terdekat.

Laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti dengan mengarahkan anak ke sekolah yang masih memiliki kuota. Pendataan dilakukan secara berkelanjutan tanpa menunggu periode tertentu.

Tak hanya melalui jalur formal, Disdik juga menyediakan alternatif pendidikan nonformal bagi anak yang telah melewati usia sekolah. Fasilitas seperti Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) menjadi solusi agar mereka tetap memperoleh pendidikan.

Selain itu, pemerintah juga mendorong pelatihan keterampilan melalui lembaga kursus, sehingga anak tidak hanya mendapatkan pendidikan akademik, tetapi juga bekal praktis untuk masa depan.

Berdasarkan data tahun sebelumnya, terdapat 1.778 anak putus sekolah di Pekanbaru. Sebagian telah kembali ke sekolah formal, sementara lainnya diarahkan ke pendidikan nonformal.

"Ada juga kendala seperti ijazah yang tertahan. Itu kita bantu selesaikan. Data-data ini menjadi dasar kebijakan ke depan," jelas Tommy.

Di sisi lain, Pemko Pekanbaru juga fokus meningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh. Upaya yang dilakukan antara lain perbaikan sarana dan prasarana sekolah, serta penguatan kompetensi guru melalui pelatihan literasi, numerasi, dan pemberian beasiswa dari jenjang PAUD hingga SMP.

"Guru yang berkualitas adalah kunci peningkatan mutu pendidikan. Karena itu, peningkatan kompetensi terus kami lakukan," tambahnya.

Sekolah juga didorong menjadi lingkungan yang aman dan nyaman, sekaligus ruang bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakat, baik di bidang akademik, seni, maupun olahraga.

Sejalan dengan visi kota hijau, Disdik turut mengintegrasikan pendidikan lingkungan melalui program seperti satu siswa satu polibag, pemilahan sampah, dan sekolah Adiwiyata.

"Melalui program ini, kami ingin membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan," tutupnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemko Pekanbaru menargetkan tidak ada lagi anak yang terputus dari akses pendidikan, sekaligus mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing. (*)


[ Ikuti RuangRiau.com ]


RuangRiau.com

Berita Lainnya
+INDEKS
Pendidikan

16 Sekolah di Pekanbaru Dapat Rp17 Miliar untuk Revitalisasi

Selasa, 01 September 2026 - 11:50:28 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Sebanyak 16 sekolah tingkat SD dan SMP di Kota Pekan.

Pendidikan

Asap Karhutla Ancam Prestasi Anak hingga Penghasilan Rendah saat Dewasa

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:54:55 WIB

JAKARTA (RUANGRIAU.COM) - Karhutla tak hanya mengancam kesehatan dan mengganggu .

Pendidikan

Titik Api Nol, Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka

Ahad, 30 Agustus 2026 - 20:08:31 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota.

Pendidikan

Pemko Pekanbaru Siapkan Rp10 Miliar untuk Beasiswa 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:31:25 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Kesempatan mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Kota.

Pendidikan

Kabut Asap Memburuk, Siswa PAUD hingga SMP Pekanbaru Belajar dari Rumah

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:30:51 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Kabut asap yang membuat kualitas udara Pekanbaru mas.

Pendidikan

Agung Pastikan Tak Ada Lagi Ijazah Siswa Ditahan karena Tunggakan Biaya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:50:15 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Persoalan tunggakan biaya sekolah tidak boleh membua.


Tulis Komentar
+INDEKS


Terkini
+INDEKS
16 Sekolah di Pekanbaru Dapat Rp17 Miliar untuk Revitalisasi
01 September 2026
DPRD Pekanbaru Soroti Ketidakhadiran Kepala OPD di Paripurna Laporan Reses
01 September 2026
Asap Karhutla Ancam Prestasi Anak hingga Penghasilan Rendah saat Dewasa
31 Agustus 2026
Mutasi Polri, Wakapolda dan Tiga Kapolres di Riau Berganti
31 Agustus 2026
Titik Api Nol, Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka
30 Agustus 2026
Karhutla Dekati Sumur Minyak BSP, Robi: Api di Selatan NEB#08 Berhasil Dipadamkan
28 Agustus 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Rp10 Miliar untuk Beasiswa 2027
28 Agustus 2026
ISPA Meningkat Saat Udara Pekanbaru Memburuk, 177 Kasus Tercatat
27 Agustus 2026
Karhutla Makin Meluas, Pekanbaru Tetapkan Status Tanggap Darurat
27 Agustus 2026
Kabut Asap Karhutla, Ibu Hamil, Bayi hingga Lansian Jadi Perhatian Khusus
26 Agustus 2026
Terpopuler
+INDEKS
  • 1 Urus Dokumen Kependudukan Kini Bisa dari Rumah, Disdukcapil Pekanbaru Andalkan Sipenduduk dan LAGU
  • 2 DPRD Pekanbaru Dorong Pemerintah Cari Solusi Stabilkan Harga Ayam
  • 3 Kualitas Udara Bisa Dipantau Lewat Videotron di Rumah Dinas Gubernur
  • 4 Kabut Asap Memburuk, Siswa PAUD hingga SMP Pekanbaru Belajar dari Rumah
  • 5 Pemko Pekanbaru Tanggung Penuh Biaya Domestik Haji, Agung Terima Penghargaan
  • 6 HUT Ke-28, DPD PAN Pekanbaru Santuni Anak Yatim dan Hadirkan PANsar Murah
  • 7 Hafal Juz 30 Jadi Jalan ASN Pekanbaru Menuju Umrah

Ikuti Kami


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

RuangRiau.com©2020 | All Right Reserved