• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Internasional
  • Ruang Bebas
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sport
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • More
    • Tekno
    • Mom & Kids
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Travel
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
Pilihan
Aktivasi Siskamling, Bima Arya "Ronda" Bareng Wali Kota Bandung
Harga Beras Mulai Ada Penurunan di Banyak Daerah
Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem, Mendagri Tekankan Bantuan ke Masyarakat Harus Tepat Sasaran
Dinas Koperasi Kampar: 50 Persen Lahan Sawit yang Diserahkan PT Ciliandra ke Koperasi Siabu Tidak Layak
Ini Respon Kasat Lantas Polres Kampar, Terkait Keresahan Masyarakat Desa Siabu Terhadap Mobil Perusahaan Melebihi Tonase

  • Home
  • Daerah
  • Kampar

Korban Tenggelam di Sungai Kampar Masih Dicari, Polisi Ungkap Kronologinya

Redaksi

Ahad, 07 Juni 2026 23:11:22 WIB
Cetak
Korban Tenggelam di Sungai Kampar Masih Dicari, Polisi Ungkap Kronologinya

KAMPAR (RUANGRIAU.COM) - Korban tenggelam atas nama Cepi Ahmad Munawar (34), berprofesi sebagai Buruh, berjenis kelamin laki-laki, beralamat di Jalan Kampung Suka Mandi, RT 001 / RW 012, Desa Pada Ulun, Kecamatan Malajaya, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat masih belum ditemukan sampai saat ini. Meskipun sudah dilakukan pencaharian di sepanjang sungai Kampar, Ahad (7/6/2026) siang hingga sore.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang melalui Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid, Ahad sore membeberkan kronologis terjadinya peristiwa tenggelamnya korban di sungai Kampar tersebut.

Menurut mantan Kapolsek Siak Hulu dan Kasat Reserse Narkoba Polres Kampar ini bahwa, korban orang hanyut atau tengelam di aliran sungai Kampar tepatnya di Pulau Kasiok, dusun 01, RT 001 / RW 010, desa Muara Jalai, kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar, Riau telah dilakukan pencaharian sampai sore dan belum ditemukan.

"Pada hari Minggu, tanggal 07 Juni 2026 sekitar pukul 14.00 WIB di dapat informasi dari masyarakat adanya orang tenggelam di Pulau Kasiok, Dusun 1, RT 001 / RW 010, desa Muara Jalai, kecamatan Kampar Utara,  kabupaten Kampar atas informasi tersebut, Saya selaku Kapolsek Kampar langsung  memerintahkan Kanit Reskrim Ipda David Gusmanto dan personil piket Polsek Kampar untuk mendatangi TKP," jelas Kapolsek Kampar.

Selanjutnya, lanjut Kapolsek, berdasarkan laporan yang diterima dari lokasi kejadian tersebut di dapat informasi, bahwa pada hari Minggu, tanggal 07 Juni  2026 sekira pada pukul 13:00 WIB, Ketiga orang yang sedang memancing di dalam sungai Kampar tepatnya di Pulau Kasiok, Dusun 1, RT 001 /  RW 010, desa Muara Jalai, kecamatan Kampar Utara, kabupaten Kampar yang mana tempat mereka memancing berpindah dari awal mereka memancing ke arah hilir sungai yang mana di tempat awal mereka memancing dangkal air nya.

"Kemudian setelah mereka bergeser kearah hilir sungai Kampar. Kedua orang tersebut atas nama Dede Oleh Nurdiansyah dan korban mandi dan berenang di sungai Kampar tersebut, Namun pada saat berenang tersebut, mereka tidak mengetahui bahwa ada tempat sungai yang airnya dalam, dan mereka berdua terbawa arus sungai Kampar dan mereka berdua berusaha untuk berenang ke tepi sungai Kampar dan teman korban Dede Oleh Nurdiansyah sampai ke tepi sungai Kampar dan Korban terus berusaha ke tepi sungai Kampar dan berteriak meminta tolong," jelas Kapolsek lagi.

Ditambahkan Kapolsek, pada saat timbul tenggelam tersebut, teman korban lainnya atas nama Wawan Setiawan yang sedang memancing melihat kedua teman yang meminta tolong langsung berusaha memanggil warga yang sedang berada di daratan untuk meminta bantuan pertolongan.

"Pada saat korban yang dalam posisi timbul tenggelam dan terbawa arus sungai Kampar yang saat itu dilihat oleh saksi-saksi. Kemudian saksi-saksi langsung memanggil warga untuk meminta pertolongan bantuan. Akhirnya teman korban atas nama Dede Oleh Nurdiansyah berhasil diselamatkan warga dan langsung dibawa oleh warga ke Rumah Sakit Umum (RSUD) Bangkinang untuk dilakukan tindakan medis," tambahnya.

Kata Asdisyah, pada pukul 14.45 WIB, Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kampar langsung turun ke lokasi dan melakukan pencarian terhadap korban yang sampai saat ini masih belum di temukan, 

"Tim sampai saat ini masih mencari oorban yang tenggelam tersebut," kata Kapolsek sore itu.

Mengakhiri wawancara, Kapolsek Kampar menegaskan bahwa terhadap kejadian tersebut, Polsek Kampar sudah melakukan berbagai tindakan diantaranya dengan mendatangi dan mengamankan TKP, mencatat saksi-saksi, membantu melakukan pencaharian terhadap korban. Polsek Kampar juga berkoordinasi dengan pihak keluarga korban dan membuat laporan.

Selanjutnya, Polsek Kampar juga menindaklanjuti atas peristiwa dan kejadian tengelam korban dengan menggali informasi terhadap saksi-saksi di TKP, mengumpulkan barang bukti, melakukan penyelidikan dan membuat laporan.

"Bagi warga yang beraktifitas, baik itu mandi dan mancing serta aktifitas lainnya di sepanjang sungai Kampar harus tetap waspada dan berhati-hati agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di sepanjang sungai Kampar," imbau Kapolsek sembari mengakhiri wawancara.

Sebelumnya korban atas nama Cepi Ahmad Munawar bersama teman diantanya Dede Oleh Nurdiansyah (32) tahun, jenis laki-laki, agama Islam, berprofesi Buruh, beralamat di Jalan Kampung Gunung Leutik, RT 002 / RW 015, desa Giri Asih, kecamatan Batu Jajar,  kabupaten Bandung Barat, provinsi Jawa Barat mancing lalu mandi bersama ditempat lokasi dangkal, namun tanpa mereka sadari sampai terbawa arus ke bagian yang dalam sehingga hanyut.

Dede dan Cepi berusaha menyelamatkan diri dengan berbagai upaya tapi takdir berkata lain. Wawan Setiawan (32), jenis kelamin Laki-laki, beragama Islam, berprofesi sebagai Buruh, beralamat di Jalan Kampung Kalapa, RT 001 / RW 012 , desa Pada Ulun, kecamatan Majalaya, kabupaten Bandung, provinsi Jawa Barat melihat kondisi kedua temannya langsung berteriak dan meminta tolong warga sekitar untuk menolong.

Akhirnya berkat pertolongan warga, teman korban Dede dapat diselamatkan dan langsung dibawa oleh warga ke RSUD Bangkinang. Sedangkan korban Cepi hanyut dan akhirnya tenggelam terbawa arus sungai Kampar.

Adapun saksi - saksi yang berada di lokasi yaitu Andri Arjuna (37), berprofesi sebagai sopir, beralamat di Rumbai Palas, Kota Pekanbaru dan Ali Yus (49), berprofesi sebagai petani, beralamat di Rumbai Palas, Kota Pekanbaru.

Korban tenggelam dibawa arus sungai Kampar diduga karena tidak bisa berenang dan masih belum ditemukan. Begitu juga dengan teman korban yang dievakuasi ke RSUD Bangkinang belum didapat informasi terupdate. (*)


[ Ikuti RuangRiau.com ]


RuangRiau.com

Berita Lainnya
+INDEKS
Daerah

Upacara Hari Koperasi Ke-79, H Paisal: Mari Kita Bangun Koperasi Modern dan Profesional

Senin, 13 Juli 2026 - 19:17:51 WIB

DUMAI (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Dumai, Riau menggelar upacara me.

Daerah

Wawako Dumai Hadiri Hari Peringatan Anak Nasional di Inhu

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:01:17 WIB

INHU (RUANGRIAU.COM) - Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto didampingi istri Anik Sul.

Daerah

Dumai Raih WTP 2025, Sembilan Kali Beruntun dari BPK

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:57:58 WIB

DUMAI (RUANGRIAU.COM) - Prestasi membanggakan kembali diraih Pemerintah Kota (Pe.

Daerah

DPRD Pekanbaru Soroti Ketidakhadiran Kepala OPD di Paripurna Laporan Reses

Selasa, 01 September 2026 - 11:08:54 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Rapat Paripurna DPRD Kota Pekanbaru dengan agenda pe.

Daerah

Karhutla Dekati Sumur Minyak BSP, Robi: Api di Selatan NEB#08 Berhasil Dipadamkan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:05:37 WIB

SIAK (RUANGRIAU.COM) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berada di sekit.

Daerah

Karhutla Makin Meluas, Pekanbaru Tetapkan Status Tanggap Darurat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:05:37 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus melu.


Tulis Komentar
+INDEKS


Terkini
+INDEKS
16 Sekolah di Pekanbaru Dapat Rp17 Miliar untuk Revitalisasi
01 September 2026
DPRD Pekanbaru Soroti Ketidakhadiran Kepala OPD di Paripurna Laporan Reses
01 September 2026
Asap Karhutla Ancam Prestasi Anak hingga Penghasilan Rendah saat Dewasa
31 Agustus 2026
Mutasi Polri, Wakapolda dan Tiga Kapolres di Riau Berganti
31 Agustus 2026
Titik Api Nol, Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka
30 Agustus 2026
Karhutla Dekati Sumur Minyak BSP, Robi: Api di Selatan NEB#08 Berhasil Dipadamkan
28 Agustus 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Rp10 Miliar untuk Beasiswa 2027
28 Agustus 2026
ISPA Meningkat Saat Udara Pekanbaru Memburuk, 177 Kasus Tercatat
27 Agustus 2026
Karhutla Makin Meluas, Pekanbaru Tetapkan Status Tanggap Darurat
27 Agustus 2026
Kabut Asap Karhutla, Ibu Hamil, Bayi hingga Lansian Jadi Perhatian Khusus
26 Agustus 2026
Terpopuler
+INDEKS
  • 1 Urus Dokumen Kependudukan Kini Bisa dari Rumah, Disdukcapil Pekanbaru Andalkan Sipenduduk dan LAGU
  • 2 DPRD Pekanbaru Dorong Pemerintah Cari Solusi Stabilkan Harga Ayam
  • 3 Kualitas Udara Bisa Dipantau Lewat Videotron di Rumah Dinas Gubernur
  • 4 Kabut Asap Memburuk, Siswa PAUD hingga SMP Pekanbaru Belajar dari Rumah
  • 5 Pemko Pekanbaru Tanggung Penuh Biaya Domestik Haji, Agung Terima Penghargaan
  • 6 HUT Ke-28, DPD PAN Pekanbaru Santuni Anak Yatim dan Hadirkan PANsar Murah
  • 7 Hafal Juz 30 Jadi Jalan ASN Pekanbaru Menuju Umrah

Ikuti Kami


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

RuangRiau.com©2020 | All Right Reserved