Pilihan
LPS Terbaik di Pekanbaru Diguyur Hadiah, Juara Utama Dapat Umroh di Hari Jadi Kota
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyiapkan hadiah istimewa bagi Lembaga Pengelola Sampah (LPS) terbaik tahun ini. Tak hanya becak motor (bentor), juara utama juga akan menerima hadiah umroh yang rencananya diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota Pekanbaru.
Penilaian terhadap Lembaga Pengelola Sampah (LPS) yang dilakukan Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru kini telah rampung. Tim penilai yang terdiri dari DLHK, TP PKK, dan Dharma Wanita telah turun langsung ke lapangan untuk menilai 30 LPS terbaik dari berbagai kelurahan.
Kepala DLHK Kota Pekanbaru Reza Aulia Putra menjelaskan, penilaian tahun ini tidak hanya dilakukan terhadap LPS, tetapi juga mencakup badan usaha dan sekolah Adiwiyata.
“Tim sudah turun ke masing-masing wilayah untuk menilai 30 LPS. Selain LPS, ada juga badan usaha dan sekolah Adiwiyata yang ikut dalam penilaian,” ujar Reza.
Menurutnya, hasil penilaian dari seluruh tim saat ini tengah direkap untuk menentukan peraih nilai tertinggi di masing-masing kategori.
“Nanti setelah rekap selesai, kita akan lihat siapa yang meraih nilai tertinggi. Pemenangnya akan diumumkan pada Hari Jadi Kota Pekanbaru,” jelasnya.
Reza menyebutkan, penghargaan bagi LPS terbaik akan diserahkan langsung oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Selain hadiah bentor, pemenang utama juga akan menerima hadiah umroh.
Sementara itu, untuk kategori sekolah Adiwiyata dan badan usaha, pemerintah menyiapkan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi.
Penilaian terhadap LPS dibagi ke dalam tiga kategori berdasarkan cakupan layanan. Kategori kecil diperuntukkan bagi LPS yang melayani kurang dari 1.000 penduduk, kategori sedang untuk layanan 1.000 hingga 3.000 penduduk, dan kategori besar bagi wilayah dengan cakupan lebih dari 3.000 penduduk.
Dari total 83 LPS yang ada di Pekanbaru, sebanyak 30 LPS masuk tahap penilaian yang berlangsung sejak 8 hingga 18 Juni 2026.
Reza menjelaskan, lomba ini bertujuan mendorong pengelolaan sampah yang lebih profesional agar volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dapat ditekan.
Menurutnya, LPS ideal tidak hanya mengumpulkan sampah, tetapi juga mampu mengelola dan memberi nilai tambah pada sampah yang sudah dipilah dari rumah tangga.
“Pengelolaan sampah dimulai dari rumah tangga melalui pemilahan. Sampah yang sudah dipisahkan itu kemudian diolah oleh LPS. Semakin baik pengelolaannya, semakin tinggi nilainya,” terangnya.
Ia berharap setiap LPS mampu menghadirkan inovasi dan terobosan baru dalam pengelolaan sampah, terutama untuk sampah organik yang memiliki nilai ekonomis.
“Ada LPS yang sudah memilah sampah organik, menampungnya, lalu menjualnya kembali sehingga menghasilkan nilai ekonomi. Inovasi seperti inilah yang kami harapkan dari setiap LPS,” tutup Reza. (*)
Berita Lainnya
Upacara Hari Koperasi Ke-79, H Paisal: Mari Kita Bangun Koperasi Modern dan Profesional
DUMAI (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Dumai, Riau menggelar upacara me.
Wawako Dumai Hadiri Hari Peringatan Anak Nasional di Inhu
INHU (RUANGRIAU.COM) - Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto didampingi istri Anik Sul.
Dumai Raih WTP 2025, Sembilan Kali Beruntun dari BPK
DUMAI (RUANGRIAU.COM) - Prestasi membanggakan kembali diraih Pemerintah Kota (Pe.
DPRD Pekanbaru Soroti Ketidakhadiran Kepala OPD di Paripurna Laporan Reses
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Rapat Paripurna DPRD Kota Pekanbaru dengan agenda pe.
Karhutla Dekati Sumur Minyak BSP, Robi: Api di Selatan NEB#08 Berhasil Dipadamkan
SIAK (RUANGRIAU.COM) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berada di sekit.
Karhutla Makin Meluas, Pekanbaru Tetapkan Status Tanggap Darurat
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus melu.








