Pilihan
Inovasi Pemko Pekanbaru Tarik Perhatian Pusat, Agung Diminta Berbagi Pengalaman
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Keberhasilan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah bahkan meminta Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho membagikan strategi dan inovasi yang diterapkan kepada pemerintah daerah di berbagai wilayah Indonesia.
Agung mengatakan, dirinya beberapa kali diundang untuk memaparkan langkah-langkah yang dilakukan Pemko Pekanbaru dalam meningkatkan PAD tanpa membebani masyarakat.
"Beberapa kali Mendagri menyampaikan dalam berbagai pertemuan bahwa peningkatan PAD Kota Pekanbaru patut menjadi contoh bagi pemerintah kabupaten, kota, bahkan provinsi. Saya diminta melalui Dirjen Bina Keuangan Daerah untuk berbagi pengalaman dan inovasi kepada daerah-daerah lain," ujar Wali Kota.
Lanjutnya, materi yang dibagikan tidak hanya berkaitan dengan strategi peningkatan PAD, tetapi juga berbagai inovasi pelayanan publik dan pemanfaatan teknologi digital yang diterapkan di lingkungan Pemko Pekanbaru.
Ia menilai hampir seluruh pemerintah daerah menghadapi tantangan yang sama, yakni tingginya kebutuhan pembangunan di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah. Karena itu, inovasi dan tata kelola pemerintahan yang baik menjadi kunci untuk meningkatkan penerimaan daerah.
"Persoalan yang dihadapi hampir semua kabupaten dan kota pada dasarnya sama. Harapan masyarakat terhadap pembangunan sangat tinggi, sementara kemampuan keuangan daerah masih terbatas. Karena itu diperlukan inovasi dan tata kelola pemerintahan yang baik agar PAD terus meningkat," katanya.
Keberhasilan Pekanbaru juga menarik perhatian pemerintah daerah lain. Agung mengungkapkan, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menghubunginya dan meminta dirinya menjadi narasumber untuk memaparkan strategi peningkatan PAD di hadapan jajaran Pemerintah Provinsi NTT.
Materi yang akan disampaikan meliputi optimalisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak kendaraan bermotor, hingga inovasi percepatan layanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
"Pelayanan penerbitan PBG di Kota Pekanbaru kini dapat diselesaikan hanya dalam hitungan hari, bahkan untuk beberapa jenis layanan dapat rampung dalam hitungan jam," ungkap Agung.
Agung menegaskan, peningkatan PAD tidak selalu harus dilakukan dengan menaikkan tarif pajak atau retribusi. Menurutnya, perbaikan sistem, peningkatan pelayanan, dan inovasi justru mampu meningkatkan penerimaan daerah tanpa menambah beban masyarakat.
"Di Pekanbaru, kami menurunkan tarif parkir, tetapi PAD tetap naik. Kami juga menurunkan beberapa tarif pajak, namun penerimaan daerah tetap meningkat. Artinya, peningkatan PAD bisa dilakukan melalui inovasi, perbaikan sistem, dan tata kelola yang lebih baik, bukan dengan membebani masyarakat," ujar Agung. (*)
Berita Lainnya
Upacara Hari Koperasi Ke-79, H Paisal: Mari Kita Bangun Koperasi Modern dan Profesional
DUMAI (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Dumai, Riau menggelar upacara me.
Wawako Dumai Hadiri Hari Peringatan Anak Nasional di Inhu
INHU (RUANGRIAU.COM) - Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto didampingi istri Anik Sul.
Dumai Raih WTP 2025, Sembilan Kali Beruntun dari BPK
DUMAI (RUANGRIAU.COM) - Prestasi membanggakan kembali diraih Pemerintah Kota (Pe.
DPRD Pekanbaru Soroti Ketidakhadiran Kepala OPD di Paripurna Laporan Reses
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Rapat Paripurna DPRD Kota Pekanbaru dengan agenda pe.
Karhutla Dekati Sumur Minyak BSP, Robi: Api di Selatan NEB#08 Berhasil Dipadamkan
SIAK (RUANGRIAU.COM) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berada di sekit.
Karhutla Makin Meluas, Pekanbaru Tetapkan Status Tanggap Darurat
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus melu.








