Pilihan
Bikin Kumuh dan Bahayakan Pengendara, Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan
?PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bergerak cepat menindak maraknya kabel fiber optik (FO) semrawut yang merusak pemandangan kota dan mengancam keselamatan pengguna jalan. Selain karena estetika dan bahaya fisik, penertiban ini dipicu oleh banyaknya tiang serta kabel jaringan yang terpasang tanpa mengantongi izin resmi.
?Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, menegaskan bahwa akar masalah jaringan FO di Pekanbaru saat ini bermuara pada persoalan perizinan. Pemko pun tengah merampungkan aturan baru untuk menata ulang keberadaan kabel-kabel internet tersebut.
?"Hasil rapat tadi, permasalahannya terletak pada perizinan. Kami sudah cek tata cara perizinannya dan nanti akan disiapkan regulasinya. Draft-nya sudah ada, tinggal penyempurnaan," ujar Zulhelmi saat ditemui di Mal Pelayanan Publik (MPP), Jumat (14/8/2026).
?Setelah aturan resmi berlaku, para vendor penyedia layanan internet (provider) diwajibkan mengurus perizinan baru. Pemko tidak akan segan memotong kabel atau menertibkan jaringan ilegal yang membandel.
?"Yang sudah mengajukan izin nanti akan terlindungi dengan aturan. Sementara yang tidak berizin akan kami lakukan penertiban secara tegas dan sesuai regulasi," jelas pria yang akrab disapa Ami ini.
?Ami mengungkapkan, sejauh ini belum ada satu pun perusahaan provider yang memegang izin resmi sesuai mekanisme baru. Karena itu, Pemko memprioritaskan penyelesaian panduan izin agar vendor memiliki kepastian hukum.
?Sebagai rencana jangka panjang, Pemko mendorong seluruh kabel yang bertengger di atas tiang agar dipindahkan ke bawah tanah melalui sistem ducting. Namun, untuk penanganan darurat, fokus utama Pemko adalah merapikan kabel-kabel rendah yang berpotensi menyabet pengendara.
?"Pernah ada kasus kabel menjuntai sampai mengenai leher atau tersangkut pengendara motor. Makanya kabel yang berbahaya wajib diikat atau di-crimping terlebih dahulu," tegas Ami.
?Tak cuma faktor keselamatan, Pemko juga menyoroti estetika jalanan. Praktik 'hutan tiang' di mana satu titik bisa ditancapi hingga belasan tiang provider berbeda dipastikan bakal dipangkas.
?"Seharusnya satu titik cukup satu tiang bersama. Temuan di lapangan, ada yang lima sampai dua belas tiang menumpuk di satu lokasi. Kami tidak mau kota terlihat semrawut seperti itu," cetusnya.
?Sebagai langkah awal, Pemko Pekanbaru membidik empat ruas jalan utama yang menjadi prioritas penertiban jangka pendek.
?"Empat ruas jalan ini jadi target pertama. Dalam waktu dekat kami langsung lakukan perapian. Mudah-mudahan pekan depan penyisiran sudah mulai berjalan secara bertahap," tutupnya. (*)
Berita Lainnya
Soal Polemik HGB STC, Agung Buka Suara: Bukan Rekomendasi Mendagri, Tapi Hasil Konsultasi
?PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, akhirnya angkat .
Kak Sulastri Raih Lencana Darma Bakti dari Kwarnas Pramuka
JAKARTA (RUANGRIAU.COM) - Pengabdian Kak Hj. Sulastri A., S.Sos., M.H. dalam mem.
Juara II Program 3 Juta Rumah, Pekanbaru Dapat Hadiah Bedah 250 Rumah
BATAM (RUANGRIAU.COM) - Prestasi Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kali ini tak .
Pemko Pekanbaru Perkuat Ketahanan Pangan, TPID Diminta Tekan Inflasi
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperkuat strateg.
PETI Ditertibkan, Tambang Rakyat Kuansing Disiapkan Jalur Legal
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kab.
Terbengkalai dan Rawan Disalahgunakan, Pasar Higienis Pekanbaru Bakal Direnovasi
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berencana merenova.








