• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Internasional
  • Ruang Bebas
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sport
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • More
    • Tekno
    • Mom & Kids
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Travel
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
Pilihan
Aktivasi Siskamling, Bima Arya "Ronda" Bareng Wali Kota Bandung
Harga Beras Mulai Ada Penurunan di Banyak Daerah
Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem, Mendagri Tekankan Bantuan ke Masyarakat Harus Tepat Sasaran
Dinas Koperasi Kampar: 50 Persen Lahan Sawit yang Diserahkan PT Ciliandra ke Koperasi Siabu Tidak Layak
Ini Respon Kasat Lantas Polres Kampar, Terkait Keresahan Masyarakat Desa Siabu Terhadap Mobil Perusahaan Melebihi Tonase

  • Home
  • Pendidikan
  • Pekanbaru

Udara Masih Berbahaya, Sekolah di Pekanbaru Kembali PJJ hingga Sabtu

Redaksi

Rabu, 07 Oktober 2026 18:37:23 WIB
Cetak
Udara Masih Berbahaya, Sekolah di Pekanbaru Kembali PJJ hingga Sabtu
Wawako Pekanbaru Markarius Anwar.

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi peserta didik hingga Sabtu (10/10/2026). Kebijakan ini diambil setelah kondisi kualitas udara masih sangat tidak sehat dan bahkan sempat mencapai kategori berbahaya pada Rabu (7/10/2026).

Keputusan tersebut diambil setelah Pemko Pekanbaru bersama sejumlah pihak terkait menggelar rapat membahas kondisi terkini kabut asap di Kota Pekanbaru di Komplek Perkantoran Pemerintah Tenayan Raya, Rabu (7/10/2026).

Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan kebijakan pembelajaran akan kembali dievaluasi setelah melihat perkembangan kondisi udara.

"Jadi PJJ ini sampai hari Sabtu dulu, nanti hari Minggu kita akan evaluasi kembali," tuturnya.

Wawako menjelaskan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan adanya potensi hujan pada Sabtu (10/10/2026). Jika hujan turun dan berdampak pada perbaikan kualitas udara, kebijakan pembelajaran selanjutnya akan kembali dipertimbangkan.

"Tadi dari BMKG, potensi hujan itu tanggal 10. Tanggal 10 itu hari Sabtu ya. Mudah-mudahan Allah berikan hujan. Kalau potensi hujannya memang turun tanggal 10, mungkin akan ada perubahan kondisi cuaca kita, kondisi udara kita," jelasnya.

Keputusan memperpanjang PJJ, lanjut Markarius, mempertimbangkan informasi dan parameter kualitas udara yang disampaikan BMKG dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK).

"Kita tentu menerima masukan dan informasi, pertama dari BMKG, kemudian DLHK. Kondisi udara kita di Pekanbaru hari ini dalam kondisi sangat tidak sehat, dan ada tiga parameter, tiga-tiganya menunjukkan kondisi sangat tidak sehat. Dan tadi jam 13.00 WIB itu sampai ke posisi berbahaya," paparnya.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena kabut asap telah berdampak terhadap kesehatan masyarakat Pekanbaru.

Hingga saat ini, lebih dari 10.000 orang tercatat mengalami gangguan kesehatan yang berkaitan dengan kondisi udara. Keluhan yang muncul antara lain asma, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), iritasi hingga pneumonia.

Bahkan, pada 7 Oktober 2026, jumlah pasien yang mengalami gangguan kesehatan akibat dampak asap mencapai 374 orang dalam satu hari.

"Yang sudah terpapar sampai hari ini sudah lebih 10.000 orang ya yang terkait dengan asap ini; asma, ISPA, iritasi, pneumonia. Kemudian yang tertinggi kemarin 7 Oktober itu, pasien kita terkait dengan hal ini 374," ujarnya.

Melihat kondisi tersebut, Pemko Pekanbaru memutuskan melanjutkan PJJ sebagai langkah untuk mengurangi risiko paparan kabut asap terhadap peserta didik.

Dengan perpanjangan tersebut, peserta didik mulai dari PAUD hingga SMP tetap mengikuti pembelajaran dari rumah hingga Sabtu.

"Yang pertama, kita akan melanjutkan pembelajaran jarak jauh, lanjutannya selanjutnya sampai hari Sabtu," ujar Wawako.

Pemko Pekanbaru akan kembali mengevaluasi kondisi udara pada Minggu (11/10/2026). Evaluasi akan mempertimbangkan perkembangan kualitas udara dan kondisi cuaca, termasuk potensi hujan yang diprediksi BMKG. (*)

-------------------------------------

Untuk membantu menjaga daya tahan tubuh dan stamina Anda secara optimal setiap hari, Tomo Kenko Zinc + Vitamin B6 hadir sebagai pilihan suplemen harian yang praktis dan berkualitas. Konsumsi secara teratur sesuai aturan pakai untuk perlindungan terbaik di musim pancaroba. 

Beli di Sini


[ Ikuti RuangRiau.com ]


RuangRiau.com

Berita Lainnya
+INDEKS
Pendidikan

Pemko Pekanbaru Siapkan Rp2 Miliar untuk Dana Operasiinal Sekolah

Jumat, 04 September 2026 - 13:08:38 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, tahun ini melalui.

Pendidikan

16 Sekolah di Pekanbaru Dapat Rp17 Miliar untuk Revitalisasi

Selasa, 01 September 2026 - 11:50:28 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Sebanyak 16 sekolah tingkat SD dan SMP di Kota Pekan.

Pendidikan

Asap Karhutla Ancam Prestasi Anak hingga Penghasilan Rendah saat Dewasa

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:54:55 WIB

JAKARTA (RUANGRIAU.COM) - Karhutla tak hanya mengancam kesehatan dan mengganggu .

Pendidikan

Titik Api Nol, Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka

Ahad, 30 Agustus 2026 - 20:08:31 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota.

Pendidikan

Pemko Pekanbaru Siapkan Rp10 Miliar untuk Beasiswa 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:31:25 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Kesempatan mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Kota.

Pendidikan

Kabut Asap Memburuk, Siswa PAUD hingga SMP Pekanbaru Belajar dari Rumah

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:30:51 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Kabut asap yang membuat kualitas udara Pekanbaru mas.


Tulis Komentar
+INDEKS


Terkini
+INDEKS
Udara Masih Berbahaya, Sekolah di Pekanbaru Kembali PJJ hingga Sabtu
07 Oktober 2026
Polsek Rupat Utara Bersama Para Kades Bersinergi Lanjutkan Program Jagung Pipil
07 Oktober 2026
Tujuh KK Korban Kebakaran Lembah Damai Dapat Bantuan Pemko Pekanbaru
07 Oktober 2026
BSP-Pertagas Jajaki Skema Gas Lebih Kompetitif, Perkuat Keandalan Pasokan dan Efisiensi Operasional
07 Oktober 2026
Herry Heryawan Tinggalkan Kursi Kapolda Riau, Dipercaya Jadi Kabaharkam Polri
03 Oktober 2026
Musim Pancaroba Tiba: Ini Alasan Tubuh Butuh Asupan Zinc dan Vitamin B6 Harian
30 September 2026
Dari Bengkel Pelatihan BSP, Pemuda Desa Menatap Dunia Kerja
30 September 2026
Riau Nihil Karhutla, Kabut Asap Kembali Selimuti Sejumlah Daerah
29 September 2026
63 Pejabat Pemko Pekanbaru Dilantik, Ini Daftar Lengkapnya
29 September 2026
Jelang Pleno PDPB Triwulan III, Bawaslu Kampar Imbau Masyarakat dan Parpol Tentang Data Pemilih 2026
28 September 2026
Terpopuler
+INDEKS
  • 1 PT BSP Tuntaskan Rehabilitasi DAS Seluas 772 Hektare di Taman Nasional Tesso Nilo
  • 2 Jelang Musim Hujan, Pemko Pekanbaru Prioritaskan Rumbai
  • 3 Pemko Pekanbaru Luncurkan MPP Mini, Layanan Perizinan Makin Dekat
  • 4 PT BSP Komitmen Perkuat Mitigasi Banjir, Normalisasi Kanal Siak - Buton Dimulai Sepanjang 10 Km
  • 5 Bawaslu Kampar Ingatkan Parpol Tentang Pemutakhiran Data dan Jangan Tunggu Tahapan
  • 6 BSP Dorong Kesiapan Tenaga Kerja Lokal melalui Pelatihan dan Sertifikasi Juru Las 3F
  • 7 Pemko Pekanbaru Telusuri Tiga Persoalan Batas Kelurahan

Ikuti Kami


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

RuangRiau.com©2020 | All Right Reserved