• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Internasional
  • Ruang Bebas
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sport
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • More
    • Tekno
    • Mom & Kids
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Travel
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
Pilihan
Aktivasi Siskamling, Bima Arya "Ronda" Bareng Wali Kota Bandung
Harga Beras Mulai Ada Penurunan di Banyak Daerah
Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem, Mendagri Tekankan Bantuan ke Masyarakat Harus Tepat Sasaran
Dinas Koperasi Kampar: 50 Persen Lahan Sawit yang Diserahkan PT Ciliandra ke Koperasi Siabu Tidak Layak
Ini Respon Kasat Lantas Polres Kampar, Terkait Keresahan Masyarakat Desa Siabu Terhadap Mobil Perusahaan Melebihi Tonase

  • Home
  • Sport

Program Keras Shin Tae-yong, Pemain Timnas U-19 Jadi Lebih Berotot

Redaksi

Selasa, 13 Oktober 2020 08:03:10 WIB
Cetak
Program Keras Shin Tae-yong, Pemain Timnas U-19 Jadi Lebih Berotot
Tim nasional Indonesia berpose bersama setelah latihan fisik. (PSSI.org)

JAKARTA - Foto pemain Tim Nasional U-19 yang tengah pamer bodi terpampang di situs resmi PSSI. Foto itu juga sempat ramai di media sosial. Di foto tersebut, para pemain muda timnas tampak bangga memamerkan tubuh yang lebih berotot. Apakah itu bukti bahwa Shin Tae-yong telah berhasil meningkatkan level fisik pasukan Garuda Muda?

Shin Tae-yong sempat mengeluh. Pelatih Timnas U-19 asal Korea Selatan itu sedih lantaran skuad asuhannya kerap kalah bodi saat berduel dengan pemain lawan. ’’Karena itu, kami akan menggelar program penguatan otot. Jadi, ketika menghadapi lawan dengan postur tinggi dan kekar, mereka bisa meladeninya,’’ kata Shin.

Program penguatan otot itu menjadi menu pasukan Garuda Muda selama menjalani training camp selama lebih dari satu bulan di Kroasia. Hasilnya pun mulai terlihat. David Maulana dkk kini terlihat lebih berotot. Itu semua tak lepas dari latihan fisik keras yang diberikan Shin dan stafnya. Terutama gemblengan pelatih fisik Lee Jae-hong.

Tidak hanya memberikan latihan khusus untuk penguatan stamina dan power pemain, asupan makanan yang masuk juga diperhatikan secara ketat. ’’Pemain tidak boleh makan sembarangan, dilarang pedas dan digoreng. Makanan yang disajikan harus mengandung protein dan serat yang bagus,’’ jelasnya.

Ya, David Maulana dkk memang dipaksa disiplin soal hal tersebut. Kebiasaan untuk makan makanan berminyak dan pedas di Indonesia tidak akan berlaku selama berada di bawah pengawasan Shin di area TC. Mantan pelatih tim nasional Korea Selatan itu tak segan memberikan sanksi jika ada yang melanggar.

Khusus untuk pembentukan fisik, Shin menyebut bahwa latihan gym memang diberlakukan setiap hari. Tapi, sifatnya situasional. Menjelang atau sesudah pertandingan uji coba, dia tidak akan memberikan latihan di gym terlalu berat.

Selain itu, aktivitas para pemain dipantau sejak bangun tidur. Sebelum sarapan, para pemain wajib menjalani cek berat badan. ’’Kami juga check in body kepada semua pemain, yaitu mengecek masa lemak dan masa otot di dalam tubuh setiap pemain dengan alat,’’ tuturnya.

Nah, jika ada pemain yang ’’kelebihan’’ lemak, ada sanksi yang akan diberikan. Kelebihan itu juga tanpa konsekuensi. Satu persen saja berlebih, sanksi tetap akan diberikan. Bukan denda uang, melainkan hukuman push-up, joging, hingga skipping terprogram agar bisa menghilangkan kelebihan lemak tersebut.

Selain itu, dia mewajibkan makan bersama. Tiga kali sehari, yaitu pagi, siang, dan malam. Selama makan bersama, pelatih fisiknya, Lee, akan memantau porsi makanan yang diambil tiap pemain. ’’Kebutuhan makanan mereka berbeda-beda. Jadi, apa yang dimakan harus sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh tubuh,’’ katanya.

Selain kedisiplinan makanan, pemain juga diwajibkan beristirahat tiap hari minimal delapan jam. Menurut dia, istirahat yang cukup juga membantu pembentukan tubuh. ’’Mereka harus bisa mengatur waktu sendiri untuk beristirahat. Harus mengerti kondisi tubuhnya,’’ tegasnya. (*)


Sumber : Jawapos.com /

[ Ikuti RuangRiau.com ]


RuangRiau.com

Berita Lainnya
+INDEKS
Sport

Kampar Junior FA Melaju ke Final Piala Soeratin U-17 Zona Riau

Kamis, 06 Agustus 2026 - 19:46:49 WIB

BANGKINANG KOTA (RUANGRIAU.COM) - Team sepak bola Kampar Junior Football Akademy.

Sport

Kampar Junior FA U-17 Pesta Gol 9-0 Lawan Young Abadi FC di Piala Soeratin

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:03:09 WIB

BANGKINANG KOTA (RUANGRIAU.COM) - Team sepak bola Kampar Junior Football Akademy.

Sport

Ikuti Piala Suratin U-17, Kampar Junior FA Resmi Dilepas Berangkat ke Inhu

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:24:21 WIB

BANGKINANG KOTA (RUANGRIAU.COM) - Team Sepak bola dari Kampar Junior Football Ak.

Sport

Raih Juara III, Tim Sepak Bola Kampar Junior FA U-10 Amankan Tiket ke China

Senin, 22 Juni 2026 - 12:06:22 WIB

BANGKINANG KOTA (RUANGRIAU.COM) - Kabupaten Kampar melalui Tim Sepak Bola Usia D.

Sport

Spanyol Vs Arab Saudi, Pemkab Kampar Gelar Nobar Piala Dunia di Riverside WFC Bangkinang

Ahad, 21 Juni 2026 - 21:14:58 WIB

BANGKINANG KOTA (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar dibawah k.

Sport

Lolos Ke 8 Besar, Tim Kampar Junior FA U-10, dan U-12 Hadapi WG Lampung di Piala GAI

Ahad, 21 Juni 2026 - 19:02:33 WIB

LAMPUNG (RUANGRIAU.COM) - Kampar Junior Footbal Academy (FA) yang baru dilepas o.


Tulis Komentar
+INDEKS


Terkini
+INDEKS
16 Sekolah di Pekanbaru Dapat Rp17 Miliar untuk Revitalisasi
01 September 2026
DPRD Pekanbaru Soroti Ketidakhadiran Kepala OPD di Paripurna Laporan Reses
01 September 2026
Asap Karhutla Ancam Prestasi Anak hingga Penghasilan Rendah saat Dewasa
31 Agustus 2026
Mutasi Polri, Wakapolda dan Tiga Kapolres di Riau Berganti
31 Agustus 2026
Titik Api Nol, Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka
30 Agustus 2026
Karhutla Dekati Sumur Minyak BSP, Robi: Api di Selatan NEB#08 Berhasil Dipadamkan
28 Agustus 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Rp10 Miliar untuk Beasiswa 2027
28 Agustus 2026
ISPA Meningkat Saat Udara Pekanbaru Memburuk, 177 Kasus Tercatat
27 Agustus 2026
Karhutla Makin Meluas, Pekanbaru Tetapkan Status Tanggap Darurat
27 Agustus 2026
Kabut Asap Karhutla, Ibu Hamil, Bayi hingga Lansian Jadi Perhatian Khusus
26 Agustus 2026
Terpopuler
+INDEKS
  • 1 Urus Dokumen Kependudukan Kini Bisa dari Rumah, Disdukcapil Pekanbaru Andalkan Sipenduduk dan LAGU
  • 2 DPRD Pekanbaru Dorong Pemerintah Cari Solusi Stabilkan Harga Ayam
  • 3 Kualitas Udara Bisa Dipantau Lewat Videotron di Rumah Dinas Gubernur
  • 4 Kabut Asap Memburuk, Siswa PAUD hingga SMP Pekanbaru Belajar dari Rumah
  • 5 Pemko Pekanbaru Tanggung Penuh Biaya Domestik Haji, Agung Terima Penghargaan
  • 6 HUT Ke-28, DPD PAN Pekanbaru Santuni Anak Yatim dan Hadirkan PANsar Murah
  • 7 Hafal Juz 30 Jadi Jalan ASN Pekanbaru Menuju Umrah

Ikuti Kami


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

RuangRiau.com©2020 | All Right Reserved