Pilihan
Pekanbaru Gunakan IT Dalam Pengaturan Lalu Lintas Dipuji Dishub Dumai
RUANGRIAU.COM - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Dumai melakukan kunjungan kerja ke Dishub Kota Pekanbaru, Kamis (21/01/2021).
Dalam kunjungan kerja ini, bersama Kabid Pengembangan dan Keselamatan (Pengkes) Okto Permadi yang diterima langsung oleh Kasi Manajemen Kebutuhan Lalu Lintas
Kenmorito dan juga Kasi Pengawasan Lalu Lintas (Waslalin) R Randa untuk melakukan diskusi dan melihat langsung sistem dan ruang Area Traffic Control System (ATCS) Kota Pekanbaru.
Tujuan dari kunjungan kerja ini, yaitu mengetahui tentang pengelolaan lalu lintas yang menggunakan system Intelligent Transportation System (ITS) di Kota Pekanbaru.
Pada kesempatan ini juga Kabid Pengkes Dishub Kota Dumai memberikan pujian kepada Dishub Kota Pekanbaru yang telah menggunakan teknologi IT dalam pengaturan dan pengendalian lalu lintas di Kota Pekanbaru ini.
"Yang sama-sama kita ketahui bahwa Kota Dumai adalah Kota Industri dengan permasalahan lalu lintasnya yang sangat kompleks, dan perlu dilakukan pengembangan. Khusus untuk mengupayakan apa yang sudah dilaksanakan di Kota Pekanbaru yang berkaitan dengan ATCS ini," ujarnya.
"Pada masa pandemi ini selayaknya kita dapat memanfaatkan teknologi, tanpa harus mengenyampingkan Sumber Daya Manusia (SDM)-nya. Kita harus menciptakan sinkronisasi bagaimana kita menjalankan teknologi itu secara baik dan benar dalam konteks bermanfaat bagi masyarakat luas. Saat ini yang saya dapat dari hasil diskusi bahwa Kota Pekanbaru sudah mulai menjalankan bahkan sudah berbenah diri untuk menyikapi permasalahan global yang kita hadapi, di samping adanya pandemi, kita selaku insan perhubungan tidak terlepas dari fungsi kerja kita," tambah Kabid Pengkes, Okto Permadi.
Di akhir kunjungan kerja ini, Okto Permadi berharap Dishub Dumai mampu menjalankan program ATCS ini seperti yang sudah dijalankan Dishub Kota Pekanbaru.
"Khusus di Kota Dumai, kita sudah jauh-jauh hari mempersiapkan infrastruktur. Mungkin kita punya permasalahan yang berbeda, kalau di Kota Pekanbaru konteksnya seperti di permasalahan macet seperti ini, sedangkan di Kota Dumai dengan kendaraan Crude Palm Oil (CPO) dengan luas jalan yang seharusnya tidak dilalui oleh kendaraan berat tetapi mau tidak mau harus di lalui karena tidak ada jalan alternatif lainnya, itulah problem bagi kami. Makanya dalam kesempatan ini apa yang kami dapat dan apa yang bisa kami aplikasikan di Dishub Kota Dumai, kami aplikasikan," pungkasnya mengakhiri. (rls)
Berita Lainnya
DPRD Resmi Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Jadi Perda
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama DPRD Kota .
Revitalisasi Pasar Bawah Mangkrak, Agung Beri Ultimatum: Selesaikan atau Putus Kontrak
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, memberikan ultima.
DPRD Pekanbaru Jajaki Teknologi Jepang Ubah Sampah Jadi Energi, Diklaim Tanpa Bebani APBD
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru mulai menjajaki kerja .
Pengaspalan 19 Ruas Jalan Dikebut, Pemko Pekanbaru Targetkan Tuntas Tahun Ini
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mempercepat .
Jalan Teratai Segera Diaspal, Pemko Minta Pedagang Kosongkan Badan Jalan
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memberikan peringa.
BPBD Kampar Terima Bantuan CSR Sapras Penanggulangan Bencana dan Karhutla dari PLN Nusantara Power
KUOK (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar melalui Badan Penang.








