Pilihan
33 Motif Dibukukan, Wawako Dorong Songket Melayu Riau Naik Kelas
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Sebanyak 33 motif tenun songket Melayu Riau telah dibukukan sebagai bagian dari upaya menjaga kekayaan budaya agar tidak hilang ditelan zaman. Pemerintah Kota Pekanbaru mendorong dokumentasi tersebut menjadi langkah awal untuk memperkenalkan songket Melayu Riau lebih luas hingga tingkat nasional.
Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar menyampaikan hal itu saat membuka Seminar Budaya Melayu Riau di Bertuah Hall Hotel Pangeran, Selasa (15/9/2026).
Seminar tersebut digelar Hj Evi Meiroza Herman dalam rangka peluncuran buku "Upaya Pelestarian dan Pengembangan Khazanah Kemilau Tenun Songket sebagai Budaya Melayu di Pekanbaru-Riau Menjunjung, Tuah Marwah Negeri."
Markarius menyambut baik penerbitan buku tersebut. Menurutnya, pendokumentasian motif tenun menjadi langkah penting untuk menjaga karya dan kekayaan budaya Melayu agar tetap dikenal oleh generasi mendatang.
"Ada 33 motif desain tenun songket Melayu Riau yang sudah dibukukan. Dibukukan untuk menjawab kekhawatiran kita, karya-karya itu kan bisa hilang," ucap Markarius.
Ia berharap dokumentasi tersebut tidak berhenti sebagai catatan sejarah, tetapi dapat menjadi bagian dari warisan budaya yang terus dikenalkan dan diwariskan kepada anak cucu.
"Harapannya tentu ini menjadi warisan budaya terhadap anak cucu kita," katanya.
Markarius juga mendorong agar tenun songket Melayu Riau semakin dikenal di luar daerah. Menurutnya, berbagai kegiatan dan iven daerah dapat dimanfaatkan sebagai ruang untuk memperkenalkan kekayaan budaya tersebut ke masyarakat yang lebih luas.
"Kita berharap Tenun Songket Melayu ini diangkat lagi keberadaannya hingga ke tingkat nasional. Bisa dipromosikan melalui iven-iven daerah," ujarnya.
Pemko Pekanbaru, lanjut Markarius, memberikan perhatian terhadap keberadaan dan kelestarian budaya Melayu. Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai program, termasuk pelatihan bagi masyarakat untuk mengembangkan keterampilan menenun.
"Pemko Pekanbaru memberikan perhatian khusus terhadap budaya yang ada. Bisa melalui pelatihan-pelatihan, seperti pelatihan tenun," pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
Agung: Niat Baik Saja Tak Cukup, Kebijakan Harus Sesuai Aturan
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengingatkan selur.
DPRD Pekanbaru Dorong Pemko Prioritaskan Aspirasi Masyarakat dari Hasil Reses
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Dikky Sury.
Udara Pekanbaru Level Merah, Tiga Ruang Publik Ditutup Sementara
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Kualitas udara di Kota Pekanbaru masih berada pada l.
Upacara Hari Koperasi Ke-79, H Paisal: Mari Kita Bangun Koperasi Modern dan Profesional
DUMAI (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Dumai, Riau menggelar upacara me.
Wawako Dumai Hadiri Hari Peringatan Anak Nasional di Inhu
INHU (RUANGRIAU.COM) - Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto didampingi istri Anik Sul.
Dumai Raih WTP 2025, Sembilan Kali Beruntun dari BPK
DUMAI (RUANGRIAU.COM) - Prestasi membanggakan kembali diraih Pemerintah Kota (Pe.








