• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Internasional
  • Ruang Bebas
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sport
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • More
    • Tekno
    • Mom & Kids
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Travel
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
Pilihan
Aktivasi Siskamling, Bima Arya "Ronda" Bareng Wali Kota Bandung
Harga Beras Mulai Ada Penurunan di Banyak Daerah
Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem, Mendagri Tekankan Bantuan ke Masyarakat Harus Tepat Sasaran
Dinas Koperasi Kampar: 50 Persen Lahan Sawit yang Diserahkan PT Ciliandra ke Koperasi Siabu Tidak Layak
Ini Respon Kasat Lantas Polres Kampar, Terkait Keresahan Masyarakat Desa Siabu Terhadap Mobil Perusahaan Melebihi Tonase

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Hasil Hearing, RS Madani Masih Miliki PR Panjang

Redaksi

Selasa, 16 Februari 2021 12:53:14 WIB
Cetak
Hasil Hearing, RS Madani Masih Miliki PR Panjang

RUANGRIAU.COM - Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru dan pihak Rumah Sakit Madani, Senin (15/2).

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Sigit Yuwono didampingi Wakil Ketua Komisi IV Wan Agusti beserta anggota lainnya Hj Masni Ernawati, Nurul Ikhsan, Ali Suseno, Zulfahmi dan Ruslan Tarigan.

Sementara itu, rapat dihadiri oleh Sekretaris Dinas Kesehatan dr Zaini Rizaldy dan Direktur baru RS Madani dr Arnaldo Eka Putra.

Usai rapat, Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Sigit Yuwono mengungkapkan bahwa Rumah Sakit Madani masih jauh dari kata Rumah Sakit pada umumnya. Pasalnya, banyak permasalahan yang harus diselesaikan oleh RS Madani.

"Sampai sekarang, RS Madani ini kan sudah BLUD. Artinya itu kan sudah bisnis, tetapi mereka belum masuk BPJS karena ada beberapa kekurangan untuk ruangan operasi yang belum ada dan ruangan ICU. Jadi, ini dibutuhkan anggaran sekitar Rp34 Miliar," katanya.

Politisi Demokrat ini berharap permasalahan RS Madani segera selesai sebelum masa jabatan Walikota Pekanbaru Firdaus usai pada 2022 mendatang.

"Sampai sekarang saja BPJS juga belum selesai. Jadi, RS Madani ini memiliki PR yang masih panjang. Nah, sebelum masa jabatan Walikota habis pada 2022, kita berharap RS Madani itu sudah 100%. Karena sampai saat ini masih 75%, itu hanya bangunannya saja dan untuk periksa-periksa saja," terangnya.

Selain permasalahan RS Madani, Sigit juga menyayangkan masih banyaknya pembangunan puskesmas yang belum rampung diantaranya pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

"Banyak IPAL Puskesmas yang belum dibangun. Ada yang sudah ada, tetapi perawatannya tidak ada. Ya akhirnya mandek. Jangan kita gembar- gemborkan RS Swasta yang IPAL nya tidak layak. Sementara, RS atau puskesmas pemerintah sendiri malah IPAL nya tidak ada," paparnya.

Sigit menyebut, Komisi IV DPRD Pekanbaru bersama Dinas Kesehatan akan turun ke lapangan untuk melihat puskesmas-puskesmas mana saja yang belum memiliki IPAL.

"Kita akan cek sama-sama ke lapangan, mulai dari RS pemerintah sampai RS swasta.
Kalau tidak layak nanti, ya kita suruh tutup. Karena nanti takutnya timbul masalah baru, apalagi ini IPAL dimana sumber penyakit itu ada disitu semua," pungkasnya.

Sigit berharap RS Madani dengan cepat berfungsi selayaknya Rumah Sakit pada umumnya dan dapat segera selesai dan dapat beroperasi melayani masyarakat.

"Jadi kita sama-sama tahu apa saja kekurangan dan permasalahan RS Madani ini. Jangan nanti RS itu dibangun puluhan miliar tetapi tidak berfungsi selayaknya RS pada umumnya. Mudah-mudahan di Tahun 2022, RS Madani ini bisa selesai," tutupnya 

Menanggapi belum adanya kerjasama RS Madani dengan BPJS, Sekretaris Diskes Kota Pekanbaru dr Zaini Rizaldy Saragih mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah mengupayakan melengkapi persyaratan yang diminta oleh BPJS.

"Memang kita sudah coba mengajukan kerjasama dengan BPJS, namun feedback dari BPJS menginginkan kita untuk melengkapi pelayanan yang ada di RS Madani seperti kamar operasi, ruangan ICU, NICU, PCU, dan juga ruangan rawat inap. Lalu, BPJS juga menginginkan RS Madani bukan hanya melayani pasien covid saja, tetapi juga melayani pasien umum," jelasnya.

Zaini menyebut bahwa tujuan RS Madani menetapkan BLUD ialah agar pelayanan rumah sakit menjadi lebih baik untuk dirasakan oleh masyarakat dengan sistem keuangan yang dikelola sendiri dengan berbagai inovasi-inovasi.

"Dengan adanya BLUD, memang sedikit banyak RS yang memikirkan supaya pendapatannya berlebih. Karena otomatis operasional RS tidak hanya mengharapkan APBD, tetapi juga bagaimana kreasi dari RS. tersebut agar pendapatannya bisa berlebih untuk digunakan," tuturnya.

Zaini mengungkapkan bahwa RS Madani telah mengeluarkan beberapa inovasi seiring ditetapkan RS Madani menjadi BLUD. Diantaranya layanan pengurusan jenazah, pelayanan homecare, dan pelayanan drive thru untuk rapid tes. (*)


 Editor : RR1/Anto

[ Ikuti RuangRiau.com ]


RuangRiau.com

Berita Lainnya
+INDEKS
Daerah

Wawako Pekanbaru Dorong Pelaku Usaha Sediakan APAR Cegah Kebakaran

Rabu, 29 April 2026 - 12:12:12 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, mendorong.

Daerah

Sapi Kurban Presiden untuk Pekanbaru Dipastikan Sehat, Bobot Capai 907 Kilogram

Rabu, 29 April 2026 - 12:02:07 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Pekan.

Daerah

Jalan Teluk Leok Mulus Kembali, Penantian Warga 20 Tahun Terjawab

Selasa, 28 April 2026 - 12:44:40 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Penantian panjang warga Jalan Teluk Leok, Rumbai Tim.

Daerah

Tekan Kemiskinan dan Stunting, Pekanbaru Raih Penghargaan dari Pemerintah Pusat

Senin, 27 April 2026 - 11:06:53 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Keberhasilan menekan angka kemiskinan dan stunting m.

Daerah

Asah Kesiapsiagaan, BPBD Pekanbaru Latih Tim TRC 112

Jumat, 24 April 2026 - 15:14:10 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Menghadapi potensi bencana yang kian kompleks, Badan.

Daerah

MBG Ringankan Warga, Pekanbaru Perkuat Upaya Tekan Stunting

Jumat, 24 April 2026 - 15:00:12 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai dirasakan m.


Tulis Komentar
+INDEKS


Terkini
+INDEKS
Oknum PPPK Satpol PP Inhu Ditangkap, Polisi Temukan Sabu dan Uang Tunai
29 April 2026
Wawako Pekanbaru Dorong Pelaku Usaha Sediakan APAR Cegah Kebakaran
29 April 2026
Sapi Kurban Presiden untuk Pekanbaru Dipastikan Sehat, Bobot Capai 907 Kilogram
29 April 2026
Jalan Teluk Leok Mulus Kembali, Penantian Warga 20 Tahun Terjawab
28 April 2026
Aniaya dan Peras Korban di Kedai Kopi, Empat Debt Collector Ditangkap
27 April 2026
Tekan Kemiskinan dan Stunting, Pekanbaru Raih Penghargaan dari Pemerintah Pusat
27 April 2026
Kemudahan Pajak Dongkrak PAD Pekanbaru
25 April 2026
Tiga Atlet Dumai Siap Unjuk Gigi di Kejurnas Domino Bogor
25 April 2026
Asah Kesiapsiagaan, BPBD Pekanbaru Latih Tim TRC 112
24 April 2026
MBG Ringankan Warga, Pekanbaru Perkuat Upaya Tekan Stunting
24 April 2026
Terpopuler
+INDEKS
  • 1 Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng Insan Pers dan Mubaligh Kampar
  • 2 Bupati dan Pj Sekda Kampar Safari Ramadhan di Masjid Al Fur'qan Bangkinang Kota
  • 3 PT Bumi Siak Pusako Gelar RUPS Bagikan Dividen Interim dari Kinerja Tahun Buku 2025
  • 4 Pj Sekda Pimpin Safari Ramadhan di Binuang, Ini Kata Camat Bangkinang
  • 5 TMMD ke-127 di Pekanbaru Tuntaskan Infrastruktur, Dorong Ekonomi Warga
  • 6 Project Terra Diluncurkan di Pekanbaru, Konsep Kandang Terpadu Dorong Gizi dan Ekonomi Keluarga
  • 7 Malam Takbiran di Pekanbaru Bakal Diramaikan Pawai Obor dan Mobil Hias

Ikuti Kami


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

RuangRiau.com©2020 | All Right Reserved