Pilihan
Perdalam Ilmu Pengolahan Sawit, Pelajar SMK Migas Bumi Melayu Riau Kunjungi PT Palma Inti Lestari
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Meningkatkan ilmu dan memahami proses pembuatan kecambah dan Pre Nursery serta Main Nursery pada kelapa sawit, pelajar SMK Migas Bumi Melayu Riau, Kelas X Jurusan Agribisnis Tanaman Perkebunan (Sawit), melaksanakan kunjungan atau studi pembelajaran ke PT Palma Inti Lestari.
Kepala SMK Migas Bumi Melayu Riau Winda Octafia ST MT mengatakan, kunjungan industri ini dilaksanakan agar pelajar dapat memahami proses pembuatan kecambah dan Pre Nursery dan Main Nursery pada kelapa sawit.
"Selain pembelajaran proses pembuatan kecambah, kita ingin pelajar dapat mengetahui budaya lingkungan kerja yang sebenarnya di dunia industri. Dari pihak PT Palma Inti Lestari juga menjelaskan kepada pelajar mengenai proses penyerbukan, pertumbuhan bibit juga hama-hama yang sering terjangkit pada bibit-bibit yang sudah berumur lebih kurang dua bulan dan juga membahas proses kapan terjadinya dormansi atau disebut juga akar dan tunas beserta fungsi-fungsinya alat-alat penyerbukan," papar Winda.
Lanjutnya, kunjungan ini juga dalam rangka persiapan mereka saat kelas XI yang diwajibkan kepada pelajar untuk magang di tempat sesuai jurusan mereka nantinya.
"Bukan hanya ke PT Palma Inti Lestari saja kita melaksanakan studi pendidikan, tetapi kita juga melaksanakan ke PT-PT yang terkait kepada jurusan kita, seperti ke Pertamina Hulu Rokan," ujarnya.
Winda mengungkapkan, kunjungan ke PT Palma Inti Lestari ini pihaknya mengirim sebanyak 24 orang pelajar dengan dua orang guru pendamping. Pihak sekolah juga harus mengikuti semua proses di perusahaan agar kunjungan ini berjalan dengan lancar.
"Kita berharap kepada anak-anak kita saat melakukan kunjungan ini aktif bertanya, sehingga mereka lebih paham lagi bagaimana perkembangan di dunia industri sawit ini sesuai dengan perkembangan zaman," kata Winda.
Tidak lupa, Winda mengucapkan terimakasih kepada pimpinan dan semua jajaran PT Palma Inti Lestari atas penerimaan dan sambutannya, kontribusi positif bagi pendidikan. Serta materi-materi dan ilmu-ilmu yang telah diberikan kepada pelajar SMK Migas Bumi Melayu Riau.
"Semoga dikesempatan yang akan datang, kami dapat meneruskan kerja sama kunjungan industri secara berkelanjutan," tutup Winda. (rls)
Berita Lainnya
Udara Masih Berbahaya, Sekolah di Pekanbaru Kembali PJJ hingga Sabtu
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperpanjang Pemb.
Pemko Pekanbaru Siapkan Rp2 Miliar untuk Dana Operasiinal Sekolah
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, tahun ini melalui.
16 Sekolah di Pekanbaru Dapat Rp17 Miliar untuk Revitalisasi
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Sebanyak 16 sekolah tingkat SD dan SMP di Kota Pekan.
Asap Karhutla Ancam Prestasi Anak hingga Penghasilan Rendah saat Dewasa
JAKARTA (RUANGRIAU.COM) - Karhutla tak hanya mengancam kesehatan dan mengganggu .
Titik Api Nol, Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota.
Pemko Pekanbaru Siapkan Rp10 Miliar untuk Beasiswa 2027
PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Kesempatan mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Kota.








