• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Internasional
  • Ruang Bebas
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sport
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • More
    • Tekno
    • Mom & Kids
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Travel
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
Pilihan
Aktivasi Siskamling, Bima Arya "Ronda" Bareng Wali Kota Bandung
Harga Beras Mulai Ada Penurunan di Banyak Daerah
Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem, Mendagri Tekankan Bantuan ke Masyarakat Harus Tepat Sasaran
Dinas Koperasi Kampar: 50 Persen Lahan Sawit yang Diserahkan PT Ciliandra ke Koperasi Siabu Tidak Layak
Ini Respon Kasat Lantas Polres Kampar, Terkait Keresahan Masyarakat Desa Siabu Terhadap Mobil Perusahaan Melebihi Tonase

  • Home
  • Nasional

Pendaftaran CPNS Diperpanjang Hingga 10 September, Bisa Pakai Meterai Tempel

Redaksi

Kamis, 05 September 2024 23:42:53 WIB
Cetak
Pendaftaran CPNS Diperpanjang Hingga 10 September, Bisa Pakai Meterai Tempel
Pendaftaran CPNS 2024 diperpanjang hingga 10 September, pelamar bisa pakai meterai tempel.

JAKARTA (RUANGRIAU.COM) - Proses pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di portal SSCASN yang sebelumnya dijadwalkan berakhir pada 06 September, diperpanjang hingga 10 September 2024 pukul 23.59 WIB. Bahkan kini, para pelamar CPNS bisa pakai meterai tempel. 

Keputusan diperpanjangnya pendaftaran CPNS 2024 ini sesuai dengan Surat Kepala BKN 5419/B-KS.04.01/SD/K/2024 tentang Jadwal Seleksi Pengadaan CPNS TA 2024. 

Penyesuaian jadwal pendaftaran ini bertujuan untuk mengakomodir para pelamar yang belum berhasil menyelesaikan tahapan pendaftaran di portal. Kendala teknis seperti pembelian dan pemanfaatan meterai elektronik atau e-meterai yang mengalami gangguan sehingga menghambat proses penyelesaian pendaftaran di portal, menjadi faktor utama penyesuaian jadwal dilakukan. 

"Kendala pembelian e-meterai oleh masyarakat di seluruh platform Peruri tidak dapat dibebankan kepada para calon pelamar sehingga Panselnas mengambil kebijakan dengan memberikan tambahan waktu pendaftaran selama empat hari, dari sebelumnya batas waktu pendaftaran berakhir pada tanggal 06 September jam 23:59 WIB diubah menjadi 10 September 2024 jam 23:59 WIB," ungkap Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen dalam keterangan tertulis, Kamis (5/9/2024). 

Kemudian, optimalisasi pengisian formasi CPNS juga menjadi pertimbangan dilakukannya penyesuaian jadwal pendaftaran, di mana tahun ini tersedia alokasi 250.407 formasi bagi 69 Instansi pusat dan 478 instansi daerah. Pemerintah lewat Panselnas ingin memberi kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk dapat berkompetisi pada perhelatan CPNS tahun ini. 

Terhitung hingga 05 September 2024 Pukul 08.00 WIB, jumlah pendaftar CPNS telah mencapai 2.922.336, di mana jumlah submit/resume atau mengakhiri pendaftaran mencapai 1.011.148 pelamar. 

"Untuk kelancaran proses pendaftaran, para pelamar diminta untuk tidak melakukan pendaftaran saat mendekati akhir batas waktu. Kecenderungan pelamar yang mendaftar dengan sistem kebut semalam dapat menghambat para pelamar menyelesaikan proses pendaftaran. Pelamar diminta untuk memanfaatkan kesempatan waktu perpanjangan pendaftaran ini dengan maksimal," ujarnya. 

Pendaftaran Seleksi CPNS 2024 Bisa Pakai Meterai Tempel 

Pada Kamis (5/9/2024) malam, BKN kembali meyampaikan pengumuman penting. Para pelamar seleksi CPNS 2024 boleh memakai meterai tempel. 

Mengutip informasi akun Instagram resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN) @bkngoidofficial, langkah ini diambil demi kelancaran pendaftaran. 

"Para pelamar seleksi CPNS 2024 sudah dapat memilih menggunakan meterai tempel atau e-meterai mulai sekarang," dikutip dari akun BKN, Kamis malam (5/9/2024). 

Kebijakan ini berlaku sejak pukul 20.00 WIB, Kamis malam ini. BKN pun mewanti-wanti para pelamar tidak menggunakan meterai palsu. 

"Bagi pendaftar yang menggunakan meterai palsu atau meterai yang sudah digunakan, maka dapat mengakibatkan TMS (Tidak Memenuhi Syarat) seleksi administrasi," tegas BKN. 

Penyebab Situs e-Meterai Susah Diakses 

Sementara, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, pihaknya terus meningkatkan kapasitas digital pada BUMN termasuk di Peruri. 

Kartika mengaku, situs penjualan e-Meterai mengalami gangguan karena adanya lonjakan pendaftaran. 

"Peruri kan memang menjadi distributor e-meterai dan memang kapasitas kita kemarin terkendala pada waktu terjadi antrean yang besar waktu orang mendaftar ya. Nah ini kita perbaiki dan kita juga buka supaya ini pendaftarannya lebih dibikin secara batch," jelasnya di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2024). 

"Karena ini kemarin spike di ujung gitu kan, biasa pada waktu last minute mereka pada daftar semua," tambahnya. 

Ia menegaskan, telah bicara dengan Direktur Utama Peruri untuk mengevaluasi persoalan tersebut, baik dari proses pendistribusian hingga keandalan infrastruktur. 

"Nah memang ini kita evaluasi, tadi saya sudah bicara dengan Dirut Peruri untuk dievaluasi, baik dalam proses pendistribusian e-meterainya maupun juga kapasitas server dan kehandalan daripada infrastruktur di Peruri sendiri," ujarnya. 

Menurut Wamen BUMN, seharusnya sistem di Peruri sudah pulih kembali. Namun, dia mengatakan, pihaknya akan melakukan penyesuaian terhadap infrastruktur dan kapasitasnya. 

"Cuma mungkin dalam waktu sebulan ke depan kita akan evaluasi dan improve infrastruktur dan kapasitasnya," ujarnya. 

Peruri Minta Maaf 

Dilain tempat berbeda, Head of Corporate Secretary Perum Peruri Adi Sunardi berucap, pihaknya meminta maaf atas persoalan yang terjadi. 

"Atas kondisi dimaksud, PERURI menyampaikan permohonan maaf atas kendala yang terjadi dalam proses pembelian dan pembubuhan meterai elektronik (e-meterai), khususnya dalam proses pendaftaran CASN 2024," katanya, Rabu (4/9/2024). 

Dia menjelaskan, Perum Peruri telah melakukan persiapan dan peningkatan kapasitas infrastruktur hingga menyediakan website khusus untuk layanan pembelian e-meterai. Langkah ini untuk mengakomodir kebutuhan pendaftaran CPNS. 

"Dalam mempersiapkan kebutuhan pengguna e-meterai dalam pendaftaran CASN 2024, PERURI telah melakukan penyiapan dan peningkatan kapasitas infrastruktur serta menyediakan website khusus pembelian e-meterai untuk mengakomodir kebutuhan pendaftaran CASN 2024," katanya. 

Terangnya, permasalahan itu terjadi karena tingginya antusiasme masyarakat jelang penutupan pendaftaran CPNS. 

"Melihat antusiasme masyarakat yang sangat tinggi dalam beberapa hari terakhir menjelang penutupan pendaftaran CASN, website layanan e-meterai mengalami lonjakan penggunaan yang mengakibatkan adanya antrian yang cukup panjang bagi pengguna yang ingin mengakses layanan e-meterai. Hal ini mengakibatkan perlambatan pelayanan e-meterai melalui website dimaksud," paparnya. (*)


Sumber : Detikfinance /  Editor : Bambang

[ Ikuti RuangRiau.com ]


RuangRiau.com

Berita Lainnya
+INDEKS
Nasional

Gaji PPPK Tak Boleh Tersendat, Mendagri Siapkan Tiga Skema untuk Daerah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:30:24 WIB

JAKARTA (RUANGRIAU.COM) - Pemerintah memastikan pegawai pemerintah dengan perjan.

Nasional

Misteri Blackout Sumatera Terjawab, Bareskrim Pastikan Tidak Ada Unsur Sabotase

Senin, 25 Mei 2026 - 15:08:09 WIB

JAKARTA (RUANGRIAU.COM) - Misteri di balik pemadaman listrik massal (blackout) y.

Nasional

Prabowo Terbitkan Aturan Baru, Ekspor Sawit hingga Batu Bara Wajib Lewat BUMN

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:10:43 WIB

JAKARTA (RUANGRIAU.COM) - Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto, men.

Nasional

Aktivasi Siskamling, Bima Arya "Ronda" Bareng Wali Kota Bandung

Selasa, 09 September 2025 - 10:33:26 WIB

RUANGRIAU.COM – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto men.

Nasional

Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem, Mendagri Tekankan Bantuan ke Masyarakat Harus Tepat Sasaran

Senin, 08 September 2025 - 14:50:00 WIB

RUANGRIAU.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meneka.

Nasional

Mendagri Instruksikan Kepala Daerah Perkuat Satlinmas dan Dorong Forkopimda untuk Jaga Situasi Kondusif di Daerah

Ahad, 07 September 2025 - 10:01:36 WIB

RUANGRIAU.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta .


Tulis Komentar
+INDEKS


Terkini
+INDEKS
16 Sekolah di Pekanbaru Dapat Rp17 Miliar untuk Revitalisasi
01 September 2026
DPRD Pekanbaru Soroti Ketidakhadiran Kepala OPD di Paripurna Laporan Reses
01 September 2026
Asap Karhutla Ancam Prestasi Anak hingga Penghasilan Rendah saat Dewasa
31 Agustus 2026
Mutasi Polri, Wakapolda dan Tiga Kapolres di Riau Berganti
31 Agustus 2026
Titik Api Nol, Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka
30 Agustus 2026
Karhutla Dekati Sumur Minyak BSP, Robi: Api di Selatan NEB#08 Berhasil Dipadamkan
28 Agustus 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Rp10 Miliar untuk Beasiswa 2027
28 Agustus 2026
ISPA Meningkat Saat Udara Pekanbaru Memburuk, 177 Kasus Tercatat
27 Agustus 2026
Karhutla Makin Meluas, Pekanbaru Tetapkan Status Tanggap Darurat
27 Agustus 2026
Kabut Asap Karhutla, Ibu Hamil, Bayi hingga Lansian Jadi Perhatian Khusus
26 Agustus 2026
Terpopuler
+INDEKS
  • 1 Urus Dokumen Kependudukan Kini Bisa dari Rumah, Disdukcapil Pekanbaru Andalkan Sipenduduk dan LAGU
  • 2 DPRD Pekanbaru Dorong Pemerintah Cari Solusi Stabilkan Harga Ayam
  • 3 Kualitas Udara Bisa Dipantau Lewat Videotron di Rumah Dinas Gubernur
  • 4 Kabut Asap Memburuk, Siswa PAUD hingga SMP Pekanbaru Belajar dari Rumah
  • 5 Pemko Pekanbaru Tanggung Penuh Biaya Domestik Haji, Agung Terima Penghargaan
  • 6 HUT Ke-28, DPD PAN Pekanbaru Santuni Anak Yatim dan Hadirkan PANsar Murah
  • 7 Hafal Juz 30 Jadi Jalan ASN Pekanbaru Menuju Umrah

Ikuti Kami


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

RuangRiau.com©2020 | All Right Reserved