• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Internasional
  • Ruang Bebas
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sport
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • More
    • Tekno
    • Mom & Kids
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Travel
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
Pilihan
Aktivasi Siskamling, Bima Arya "Ronda" Bareng Wali Kota Bandung
Harga Beras Mulai Ada Penurunan di Banyak Daerah
Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem, Mendagri Tekankan Bantuan ke Masyarakat Harus Tepat Sasaran
Dinas Koperasi Kampar: 50 Persen Lahan Sawit yang Diserahkan PT Ciliandra ke Koperasi Siabu Tidak Layak
Ini Respon Kasat Lantas Polres Kampar, Terkait Keresahan Masyarakat Desa Siabu Terhadap Mobil Perusahaan Melebihi Tonase

  • Home
  • Mom & Kids

Mom Mau Tahu Nggak, Kenapa Bayi Berhanti Menangis saat Digendong Sambil Berdiri?

Redaksi

Selasa, 06 Februari 2024 17:07:02 WIB
Cetak
Mom Mau Tahu Nggak, Kenapa Bayi Berhanti Menangis saat Digendong Sambil Berdiri?
Ilustrasi /Foto: Getty Images/iStockphoto/ImagingStocker

JAKARTA (RUANGRIAU.COM) - Mom mau tahu nggak, kenapa ketika bayi menangis, biasanya ia akan lebih cepat berhenti menangis ketika digendong sambil berdiri. Ternyata, kondisi ini dapat terjadi karena naluri yang dirasakan olehnya, lho Mom. 

Dikutip dari National Health Services (NHS) UK, pada dasarnya bayi sangat menyukai kontak skin-to-skin. Alasannya, bayi dapat mendengar suara detak jantung dan suara Mom yang dianggapnya menenangkan.  

Oleh sebab itu, bayi pun jadi lebih cepat merasa rileks dan nyaman. Selain itu, skin-to-skin juga membantu mengatur suhu tubuh, pernapasan, dan detak jantung bayi. Bonding semakin kuat dengan Bunda, serta membantu meningkatkan sistem kekebalan bayi terhadap infeksi. 

Nah, secara spesifik saat digendong pun bayi memiliki preferensi yang menjadi kesukaannya. Salah satunya ketika digendong sambil berdiri. 

Alasan Bayi Berhenti Menangis saat Digendong Berdiri 

Dikutip dari laman Motherly, ada alasan ilmiah mengapa bayi lebih cepat berhenti menangis saat digendong berdiri. Salah satunya disebutkan dalam penelitian tahun 2013 di jurnal Current Biology. 

"Bayi di bawah usia enam bulan yang digendong oleh Mom yang berdiri dan berjalan memiliki penurunan detak jantung yang cepat, dibandingkan dengan bayi yang digendong oleh Mom dalam posisi duduk," demikian yang dituliskan oleh peneliti dalam jurnal tersebut. 

Peneliti pun menyimpulkan bahwa adanya respons menenangkan pada bayi terhadap gendongan Mom dalam posisi berdiri merupakan serangkaian regulasi pusat, motorik, dan jantung yang terkoordinasi. 

Selain Digendong Sambil Berdiri, Bayi Juga Suka Berjalan-jalan 

Sebuah penelitian yang diterbitkan baru-baru ini menemukan bahwa berjalan-jalan selama lima menit dapat meningkatkan kualitas tidur bayi yang menangis.  

Bayi-bayi dalam studi klinis ini berhenti menangis dan memiliki detak jantung yang lebih lambat, setelah diajak berjalan-jalan selama lima menit. Bahkan sekitar setengah dari mereka tertidur sebelum waktu lima menit tersebut tercapai. 

Lalu bagaimana dengan menggendong sambil posisi duduk, apakah cukup efektif untuk menenangkan bayi yang sedang menangis? Dari hasil temuan, para peneliti mengatakan hal itu tidak membantu bayi menjadi tenang. 

Hal yang terjadi justru detak jantung bayi cenderung meningkat dan mereka terus menangis. Bagi bayi, digendong (terutama sambil berdiri atau berjalan-jalan) berpotensi menimbulkan respons fisiologis yang menenangkan. Terutama jika aktivitas ini dilakukan oleh Mom. 

Digendong oleh Mom menginduksi sistem regulasi pusat, motorik, dan jantung yang memiliki respons menenangkan lebih kuat, dibandingkan gerakan mengayun atau jenis gerakan lainnya.  

Cara Lain untuk Menenangkan Bayi 

Selain digendong, sebenarnya ada beberapa cara lain yang dapat Bunda lakukan untuk membantu membuat bayi lebih tenang. Berikut ulasannya seperti dilansir berbagai sumber: 

1. Atur Suasana Ruangan  

Letakkan bayi di ruangan yang nyaman, dengan suhu yang cukup sejuk, dan tenang. Setelah tubuhnya dibersihkan, pakaikan bayi dengan baju yang longgar, nyaman, serta dapat menyerap keringat dengan baik. 

2. Peluk Bayi 

Menurut Anna Taddio, Ph.D, dari University of Toronto, kenyamanan fisik berpotensi dapat mengurangi rasa sakit pada anak-anak. Berikut metode 5S yang dapat diterapkan ke bayi usai imunisasi: 

• Swaddling, yakni membedong bayi senyamannya dengan kain atau selimut yang tidak terlalu tebal. 

• Side/stomach position, yakni memeluk atau menggendong bayi di sisi samping Bunda. 

• Shushing, yakni menenangkan bayi dengan suara 'sshh, shhh, shhh' perlahan. 

• Swinging, mengayunkan perlahan tubuh bayi. 

• Sucking, memberikan bayi sesuatu untuk diisap (termasuk menyusui). 

3. Alihkan Perhatian 

Mom dapat mengajak si kecil bermain jika ia rewel karena bosan. Bisa juga dengan mengajak anak mengobrol atau memberikan benda-benda lain, termasuk mainan atau buku kesukaannya. 

Demikian ulasannya ya Mom tentang penjelasan ilmiah mengapa bayi berhenti menangis ketika digendong berdiri. (*)


Sumber : HaiBunda /

[ Ikuti RuangRiau.com ]


RuangRiau.com

Berita Lainnya
+INDEKS
Mom & Kids

Mau Bayi Cepat Gemuk? Ini 10 Cemilan untuk Ibu Menyusui

Rabu, 14 Agustus 2024 - 09:13:41 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) -Berat badan bayi selalu menjadi perhatian Mom. N.

Mom & Kids

57 Persen Ibu di Indonesia Baby Blues, Teringgi di Asia

Senin, 29 Januari 2024 - 14:32:00 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - 57 persen ibu di Indonesia mengalami gejala .

Mom & Kids

Ingat ya Mom! PPDB SD dan SMP Negeri Dimulai Akhir Juni 2023

Selasa, 23 Mei 2023 - 09:09:57 WIB

PEKANBARU (RUANGRIAU.COM) - Ingat ya Mom! Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) S.

Mom & Kids

Panduan Keluarga Nabi untuk Mengajarkan Anak Berpuasa dalam Islam

Jumat, 07 April 2023 - 13:10:26 WIB

RUANGRIAU.COM - Sebagai orang tua, penting bagi Bunda untuk menanamkan.

Mom & Kids

Hai Mom, Ini 8 Doa agar Cepat dan Lancar Melahirkan

Jumat, 07 April 2023 - 10:55:10 WIB

RUANGRIAU.COM - Fase melahirkan menjadi hal yang kerap membuat calon M.

Mom & Kids

Buka Puasa Makan Gorengan, Ini Dampaknya Bagi Janin Ibu Hamil

Sabtu, 25 Maret 2023 - 10:45:20 WIB

JAKARTA (RUANGRIAU.COM) - Gorengan kini menjadi salah satu primadona menu b.


Tulis Komentar
+INDEKS


Terkini
+INDEKS
Jelang GCMC IMT-GT, Wawako Pastikan SMP Negeri 4 Siap Sambut Delegasi Tiga Negara
29 Juli 2026
DPRD Pekanbaru Jajaki Teknologi Jepang Ubah Sampah Jadi Energi, Diklaim Tanpa Bebani APBD
29 Juli 2026
Pengaspalan 19 Ruas Jalan Dikebut, Pemko Pekanbaru Targetkan Tuntas Tahun Ini
29 Juli 2026
Kampar Junior FA U-17 Pesta Gol 9-0 Lawan Young Abadi FC di Piala Soeratin
29 Juli 2026
Jalan Teratai Segera Diaspal, Pemko Minta Pedagang Kosongkan Badan Jalan
28 Juli 2026
BPBD Kampar Terima Bantuan CSR Sapras Penanggulangan Bencana dan Karhutla dari PLN Nusantara Power
28 Juli 2026
Pekanbaru Juara Umum O2SN Riau 2026 dan Lolos ke Tingkat Nasional
28 Juli 2026
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Dorong Penanganan Banjir Berbasis Perencanaan Jangka Panjang
28 Juli 2026
Ikuti Piala Suratin U-17, Kampar Junior FA Resmi Dilepas Berangkat ke Inhu
28 Juli 2026
Beasiswa 2026: Kuliah Gratis di UISI sampai Lulus!
27 Juli 2026
Terpopuler
+INDEKS
  • 1 Reses Aidil Amri Berbuah Solusi, Warga Meranti Pandak Lega BPJS Diurus dan Jalan Pesisir Segera Diperbaiki
  • 2 Dishub Tegaskan Truk dan Angkutan Barang Dilarang Melintas di Jembatan Siak I
  • 3 "Jangan Membuat Kita Was-Was", Ini Kriteria Sekda Pekanbaru Pilihan Wali Kota
  • 4 Bapenda Pekanbaru Ajak Warga Segera Lunasi Pajak Kendaraan, Hindari Terjaring Razia
  • 5 Zulkardi Desak PUPR Segera Aspal Jalan Menuju SMPN 24 dan SDN 168 Agrowisata, Keselamatan Pelajar Jadi Prioritas
  • 6 Tim Sapa Motoris Satpol PP Diluncurkan, Kedepankan Penegakan Perda yang Humanis
  • 7 Proyek Tol Tinggalkan Persoalan, Zulkardi Tegaskan HKI Harus Bertanggung Jawab

Ikuti Kami


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

RuangRiau.com©2020 | All Right Reserved